HEADLINE NEWS

Kategori

Main Ponsel Saat Sidang, Humas PN Medan T.Oyong : Hakim Hanya Melihat UU di Ponsel


Kabar24Jam.Com
Sabtu 08/02/2020
Medan-Humas Pengadilan Negeri Medan Tengku Oyong mengklaim terkait hakim anggota Saidin Bagariang bermain ponsel saat sidang pencemaran nama baik melalui Facebook dengan terdakwa Tangi Pahala Manalu hanya untuk melihat UU masalah kasus yang sedang ditangani.

Hal tersebut disampaikan Tengku Oyong yang juga menjabat Hakim PN Medan mengklarifikasi peristiwa yang terjadi saat persidangan yang berlangsung, Rabu (5/2/2020) di Ruang Cakra IV terkait kasus pencemaran nama baik melalui Facebook dengan terdakwa Tangi Pahala Manalu.

“Kalau masalah hakim yang bermain handphone saya sudah menghubungi hakim yang bersangkutan jadi menurut beliau sebenarnya beliau saat itu sedang mencari peraturan per Undang-undangan yang berhubungan dengan perkara yang sedang ditanganinya,” kata Humas PN Medan Oyong kepada wartawan, Jumat (7/2/2020) di Gedung PN Medan.

T.Oyong menerangkan, jadi memang kita pikir ya sekarang ini perkembangan IT kalau dulu mungkin hakim kalau ke sidang itu harus bawa KUHP Undang-undang sekarang kan sudah ada android jadi mungkin melalui hp ya bisa kita cepat cari kan Undang-undang nya.

Disamping itu, Humas PN Medan ini juga menjelaskan terkait pelarangan wartawan meliput oleh Ketua Majelis Hakim Ahmad Sayuti dikarenakan id card untuk ketertiban jalannya persidangan.

“Jadi sebenarnya gunanya untuk tertib di pengadilan supaya kita bisa membedakan, supaya juga pengadilan bisa memberikan pelayanan bagi orang yang ingin menggunakan jasa di persidangan,” ucapnya.

Dikatakan Oyong hakim senior PN Medan bahwa tanda pengenal di Pengadilan Negeri Medan Kelas-1A adalah sebuah kebijakan.

“Memang kalau masalah tanda pengenal dari kantor kita ada kebijakan setiap tamu itu di kasih tanda pengenal, saya kalau tidak salah juga untuk media ada khusus itu berbeda dengan tanda pengenal pengunjung sidang yang lain,” tukasnya. (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *