HEADLINE NEWS

Kategori

Dugaan Korupsi Benih Padi, Terdakwa Minta Dibebaskan Dari tuntutan JPU

Kabar24Jam.Com
Medan-Setelah dituntut masing-masing 7,5 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyaluran benih padi inbrida bersubsidi terdakwa Ir M.Rusdi Nasution (54), mantan Manager PT. Sang Hyang Seri (Persero) Deli Serdang, dan Syafriadi (54)selaku Asisten Manager minta dibebaskan dari unsur dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU)
 .
Demikian dikatakan Feri Anton Surbakti penasahet hukum terdakwa dalam pledoi (notabelaan) terhadap terdakwa yang dibacakan di hadapan majelis hakim tipikor Pengadilan Neger (PN) Medan, Kamis (26/3).sore

Dikatakan, apa yang dituduhkan jaksa dalam dakwaan dan nota tuntutan sangat tidak beralasan, sebab terdakwa hanya satu bulan bertugas sebagai penyalur benih inbrida bersubsidi (Agustus – September 2016) .

Selain itu, Feri Anton Surbakti, selaku penasihat hukum.terdakwa menolak hasil audit kerugian negara yang dilakukan oleh auditor yang tidak kompeten, yakni hanya berkapasitas pekerja di kantor akuntan publik.

Kemudian, ungkap Feri, para petani penerima bantuan benih, saat didengar kesaksiannya menyatakan jika bibit padi yang disalurkan cukup baik secara produksi.

“Lagi pula terdakwa tidak terkait dengan kontrak. Sebab kontrak dibuat kantor pusat yang tidak melibatkan terdakwa,” jelas Feri.

Usai pembacaan pledoi, dilanjutkan dengan tanggapan JPU secara lisan atas pledoi. Kemudian majelis hakim.diketuai Ahnad Sayuti menunda persidangan hingga Senin (30/3) dengan agenda pembacasn vonis hakim.

Sebagai mana diketahui, terdakwa Ir M.Rusdi Nasution (54), mantan Manager PT. Sang Hyang Seri (Persero) Deli Serdang, dan Syafriadi (54)selaku Asisten Manager dituntut masing-masing 7,5 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyaluran benih padi inbrida bersubsidi.

Kedua terdakwa juga dikenai denda Rp 300juta subsider 3 bulan penjara dan dibebankan mengganti kerugian negara secara tanggung renteng sebesar Rp. 1.829.371.404, subsider 3 tahun 9 bulan penjara.

Menurut Jaksa, kedua terdakwa secara melawan hukum menyalurkan benih padi inbrida bersubsidi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara.

“Benih padi yang disakurkam, tidak bersertifikat, tidak terdaftar dan tidak sesuai peruntukannya, ” jelas JPU dalam nota tuntutan yang disampaikan dalam persidangan, Selasa (24/3/2020).

Kedua terdakwa, papar JPU, melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU Nomor : 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah UU Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *