HEADLINE NEWS

Kategori

Korupsi DD Rp747Juta, Kades Tanah Bersih Dituntut 7 Tahun Pemjara dan Bendahara 6 Tahun


Kabar 24Jam.Com
Rabu12/02/2020
Medan-Terbukti bersalah selewengkan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Tanah Bersih sebesar Rp747 juta dua terdakwa dituntut hukuman berbeda di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan Kemarin

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dicky Wirawan dalam nota tuntutan menyebutkan terdakwa Darma Suardi (46) selaku Kepala Desa (Kades) Tanah Bersih, Kec. Tebing Syahbandar, Kab. Serdang Bedagai (Sergei), dituntut 7 tahun penjara, Sedangkan M. Noor (51) Bendahara Desa, dituntut 6 tahun penjara, 

"Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Tanah Bersih sebesar Rp747 juta,"sebut JPU di hadapan majelis hakim dipimpin hakim ketua Aswardi Idris.

Selain itu, kata JPU, kedua terdakwa juga dikenai denda masing-masing Rp 50juta, bila tidak di bayar diganti  (subsider) dengan hukuman 6 bulan penjara

Menurut JPU  uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 747.527.777, sepenuhnya dibebankan kepada Kades Darma Suardi, dan bila tidak diganti (subsider) satu tahun penjara

Kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 2  UU No 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,"pungkasnya

Diketahui sebelumnya Darma Suardi dan M. Noor, Kades dan Bendahara Desa Tanah Bersih (sidang berkas terpisah)  diduga melakukan tindak pidana korupsi DD (Dana Desa) dan ADD (Anggaran Dana Desa) 2017.

Keduanya telah melakukan pencairan dan menggunakan DD dan ADD tanpa melibatkan tim pelaksana kegiatan (TPK). Bahkan, keduanya juga tidak melibatkan sekretaris desa dalam verifikasi  pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) DD dan ADD Tanah Bersih Rp1.055.798.863.

Disebutkan, terdakwa menggunakan DD dan ADD untuk kegiatan peningkatan jalan, belanja yang tidak dilengkapi bukti serta belanja fiktif.

Hasil laporan penghitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp747.527.777. Uang tersebut digunakan terdakwa bukan untuk keperluan desa melainkan untuk kepentingan pribadi (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *