HEADLINE NEWS

Kategori

Tak Mau Diputuskan, Andry Sebar Video Syur dengan Mantan Pacar


Kabar 24Jam.Com
Jumat 28/02/2020
Medan-Akibat menyebarluaskan video beradegan syur dirinya dengan sang pacar, Andry Retrianto (21) harus duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa  kasus UU ITE.

Hal itu terungkap dalam agenda pembacaan dakwaan dan keterangan saksi yang berlangsung di ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan pada, Kamis (27/2) sore

Terdakwa yang diketahui  warga Jalan Putri Hijau Kecamatan Medan Barat tersebut nekat mengirimkan video syur tersebut kepada abang kandung mantan pacarnya itu.

Hal itu disampaikan langsung oleh abang korban saat dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi. Dari keterangan saksi, terungkap videomesum tersebut dikirim terdakwa karena sakit hati dengan korban yang memutuskan hubungan kasih keduanya.

“Dia (terdakwa) mengirim video itu kepada saya pada pukul 10 pagi seingat saya. Dia (terdakwa) juga bilang dia tak mau diputusin sama korban,” ujar abang kandung korban di ruang Cakra V PN Medan.

Majelis Hakim yang diketahui Syafril Batubara kemudian menanyakan kepada korban tentang kebenaran video tersebut. Korban pun mengakui bahwa yang ada di dalam video tersebut memang benar dirinya.

Pihak keluarga dari kedua belah pihak juga tampak hadir menyaksikan persidangan tersebut. 

Menyadari hal itu majelis hakim bahkan sempat menyarankan agar korban dan terdakwa sebaiknya segera dinikahkan saja.

Menariknya meski perkara kasus tersebut telah sampai pada proses persidangan, orangtua terdakwa juga turut mengaminkan saran dari majelis Hakim tersebut.

“Ya pak Hakim, memang lagi direncanakan,” ujar keluarga terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan menjelaskan, kasus itu bermula dari hubungan keduanya yang berakhir pada tanggal 15 September 2019.

Tanggal 26 September 2019 pukul 10.00 WIB, abang kandung korban menerima kiriman video dan pesan melalui media sosial whatsApp dari terdakwa yang berisi kalimat :

“Maaf ya bang, mau kuhapusi semua selebihnya gatau yang dia ditawar sejuta, dua juta sama bos bos dia di toko roti itu” dan selanjutnya saksi mengkonfirmasi kepada kedua orang tua saksi,” ucap Randi Tambunan, membacakan pesan yang dikirim terdakwa itu.

Pengiriman dan penyebaran konten asusilaterjadi tanggal 26 September 2019 sekitar pukul 10.00 WIB. Terjadi di Dusun 1 Jalan Pringgan No. 191, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang yang dilakukan terdakwa.

“Dan Konten yang dianggap melanggar kesusilaan tersebut dikirimkan kepada saksi Diki Frastama, dan Fandi Willi Yanto melalui whatsApp,” tuturnya.

Saksi mengenali akun Whatsapp atas nama Andry Retrianto tersebut sebagai mantan pacar saksi korban. Keduanya saling mengenal ketika saksi duduk di bangku SMP. JPU juga menyebutkan tindakan asusila itu direkam terdakwa saat keduanya berpacaran.

Saksi mengetahui dan dalam keadaan sadar pada saat terdakwa merekam video tersebut. Terdakwa mengatakan video tersebut direkam hanya untuk konsumsi pribadi dan lucu-lucuan. Dia berjanji akan menghapus video tersebut setelahnya.

Namun setelah keduanya putus hubungan ternyata terdakwa masih menyimpan video bermuatan pornografi tersebut.

“Bahwa video yang dibuat dan direkam oleh terdakwa. saksi tidak mengetahui secara pasti sudah berapa kali saksi melakukan hubungan layaknya suami istri,” jelas Jaksa

Namun perbuatan tersebut semuanya terdakwa lakukan sendiri. Sehingga atas perbuatan terdakwa, saksi korban merasa keberatan dan melaaporkannya ke Kantor SPKT Polda Sumut untuk diproses hukum.

“Perbuatan terdakwa diatur dan diancam Pidana melanggar Pasal 27 ayat (1) Jo. Pasal 45 ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE,” pungkas jaksa.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *