HEADLINE NEWS

Kategori

Terima Suap Dari Kontraktor Orang Dekat Bupati Labuhan Batu, Umar Ritonga divonis 5 Tahun


Kabar 24Jam.Com
Jumat 14/03/2020
Medan-Umar Ritonga (30) orang dekat 
Bupati Labuhan Batu priode 2016-2021 divonis selama 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan, karena menerima suap sebesar Rp 24 miliar oleh majelis Hakim Tipikor  PN Medan, Kamis (12/3) sore

Ketua Majelis Hakim yang di ketuai Jarihat Simarmata dalam amar putusan menyebutkan, terdakwa bersama-sama dengan mantan Bupati Labuhan Batu Panggonal Harahap  telah menerima suap sebesar Rp 24  miliar dari kontraktor Efendy Sahputra alias Asiong.

"Perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,"ucap Majelis Hakim.

Menanggapi putusan  hakim, Penasihat Hukum (PH) terdakwa Iwan Harahap dari kantor hukum Dam Hasonangan Harahap  menyatakan pikir-pikir. Hal senada juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Agung Satrio Wibowo menyatakan pikir-pikir.

Putusan majelis hakim.lebih rendah dibanding tuntutan JPU KPK yang menuntut terdakwa 7 tahun penjara, denda Rp 250juta subsider 4 bulan kurungan.

Sesuai dakwaan, terdakwa Umar Ritonga bersama dengan Pangonal Harahap dan Tamrin Ritonga (keduanya telah divonis dan berkekuatan hukum tetap),  melakukan beberapa perbuatan menerima suap terkait dengan proyek di Labuhan Batu.

Setidaknya melalui terdakwa Umar Rotonga, sang bupati telah menerima uang yang seluruhnya Rp24 miliar pada tahun 2016, Rp 500juta tahun 2017, Rp 600juta tahun 2018.

Lokasi penerimaan uang, Bank Sumut Cabang Rantau Prapat dan di rumah Dinas Bupati Labuhan Batu Jl WR. Supratman No. 44 Kecamatan Rantau Utara, Rantauprapat, Labuhan Batu, Sumatera Utara.

Suap.yang diberikan untuk melakukan sesuatu dalam jabatannya. Terdakwa mengetahui  hadiah berupa uang sejumlah Rp24miliar dari  Efendy Sahputra alias Asiong  (telah vonis, berkekuatan hukum tetap), agar sang bupati  memberikan beberapa paket pekerjaan  TA 2016, 2017 dan 2018.

Desember 2015, Tamrin Ritonga
(Ketua Tim Sukses Pemenangan Pilkada Pangonal Harahap) dan Ahmad Rizal Dalimunte (Bendahara Tim Sukses )  melakukan pertemuan dengan Efendy Sahputra  di Hotel Grand Angkasa, Medan.

Pertemuan untuk membicarakan mengenai perkenalan Pangonal dengan Efendy . Tujuannya agar Efendy  bersedia memberikan pinjaman uang guna membayar hutang Pangonal kepada pengusaha Aswan Riyadi dan Aswin Riyadi.

Rupanya, Efendy menyetujui hutang itu dengan imbalan mendapat paket pekerjaan di Labuhan Batu . Kemudian perusahaan-perusahaan yang digunakan Efendy diumumkan sebagai pemenang sesuai arahan Pangonal.

Proyek yang dimenangkan Efendy berkisar 10 antara lain, Peningkatan Jalan Aek Paing- Bukit Perjuangan Kel. Aek Paing Kec. Rantau Utara, Lanjutan Peningkatan Jalan Patuan Nalobi Kec. Rantau Selatan dan Lanjutan peningkatan jalan Jurusan Mailil Padang Haloban Kec. Bilah Barat dan lain-lain.

Pada tanggal 31 Oktober 2016, Pangonal  menerima uang senilai Rp500 juta dalam bentuk cek dari Efendy. Selanjutnya Pangonal meminta terdakwa untuk mencairkan cek  di Bank Sumut Cabang Rantauprapat. Setelah cek dicairkan, terdakwa menyerahkannya kepada Pangonal di rumah Dinas Bupati Labuhanbatu (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *