HEADLINE NEWS

Walikota Medan Nonaktif T Dzulmi Eldin, Tersangka Penerima Suap Ditahan di Lapas Tanjung Gusta,


Kabar24Jam.Com
Kamis13/02/2020
Medan-Walikota Medan nonaktif T Dzulmi Eldin, tersangka penerima suap dari sejumlah Kepala Dinas (Kadis) diinformasikan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta Medan.

Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam pesan teks WhattsApp (WA) kepada sejumlah awak media, sembari menyebutkan, penyidik sudah melakukan tahap II (penyerahan berkas, tersangka dan barang bukti-red) kepada JPU (KPK) untuk tersangka atas nama T, Dzulmi Eldin selaku Walikota Medan Periode 2016 – 2021.

Dikatakannya, tersangka Dzulmi Eldin dilakukan penahanan oleh JPU KPK selama 20 hari (terhitung sejak tanggal 11 Februari 2020 s/d 1 Maret 2020) di Lapas Klas I Medan.

Selain itu, penyidik KPK juga melakukan tahap II atas nama tersangka lainnya Samsul Fitri SSTP MAP kepada JPU KPK. Dan ia juga dilakukan penahanan selama 20 hari (terhitung sejak tanggal 11 Februari 2020 s/d 01 Maret 2020).

Disebutkannya, bedanya, tersangka Samsul Fitri selaku Kasubbag Protokol Pemerintah Kota Medan nonaktif dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Tanjung Gusta Medan, sedangka tersangka Dzulmi Eldin dilakukan penahanan

"Dalam 14 hari kerja ke depan, JPU  KPK akan segera melimpahkan berkas perkara keduanya ke Pengadilan Tipikor Medan," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam pesan teks WhattsApp (WA) kepada sejumlah awak media. 

Sementara Informasi lain diperoleh, penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 102 orang sebagai saksi terkait kasus dugaan suap terhadap tersangka Dzulmi Eldin.

Diketahui sebalumnya, Walikota Medan nonaktif T Dzulmi Eldin terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim KPK, pada Rabu dinihari (16/10/2019), 

Selain Walikota Medan Nonaktif
T Dzulmi Eldin Tim KPK juga turut mengamankan Enam lainnya. Di antaranya oknum Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari, unsur protokoler, pihak swasta dan ajudan walikota. Dari operasi OTT tersebut KPK menyita uang tunai Rp200 juta lebih. Kuat dugaan praktik ‘setoran’ dari pejabat di dinas jajaran Pemko Medan kepada oknum walikota.

Sementara dari kasus dugaan suap tersebut, baru terdakwa Isa Ansyari selaku Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan diproses di Pengadilan Tipikor Medan.

Pada persidangan Senin (3/2/2020), di Ruang Cakra Utama Pengadilan Tipikor Medan Isa Ansyari, dituntut JPU KPK dengan hukuman pidana  selama 2 tahun dan 6 bulanpenjara. 

Selain tuntutan itu terdakwa Isa Ansyari juga harus membayar denda Rp250 juta. Subsidair  6 bulan kurungan apa bila  tidak dibayar

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *