HEADLINE NEWS

Kategori

Lakukan Pemerasan, Dua Petugas PLN Palsu Pasrah Digelandang ke Polsek Medan Timur


Kabar 24Jam.Com
Rabu 05/02/2020
Medan- Syahrizal (41) warga Jalan Puri, Gang Repelit No. 26 B, Kelurahan Medan Kota Kecamatan Medan Area, dan Said Akbar (26) warga Jalan Rakyat No. 47, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan hanya bisa pasrah di gelandang ke Mapolsek Medan Timur

Informasi diperoleh
menyebutkan kedua pria ini krap menjalankan aksinya melakukan pemerasan terhadap para pelanggan PLN.dengan cara mengaku-ngaku
sebagai Petugas PLN sebenarnya yang ditugaskan mengecek Kwh meteran listrik pelanggan PT PLN.

Namun naas, akhirnya langkah
kedua pria ini terhenti dikawasan 
Jalan Pasar III, Gang Buntu III.
Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan,saat melakukan pemerasan terhadap dua pelanggan PLN pada Selasa (4/2/2020).

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin Rabu (05/02/2020) siang kepada wartawan mengatakan, kejadiannya berawal pada Selasa (4/2/2020) siang, kedua pria yang mengaku petugas PLN mendatangi rumah korban yang bernama Tianur (71) Br. Naibaho warga Jalan Pasar III, Gang Buntu III, No. 95, KelurahanTegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan dan rumah korban Bomo Ompusunggu (40) warga Jalan Rakyat, Gang Pelajar Ujung No. 6, Keurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan

"Dirumah kedua korban ini, kedua tersangka mengaku dari petugas PLN yang sedang bertugas OPAL untuk memeriksa meteran listrik,"ujar Arifin

Disebutkannya, kedua korban yang hawam tentang masalah listrik hanya  bisa pasrah. Setelah selasai melakoni aksinya tersangka mengatakan bahwa meteran sudah tidak normal lagi sehingga para korban harus membayar denda. 

Bahkan gawatnya lagi kata Arifin, kepada kedua korbannya, tersangka mengatakan, jika sampai kekantor, dendanya bisa mencapai paling sedikit 5 jutaan rupiah. 

"Tersangka menawarkan solusinya,
jika korban tidak ingin bayar denda dikantor, bisa bayar ditempat, dan tersangka meminta kepada korban
Tianur Br. Naibaho senilai Rp2.Juta
sedangkan kepada korban Bomo Ompusunggu tersangka meminta 
Rp700.ribu,"sebut Arifin

Lanjutnya, hanya saja, kedua korban tidak percaya, dibantu beberapa orang warga tersangka ditangkap dan dilaporkan ke Polsek Medan Timur

Menindak lanjuti laporan warga, unit Reskrim Polsek Medan Timur langsung bergerak menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya mengamankan kedua tersangka

"Untuk kedua tersangka ini, kita masih melakukan proses medalam dan kedua tersangka kenakan pasal 368 ayat (1) KUHAPidana tentang pemerasan," pungkasnya (Red)


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *