HEADLINE NEWS

Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik Tagih Hutang Melaui IG, Hakim Minta Suami Fitriani Dihadirkan


Kabar 24JAM.Com
Rabu 11/03/2020
Medan-Sidang kasas pencemaran nama baik melalui  fitur Instagram story miliknya di akun @feby2502, untuk menagih utang kepada Fitriani Manurung sebesar Rp 70 Juta yang sampai saat ini belum dibayar kembali bergulir dengan agenda mendengarkan keterangan 4 orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan SH.

Pada sidang kali ini, Majelis 
Hakim yang di ketuai Sri Wahyuni meminta agar JPU Randi Tambunan untuk menghadirkan Ilsarudin yang merupakan suami dari Fitriani.

Permintaan pemanggilan
suami Fitriani tersebut untuk
menjadi saksi yang  berlangsung saat pemeriksaan keterangan saksi Haryati adik dari Fitriani.

Dalam keterangan saksi Haryanti, menyebutkan kalau Feby dan Fitriani berteman dan mengetahui postingan terdakwa,

Menyikapi keterangan saksi, Ketua Majelis Hakim, Sri Wahyuni langsung menanyakan kepada Haryati dari mana tahu isi postingan terdakwa. 

"Dari mana saksi tahu kalau Feby dan Fitriani berteman,"tanya Majelis Hakim Sri Wahyuni.

Menjawab pertanyaan Majelis Hakim Haryati menyatakan tahu karena saat bertemu dengan Fitriani, dan Fitriani menjelaskan bahwa ini orang bernama Feby

"Jadi saya diberitahu, kalau si Feby itu adalah teman kakaknya (Fitriani) pada waktu itu,"jawab saksi.

Menurut saksi, kalau dirinya menemukan tulisan kontens itu saat mengutak-atik IG miliknya dan tak sengaja melihat IG terdakwa.

Kemudian menelusurinya storinya dan melihat ada postingan terdakwa bersama suami dan korban bersama saat di Jakarta.

Adapun isi postingan yang dimaksud “SEKETIKA TERINGAT SAMA IBU KOMBES YG BELUM BAYAR HUTANG 70 JUTA TOLONG BGT DONK IBU DIBAYAR HUTANGNYA YG SUDAH BERTAHUN-TAHUN @FITRI_BAKHTIAR.

AKU SIH Y ORANGNYA GK RIBET KLO LAH MMNG PUNYA HUTANG INI ORANG SUSAH BGT PASTINYA AKU IKHLASKAN TAPI BERHUBUNG BELIAU INI KAYA RAYA JADI HARUS DIMINTA DONK BERDOSA JUGA KLO HUTANG GK DIBAYAR KAN @FITRI_BAKHTIAR.

Nah ini Yg punya Hutang 70 Juta Ini foto diambil sewaktu Dibandarjakarta Horor klo ingat yg beginian Mati nanti bakal ditanya lho soal hutang piutang.”

Saat itu, ia menanyakan kepada korban apakah punya hutang dengan Febi. Menjawab itu, korban mengatakan tidak ada. "Aku tak ada punya hutang sama dia,"ujarnya.

Dalam persidangan itu, Ketua Majelis Hakim, Sriwahyuni menanyakan apakah saksi Haryati pernah menanyakan kepada terdakwa?, menjawab itu saksi mengatakan tidak karena berdasarkan penututan korban yang tak pernah berhutang dengan terdakwa.

Lalu majelis hakim menanyakan berarti kamu tahu dengan suami korban, lalu Haryati mengiyakan kalau dia kenal karena itu adalah abang iparnya. 

Kalau kamu kenal, pasti tahu nama suami dari kakak mu itu?, tanya majelis hakim Haryati menyatakan Iya sembari menyebut nama Ilsarudin.

Setelah nama itu disebut Haryati, majelis hakim meminta jaksa menghadirkan Ilsarudin. Sebab keterangan dari saksi korban pemimjaman itu ada, namun yang memimjam uang adalah suami.

"Jadi tolong hadirkan, karena ini penting dalam kasus ini,"ujarnya karena kasus ini bermula soal hutang piutang yang belum dibayar sehingga terdakwa melampirkan postingan ke media sosial.

Mendengar itu, Jaksa Randi pun berjanji segera melaksanakan perintah hakim.

Sementara itu, tiga saksi lainnya yakni Vivi Marlina, Adisty Ray Hanum dan Rini lestari yang merupakan sesama anggota IWAPI, dalam persidangan ada beberapa keterangan mereka dibantah oleh Febi.

Feby menyatakan bahwa ketiga saksi ini pernah dihubunginya agar menyampaikan pesan kepada Fitriani agar segera membayarkan hutang karena sudah terlalu lama.

Selain itu, Feby juga membantah telah memblock pertemanan dengan Rini Lestari, sementara Lestari menyatakan ia tidak pernah memblock. 

Masih dalam sidang itu, Feby keberatan dengan kesaksian Vivi yang seakan-akan tidak mengetahui permasalahan. 

Padahal sebelum ia memberikan pinjaman kepada Fitriani, ia bertanya kepada Vivi soal perilaku. Sementara itu, Vivi beranggapan soal pertanyaan itu, soal karakter dan bukan soal pemberian pinjaman.

Vivi menerangkan ia juga menganjurkan permasalahan itu diselesaikan secara kekeluargaan dan bukan postingan.

Hal yang sama juga disampaikan Adisty Ray, bahwa soal hutang piutang diketahuinya setelah adanya postingan tersebut. Ia juga sempat bertanya, apakah postingan itu benar kepada korban, namun korban tak menjawabnya.

Masih dalam persidangan itu, ketiga saksi yang merupakan teman korban termasuk juga terdakwa tidak mau mencampuri urusan keduanya.

Setelah pemeriksaan keempat saksi maka persidangan dilanjutkan pekan depan. Namun sebelum sidang ditutup Ketua Majelis Hakim minta agar Ilsarudin suami dari Fitriani dihadirkan.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *