HEADLINE NEWS

Miris! Sudah Lama Pisah Ranjang IRT Ini Masih Juga Disiksa Suami Hingga Babak Belur.


Kabar24Jam.Com
Medan-Seorang ibu rumah tangga di Jalan Karya Dusun IX No12 Desa Marindal 1 Kec Patumbak mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya. Korban bernama Leni Marlina saat ini hanya bisa menahan rasa sakit  akibat penyiksaan yang dilakukan Dwi alias (30).

Tak tahan lagi dengan perbuatan Dwi, Leni akhirnya melaporkan perbuatan suaminya yang telah pisah ranjang ke Polsek Patumbak, Rabu (17/03) malam. Untuk membuat laporan itu, Leni harus ditemani  abang kandungnya Yuno (40) dan dua orang saudara sepupunya Rhoma (24) dan Emi (27) serta tetangganya dengan kereta.

Informasi diperoleh dari Yono abang kandung Leni,di Mapolsek Patumbak menyebutkan, penganiayaan tersebut terjadi saat adiknya Leni (korban)
dirumah, bersama anaknya, 

Namun tiba-tiba Suami Leni yang telah lama pisah ranjang itu datang menyuruh anaknya mandi, tapi karna anaknya belum mau mandi, Dwi tetap maksakan. 

"Saat itu suaminya bilang keanaknya kenapa enggak mau mandi, apa takut dimarahi anjing itu,kalau kau di marahi anjing itu bilang sama bapak," ucap Yuno menirukan ucapan Dwi kepada anaknya bilang kepada Leni

Akibat perkataan Dwi itu, sebut Yuno terjadi pertengkaran, tapi entah kenapa Dwi langsung naik pitam dan memukuli Leni hingga babak belur.

"Leni dipukul di muka pake tangan, terus dipukul lagi pake batu koral di bagian kening sebelah kiri, sampe adik saya terjatuh tersungkur dan akibatnya kening sebelah kiri adik saya robek dan pecah,"kata Yuno yang langsung diamini korban Leni

Dikatakan Yuno, saat untung ada 
tetangga-tetangga dengar langsung nolongin korban."Untung saat itu 
tetangga-tetangga dengar langsung nolongin adik saya," ujar Yuno di Polsek Patumbak.

Menurut Leni selama pernikahan dirinya sudah sering mendapat perlakuan kasar. Suaminya kerap menganiaya dirinya jika sedang cek cok mulut. Bahkan kata Leni giginya  patah 3 akibat di pukul Dwi.

"Saya dan Dwi sudah 6 tahun berumah tangga punya anak 3 orang, dan biasanya kami bertengkar masalahnya ekonomi karn Dwi tak mau kerja. Kalau lagi berantem saya sering dipukul. Cuma ini puncaknya, saya harus laporin dia,"ucap Leni

Leni mengaku telah  menjalani visum di rumah sakit Mitra Medika, untuk memperkuat barang bukti laporannya "Saya sudah enggak tahan lagi jadi saya laporkan saja, dan tadi laporan saya uda diterima" ucapnya sembari berharap agar polisi menangkap Dwi Alias Bandot.

Kanit Reskrim Polsek Patumabak Iptu Gindo Manurung SH, membenarkan laporan korban. "Laporan Korban segara akan kita ditimdaklanjuti,"
ujarnya

Pantauan di Palsek Patumbak Leni melaporkan aksi keji suaminya yang telah lama pisah ranjang itu ke Polsek Patumbak didampingi abang kandungnya Yuno  dan dua orang saudara sepupunya Rhoma dan Emi  serta tetangganya (Red)


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *