HEADLINE NEWS

Kategori

Kemenkumham Akan Benahi Rutan Kabanjahe, Warga Binaan dan Tahanan Dipindahkan


Kabar 24Jam.Com
Kamis 13/02/2020
Medan-Pasca kerusuhan Rutan Kabanjahe (Rumah Tahanan Negara Klas IIB Kabanjahe), Kabupaten Karo, Rabu (12/2/2020) kemarin, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Utara, kini tengah memfokuskan pembenahan fasilitas kantor Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kabanjahe yang terbakar 

Humas Kemenkumham Sumut, Josua Ginting, mengatakan pembenahan rutan dilakukan untuk segera menempatkan kembali 410 warga binaan dan kini tahanan yang dititipkan di beberapa lapas di Sumut dan Polresta dan Polsek di Tanah Karo. 

"Kita akan melakukan pembenahan kantor Rutan Kabanjahe terlebih dahulu. Setelah itu baru, kembali menampung para warga binaan dan tahanan, lalu kita bina lagi," kata Josua, saat dihubungi wartawan, Kamis (13/2) siang

Dikatakannya, kebakaran di Rutan Kabanjahe mencapai 50 persen, terutama dibagian kantor dan hunian blok tahanan wanita."Akibat kejadian itu ada kerugian negara. Tetapi kita harus jelas dulu kedudukannya apa sebabnya. Polisi juga sudah menangani soal peristiwa ini. Saya juga belum ada rincian kerugian, karena nanti tim ahli yang untuk menghitung, tapi belum datang," ujar Josua. 

Josua menambahkan saat ini sebanyak 191 warga binaan dan tahanan Rutan Klas II B Kabanjahe ‎dipindahkan ke lima rutan dan lapas yang ada di Sumut, langsung dipindahkan malam hari pasca kejadian itu. 

Di Lapas Kelas ‎I Medan sebanyak 4 orang, Lapas Binjai berjumlah 61 orang, Lapas Pemuda, Kabupaten Langkat sebanyak 76 orang, Rutan Sidikalang, 34 orang dan Lapas Wanita Medan sebanyak 16 orang.

"Tadi malam, 191 wargabinaan kita pindahkan dari Rutan Kabanjahe dengan pengawalan ketat dari TNI/Polri," sebutnya. 

Josua mengungkap jumlah seluruh penghuni Rutan Kabanjahe berjumlah 410 orang dengan perincian nara pria sebanyak 188 orang dan napi wanita berjumlah 16 orang. Sedangkan jumlah tahanan pria sebanyak 192 orang dan tahanan wanita sebanyak 14 orang.

"Jumlah tahanan dan napi yang sedang disidik Polres Karo dan Polda Sumut sebanyak 20 orang. Tahanan yang dipindahkan sementara ke Polres Karo dan Polsek sekitar berjumlah 198 orang. Dan 1 orang dirawat di RSU Kabanjahe saat ini," terangnya. 

Josua Ginting mengaku saat ini Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Sutrisman bersama Kadiv Pemasyarakatan serta jajaran lainnya sudah berkunjung ke sana dan berkoordinasi dengan kepolisian. Pihaknya juga menunggu hasil penyelidikan terkait penyebab kericuhan terjadi. 

Menurutnya, kericuhan yang diduga terjadi karena perselisihan antara supir dan warga binaan belum bisa dipastikan. Tetapi, lanjutnya, berawal karena warga binaan tersebut tidak mau dirazia. Padahal, kegiatan razia rutin dilakukan di semua rutan dan lapas di Sumut. 

"Mereka (warga binaan) tidak senang dirazia. Mungkin terusik. Padahal itu kewajiban sipir melaksanakan tugas. Begitupun, kita masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Josua. 

Sebelumnya kericuhan terjadi yang disusul kebakaran menghabiskan kantor rutan dan blok tahanan. Kericuhan terjadi diduga  karena ada perselisihan antara sipir dan tahanan, bukan hanya penyebab over kapasitas. (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *