HEADLINE NEWS

Kategori

Duh, Jadi Korban Tabrak Lari, Pejalan Kaki Tewas Mengenaskan di TKP


Kabar24Jam.Com
Medan-Seorang pejalan kaki, tewas mengenaskan karena menjadi korban tabrak lari di Jalan SM.Raja Keluraham Harjosar II Kec.Medan Amplas tepatnya tak jauh dari Simpang Jalan Tritura Jumat (28/03) sekira Jam 22.00 Wib

Informasi diperoleh ditempat kejadian perkara (TKP), perempuan yang tak meliki identitas itu diperkirakan berusia 30 tahun mengalami kecelakaan saat berjalan kaki seorang diri dan warga tak mengetahui dimana tempat tinggal korban, namun warga mengatakan setiap hari melihat perempuan itu berjalan menuju arah Jalan Tritura.

Sedangkan seorang pria yang mengaku bernama Fernando Sitanggang menyebutkan, perempuan malang itu ditabrak mobil Pikc Up, karena diduga berjalan agak ketengah, dan karna kondisi jalan sepi  sehingga mobil ini langsung kabur atau melarikan diri setelah menabrak korban.

Dia mengatakan peristiwa tabrak lari berujung maut itu terjadi korban sedang berjalan seorang diri ditabrak kendaraan roda empat, saat kondisi jalan sangat sepi. 

Melihat korban terkapar di aspal, pengemudi mobil yang belum diketahui identitasnya itu langsung tancap gas melarikan diri.

"Korban diduga ditabrak mobil. Karena kondisi jalan tersebut sepi, sehingga mobil ini langsung kabur atau melarikan diri," kata Sitanggang 
kepada awak media ini Kamis (26/03) malam

Sedang personil Unit Patroli Polsek Patumbak Aiptu B Hasibuan saat di konfirmasi menyebutkan Insiden ini mengakibatkan seorang wanita yang diduga Tuna Wisma mengalami sejumlah luka, hingga mengembus
kan nafas terakhirnya di tempat 

Saat ini kepolisian Polsek Patumbak telah menangani kasus lakalantas yang diduga telah menabrak korban  ,dan korban juga dievakuasi kerumah sakit Bhayangkari Medan, yang mana sebelumnya korban di evakuasi ke rumah sakit Mitra Medika Jalan SM.Raja Medan Amplas.

"Kendaraan roda empat yang menabrak korban masih dalam
penyelidikan. Dan bagaimana pun cara pelaku yang telah melarikan diri setelah menabrak korban itu tidak dibenarkan, siapapun korbannya pelaku tidak dibebarkan melarikan diri," ujar Hasibuan.

Pantauan dalam peristiwa itu perempuan yang diduga tuna wisma itu meninggal dunia denga luka pada bagian kepala dan tampak darah menggenangi aspal, sedangkan warga yang mengetahui kejadian itu tak berani mengangkat korban sebelum polisi datang kelokasi warga hanya menup korban dengan karton (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *