HEADLINE NEWS

Kategori

Miris! Remaja Jawa Tengah Ini Jadi Korban, Saat Istirahat di Mini Market Amplas Hapenya Kena Rampok


Kabar 24Jam.Com
Minggu 09/02/2020
Medan-Tindak kejahatan memang
tak memandang tempat, terjadi karena ada peluang. Contohnya seperti yang dialami Lima Remaja ini, yakni Radendy, Izam Rezki, Abdul dan Osa warga di Jalan WR Supratman Pekalongan Utara Provinsi Jawa Tengah ini jadi korban perampokan oleh dua orang mengenderai sepeda motor di Jalan SM.Raja (Medan Tanjung Morawa) tepatnya di depan Mini Market Amplas Jumat (07/02) sekira Jam 01.00 Wib.

Akibat tangan jahil itu, Satu unit ponsel merk Samsung J2 Prem milik mereka, melayang dibawa kabur pelaku. Ceritanya, Salah satu dari kelima korban awalnya membawa ponsel itu dari kampung halamannya (Jawa Tengah) menuju Pulau Sabang Provinsi Aceh.

Padahal, ponsel itu sangat dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan rekan-rekannya sesama anak Vesva yang ada di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera maupu Daerah liannya.

"Kami berlima dari Pulau Jawa, naik Vespa, tujauan titik Nol Pulau Sabang Aceh, tapi sampai di Jambi Vesva kami rusak dan karana niat kami harus sampai Pulau Sabang, terpaksa melanjutkan perjalan dengan menumpang truk, dari satu kota ke kota lain,"Radendy.

Disebutkannya walaupun makan waktu lama, akhir bisa juga sampai ke Pulau Sabang Aceh (Titik 0) dan begitu juga saat kembali dari dari Pulau Sabang ke Kota Medan ini.

Namun naas sampai di Medan hape kami di rampak oleh seorang pria yang berpura-pura nanya, hanya saja setelah semua pertanyaan dijawab lalu orang itu dengan cepat merampas hape yang dipegang korban.

"Pelaku itu bilang dari mana dan 
mau kemana, setelah jawab, pelaku bilang coba lihat foto kawan kalian yang di Patumbak itu, mana tau aku kenal, setelah ditunjukkan, pelaku bilang kurang jelas. Coba lihat lagi kurang jelas,fotonya" bilang korban menirukan ucapan pelaku

Nah..pas itu pelak menyuruh agar melepas hape yang lagi di cas korban, lalu setelah itu, pelaku merampas hape korban, dan selanjut pelak lari menuju motor yang telah menunggunya.

"Kalau yang ngerampas hape kami orangnya pakai baju putih,.sedangkan
kawannya yang nunggu dikereta 
pakai baju merah,"ucap korban.

Akibatnya kejadian itu, kelima remaja
dari Pekalongan Utara Jawa Tengah ini hanya bisa pasrah, soalnya mau ngadu ke polisi kotak hapenya tidak mereka bawak.

"Tadi kami sudah datang ke kantor polisi Sektor Patumbak, tapi pak polisinya suruh bawak kotak hape, ya kami mau bilang apa, mau nggak mau harus pasrahlah ," bilang Radendy sembari menyebut nggak mungkinlah.

Sementara Informasi didapat dari seorang warga ditempat kejadian perkara (TKP), menyebutkan, pelaku yang merampas hape milik warga Pulau Jawa itu dua orang salah satunya berinisial L yang tinggal di dekat kuburan Jalan Turi Amplas.

Dijelaskannya, pelaku L saat menjalan aksinya memapakai baju merah,dan tetap di atas kereta, sedangkan kawannya memakai baju putih yang merampas hape korban. 

Menurut warga yang tak mau menyebutkan namamya itu, setelah merampas HP korban, kedua pelaku langsung memacu sepeda moto jenis bebek, yang Jockeynya adalah L, dan  mereka (pelaku) lari menuju arah Tanjung Morawa.

"Saya hanya tau dan kenaal sama 
pelaku L aja dan dia (L) tinggal dekat kuburan Jalan Turi, kalau ditanya, semua orang jalan Turi kenal sama dia, kalau dengan kawannya saya tidak kenal,"jelas Warga yang mengku melihat mengetahui kejadian tersebut (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *