HEADLINE NEWS

Pikul 1 Kg Sabu, Amri Terdiam Dengar Dakwaan JPU.


Kabar24Jam.Com
Medan-Amri Panjaitan terdakwa kasus narkoba jenis sabu seberat 1 kg hanya bisa terdiam di kursi pesakitan mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Rizqi Darmawan di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan Rabu (18/03) sore.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Rizqi Darmawan, dalam dakwaannya pada sidang perdana menjelaskan bahwa ia terdakwa Amri telah melakukan tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram. 

Dikatakannya, kasus bermula pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019 terdakwa Amri Panjaitan bertemu dengan Munir Saparuddin (DPO) disebuah kedai kopi di Kota Tanjungbalai dan pada saat itu Munir Saparuddin mengajak terdakwa ke Kota Medan kemudian terdakwa menyetujuinya.

"Kemudian esok harinya terdakwa bersama Munir Saparuddin berangkat dari Tanjungbalai menuju Kota Medan dengan mengendarai mobil Avanza warna silver, lalu Munir Saparuddin menjanjikan akan akan memberikan uang kepada terdakwa sebesar Rp1 juta apabila terdakwa dan Munir Saparuddin sudah pulang ke Tanjungbalai," ujar JPU dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata, Rabu (18/3) sore

Kemudian sekira pukul 21.30 WIB, lanjut jaksa, terdakwa dan Munir Saparuddin sampai di Kota Medan lalu terdakwa diturunkan dibawah Flyover di Jalan Sisingamangaraja, dengan membawa plastik asoy berisi 1 (satu) bungkus plastik teh cina berisi narkotika jenis sabu berat bersih 1 Kg yang akan diantar kepada teman Munir Saparuddin.

"Kemudian Munir Saparuddin memberikan uang Rp200 ribu kepada terdakwa untuk membeli makan dan rokok lalu Munir Saparuddin pergi meninggalkan terdakwa dengan alasan hendak memperbaiki mobil, kemudian terdakwa menunggu dibawah flyover tersebut," ucapnya. 

Kemudian jaksa melanjutkan, sekira pukul 22.00 wib datang saksi Chandra Sitepu bersama saksi Agus Pranoto, saksi Samuel Jackson Purba dan saksi Sandi Setiawan (masing-masing anggota Polri dari Polrestabes Medan) melakukan penangkapan terhadap terdakwa. 

kemudian saksi-saksi menyita barang bukti 1 (satu) bungkus plastik teh cina berisi narkotika jenis sabu berat bersih 1000 (seribu) gram (1kg) dari tangan terdakwa. Setelah itu saksi-saksi membawa terdakwa beserta barang bukti ke Polrestabes Medan.

"Perbuatan ia terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," pungkasnya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *