HEADLINE NEWS

Kategori

Kurir 1 Kg Sabu, Nelayan Tanjung Balai Terdiam Divonis 11 Tahun Penjara



Kabar24Jam.Com
Jumat 28/02/2020
Medan-Dede Irwan (30) seorang nelayan asal Tanjung Balai, terdakwa kasus kepemilikan narkoba seberat 1 kg  hanya bisa terdiam dan pasrah divonis dengan hukuman 11 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan (PN) Medan

Dalam amar putusannyan Majelis Hakim yang di ketuai Somadi
menyatakan terdakwa Dede Irwan terbukti bersalah karena telah menjadi kurir sabu seberat 1 kilogram.

“Mengadili, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Dede Irwan dengan hukuman pidana 11 tahun penjara,” ucap majelis hakim yang diketuai Somadi SH MH di ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (27/02).sore

Selain hukuman pidana penjara, majelis hakim juga membebankan terdakwa Dede dengan membayar denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan hukuman 3 bulan penjara.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Dede yang berdomisili di Jalan Mohoni Lk X Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai tersebut terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Yakni tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya lebih  dari 5 gram,” kata majelis hakim Somadi.

Majelis Hakim menyebutkan dalam putusannya, hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

“Sedangkan hal yang meringankan karena terdakwa bersikap sopan selama di persidangan dan belum pernah dihukum,” ucap majelis hakim Somadi.

Menanggapi putusan majelis hakim, terdakwa Dede serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan SH menyatakan terima.

Hukuman yang diberikan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa Dede dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Sementara mengutip dakwaan JPU Randi Tambunan SH mengatakan kasus bermula terdakwa Dede dihubungi Jon (DPO) menyuruh untuk mengantarkan sabu seberat 1 kilogram kepada seorang pembeli dan terdakwa Dede dijanjikan akan diupah Rp5 juta.

“Namun, terdakwa tidak mengetahui bahwa pembeli sabu merupakan anggota polisi dari Ditresnarkoba Polda Sumut yang menyamar sebagai pembeli,” ucap JPU.

Kemudian, Jon menyuruh terdakwa Dede ke pinggir Jalan Teluk Nibung Desa Pematang Pasir, Kecamatan Tanjung Balai untuk mengambil sabu. Sesampainya terdakwa Dede bertemu dengan Jon dan menyerahkan 1 bungkus plastik teh cina merk Guanyinwang yang berisikan sabu seberat 1 kilogram kepada terdakwa Dede.

Setelah menerima sabu tersebut, terdakwa pergi menuju ke sebuah rumah di Jalan Jenaha Pematang Baru, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai untuk menemui pembeli seorang polisi yang menyamar (Undercover Buy)

“Saat bertemu dengan pembeli dan  melakukan transaksi, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Dede dan menyita barang bukti berupa 1 bungkus plastik teh cina merek Guanyinwang yang berisikan sabu seberat 1 kilogram,” kata JPU Randi.

Selanjutnya terdakwa Dede beserta barang bukti dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut guna proses hukum lebih lanjut (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *