HEADLINE NEWS

Ketinggian" Datang ke Kantor Polisi, Doli Ditangkap Kantongi Sabu



Kabar24Jam.Com
Kamis 06/02/2020
Medan-Doli Sotardoga Manulang hanya tertunduk lesu saat menjalani sidang lanjutan beragendakan keterangan saksi polisi dari personil Reskrim Polsek Patumbak, di Pengadilan Negeri Medan (PN) Medan, Kamis (6/2) sore. Pasalnya, pemuda asli berdarah Batak berusia 18 tahun ini disebut polisi datang ke Polsek Patumbak dengan kondisi ketinggian (dipengaruhi narkoba) sambil mengantongi sabu. 

"Dia datang berdua ke Polsek Patumbak yang mulia, bersama temannya, terus duduk di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).  dia (terdakwa) datang untuk memani temanny, karna terdakwa ngakunya tau sepeda motor milik temannya hilang," ujar, saksi polisi dari Polsek Patumbak bermarga Tamba yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Ucok Yowanta di hadapan majelis hakim diketuai Safril Batubara, di Ruang Cakra 5 PN Medan. 

Setelah itu, sambung saksi, saat diperiksa Doli mengangkat kakinya ke atas hingga diminta oleh polisi untuk sopan. Namun ia tak menghiraukannya.

"Waktu diperiksa, dia naikkan kaki kek gini (mencontohkan perlakuan terdakwa). Jadi dia ditegur sama pak Saparudin, tapi tak dihiraukannya Yang Mulia," ujarnya.

Karena perlakuannya tersebut, saksi Saparudin merasa curiga dan melakukan pemeriksaan kepada terdakwa Doli.

"Karena gerak-geriknya
mencurigakan, pak Saparudin petugas Sentra Pelayanan Kepolisian langsung melakukan pemeriksaan kepada terdakwa. Saat itu saya hanya melihat yang mereka lakukan," ujarnya. 

Saat diperiksa, terdakwa Doli berteriak dan mengatakan "uang mamakku" sambil memegang kantongnya.

"Saya melihat, dia memegang kantong dan berteriak-teriak uang mamakku. Dia lari ke pojok," ujar Tamba lagi. 

Saksi Polisi mengatakan, Doli diduga dalam keadaan setengah sadar atau yang disebutnya ketinggian saat diperiksa. Hal tersebut juga senada dengan Saparudin dalam sidang sebelumnya.

"Dia ketinggian, lalu masuk ke Polsek Patumbak dengan mengantongi sabu di  celananya," ujar Saparudin pada sidang sebelumnya pekan lalu. 

Saat ditanyai pada malam itu oleh Saparudin, terdakwa hanya diam dan seperti orang pura-pura linglung. Namun saat itu ia mencurigai karena selalu memegang saku depan sebelah kanannya.

"Saat ditanyai, dia seperti linglung dan tidak jelas ngomong apa, namun yang saat itu kita curigai adalah, karena ia selalu memegang saku kanannya," ujar Saparudin

Karena menemukan hal tersebut, Saparuddin langsung memanggil Tamba yang bertugas piket Reskrim dan langsung mengamankan terdakwa ke ruang Reskrim Polsek Patumbak.

Sementara, saat majelis hakim bertanya soal keterangan saksi polisi tadi, Doli mengakui memang ada sabu dikantonginya. Namun tersangka berkilah kalau sabu itu bukan miliknya. 

"Saya juga tidak sedang ketinggian pak hakim," kata terdakwa Doli yang lagi-lagi berkilah 

Mendengar jawaban terdakwa, majelis hakim langsung mengatakan, tidak mau jujur itu hak kamu dan nantinya kamu yang rugi. "Tapi penilaian ada sama kami dan itu,"ucap majelis hakim sembari mengetukkan palunya. (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *