HEADLINE NEWS

Kategori

Jual Sabu 200 Gram, Pria Asal Tanjung Balai Pasrah Divonis 8 Tahun Penjara



Kabar 24Jam.Com
Rabu 11/03/2020
Medan-Febrianto alias Simas (37) terdakwa kasus penjualan sabu seberat 200 Gram hanya bisa pasrah.Pasalnya warga Jalan MT Haryono Ujung Selat Tanjung, Kota Tanjung Balai divonis 8 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan.

"Mengadili, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Febrianto alias Simas dengan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar Subsidair 3 bulan penjara," tegas majelis hakim yang diketuai Tengku Oyong SH MH di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan Rabu (11/03) sore.

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa Febrianto terbukti bersalah melanggar Pasal 114 (2)   UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Yakni secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman lebih melebihi dari lima gram," ucap majelis hakim Tengku Oyong SH MH. 

Dalam nota putusan majelis hakim, hal yang memberangkatkan, karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika.

"Sedangkan hal yang meringankan, karena terdakwa mengakui perbuatannya, bersikap sopan selama di persidangan, belum pernah di hukum," kata majelis hakim Tengku Oyong.

Menanggapi putusan majelis hakim, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rotua Hutabarat SH menyatakan pikir-pikir.

Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 11 tahun penjara dan denda Rp1 miliar Subsidair 6 bulan penjara.

Sementara mengutip dakwaan JPU Rotua Hutabarat SH mengatakan kasus bermula terdakwa di suruh oleh Zainul (DPO) untuk mengambil sabu seberat 200 gram ke Medan dan mengantar sabu kepada seorang pembeli di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran Baru Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan tepatnya di depan KFC.

Atas perintah Zainul, terdakwa berangkat dari rumah pada hari Sabtu, 14 September 2019 sekitar pukul 22.00 WIB, dengan membawa sabu seberat 200 gram, terdakwa pun tiba di tempat yang ditentukan. Setelah bertemu dengan pembeli, terdakwa disuruh pembeli agar masuk kedalam mobil yang digunakan pembeli.

"Setelah masuk kedalam mobil, saat terdakwa  memberikan dua bungkus plastic klip tembus pandang berisikan sabu seberat 200 gram kepada seorang pembeli yakni petugas polisi Polda Sumut yang menyamar (Undercover Buy) dan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa," pungkas Jaksa Rotua Hutabarat (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *