HEADLINE NEWS

Kategori

Miliki 1.000 Butir Ekstasi, Pria Warga Asahan Dituntut 13 Tahun Penjara


Kabar24Jam.Com
Jumat 13/03/2020
Medan- Deni (21) warga 
Desa Sei Apung Jaya Dusun V, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 1000 butir dituntut dengan hukuman penjara selama 13 tahun di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan Kamis(13/03) sore

"Meminta kepada majelis hakim
agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Deni dengan hukuman 13 tahun penjara," ucap Jaksa Lince Rosmini SH di hadapan majelis hakim yang diketuai Mian Munte SH MH.

Selain hukuman pidana penjara, JPU juga membebankan terdakwa Deni dengan membayar denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan hukuman 6 bulan penjara.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa Deni terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Yakni tanpa hak atau melawan hukum percobaan atau permufakatan jahat menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram," ucap Jaksa Lince.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim yang diketuai Mian Munte SH MH menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi).

Sementara mengutip dakwaan JPU Lince Rosmini SH mengatakan berawal terdakwa Deni diajak oleh terdakwa Indra Syahputra Marpaung (berkas terpisah) menjemput 
ekstasi di Jalan Sudirman Km 3 Pantai Johor, Kota Tanjung Balai tepatnya di depan Pintu Indomaret Panca Karsa.

"Terdakwa Deni dijanjikan akan diberi upah oleh Abang terdakwa Indra apabila berhasil menjemput ekstasi. Dan terdakwa Deni setuju, lalu keduanya berangkat dengan mengemudikan sepeda motor milik abang terdakwa Indra menuju lokasi yang dimaksud," ucap Jaksa Lince Rosmini.

Setelah sampai di lokasi tersebut, terdakwa Indra pun langsung menghubungi seorang laki laki yang tidak terdakwa Deni kenal dan diperintahkan agar masuk kedalam Indomaret Panca Karsa Kota Tanjung Balai tersebut.

Selanjutnya, kedua terdakwa masuk kedalam Indomaret bertemu seorang laki laki dan   memberikan 1 buah ransel warna hitam kepada terdakwa Indra. Setelah itu, kedua terdakwa langsung keluar dari Indomaret.

"Saat keluar dari Indomaret, petugas dari Ditresnarkoba Polda Sumut langsung melakukan penangkapan terhadap keduanya dan menemukan barang bukti berupa 1 buah tas ransel warna hitam berisikan 1.000 butir ekstasi," pungkas Jaksa Lince Rosmini (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *