HEADLINE NEWS

Kategori

Soal Korupsi TSS/TRB Madina. Tiga Pejabat Dinas Perkim di Bebeskan Hakim, JPU Ajukan Kasasi ke MA

                

Kabar24Jam.Com
Senin 10/02/2020
Medan-Rahmadsyah Lubis (49) selaku Plt Kadis Perkim Madina dan dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PPK) Dinas Perkim Madina Edy Djunaedi (42) dan Akhyar Rangkuti (39) yang divonis bebes (onslaag) oleh Majelis hakim Tipikor PN Medan disoal dan berbuntut panjang. Pasalnya Jaksa Penuntut Umum( JPU) dari Kejatisu secara resmi mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA),Senin(10/2).
   
"JPU menilai majelis hakim keliru menerapkan hukum dalam kasus itu,sehingga kita mengajukan kasasi," kata Polim Siregar,SH selaku Ketua Tim JPU kasus Rahmadsyah Lubis kepada wartawan,Senin(10/2)
   
Menurutnya,JPU tidak sependapat dengan penerapan hukum Majelis hakim Tipikor yang diketuai Irwan Effendy. Karena itu,lanjut Polim, Hakim MA akan menguji kasus tersebut.
  
"Kalau hakim menilai kasus terdakwa Rahmadsyah Lubis,dkk merupakan kesalahan administratif.Tapi JPU menilai perbuatan para  terdakwa  tersebut tindakan korupsi yang merugikan keuangan negara," jelas Polim.

Sebelumnya Majelis Hakim Tipikor PN Medan yang diketuai Irwan Efendi beranggotakan Mian Munte dan Denny Iskandar memutuskan hukuman onslaag kepada tiga terdakwa korupsi pembangunan Taman Raja Batu (TRB) dan Tapian Siri-siri  Kab Mandailing Natal (Madina)
  
Ketiga terdakwa itu, Rahmadsyah Lubis (49)  Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Madina,  Edy Djunaedi (42) dan Akhyar Rangkuti (39) keduanya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perkim Madina.

Dalam amar putusannya, majelis hakim dalam amar putusan tidak sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Polim Siregar dan Agustina dan Nurul.    

Pertimbangannya, apa yang disebut jaksa, daerah sepadan yang tak boleh dibangun, namun tidak disebutkan kajian tentang itu, ” Belum ada kajian tentang tidak boleh dibangun seputar TRB dan TSS,” ujar hakim.
  
Meski demikian majelis hakim juga tak satu pendapat. Hakim anggota, Denny Iskandar menyatakan tidak sependapat dengan hakim anggota  Mian Munthe dan hakim ketua Irwan Effendi Nasution alias ‘dissenting opinion’ (DO).

Sebelumnya JPU Polim Siregar,dkk menuntut ketiga terdakwa, Rahmadsyah Lubis dituntut 2 tahun penjara. Sedangkan Edy Djunaedi dan Akhyar Rangkuti, masing-masing dituntut satu tahun 6 bulan penjara. Ketiganya dikenai denda masing-masing Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan, namun ketiganya bebas dari uang pengganti kerugian negara.
  
Menurut JPU, ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan  korupsi pembangunan Taman Raja Batu (TRB) dan Tapian Siri-Siri (TSS) Kab. Madina.
  
Para terdakwa melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999, sebagaimana dirubah menjadi UU No 20 tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *