HEADLINE NEWS

Kategori

GPM & GAM Meminta KEJATISU Serius Menangani Penanganan Kasus Korupsi Lahan Pemkab Paluta


Kabar24jam.com
Selasa. 25/02/2020.
    Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kelihatannya harus benar-benar serius menangani kasus dugaan korupsi pembelian lahan Pemkab Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.

    Bagaimana tidak, mahasiswa tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa (GPM) Sumut serta Gerakan Aksi Mahasiswa (GAM) Paluta bagai menjadual aksi mereka ke Gedung Kejatisu, Jl AH Nasution, Medan.

    Selasa (25/2), mereka mendatangi Kejatisu dengan tema orasi yang sama dengan delapan kali aksi mereka gelar di awal 2020 ini. Mereka terus mempertayakan perkembangan proses penyelidikan terhadap Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Permukiman (Perkim) Paluta berinisial MH yang dikabarkan sudah beberapa kali menjalani pemerikaaan di Kajati Sumut.

     Dalam tindaklanjut laporan GPM Sumut dan GAM Paluta itu, pihak Kejatisu jug menyebutkan telah menurunkan tim jaksa ke lokasi lahan seluas 4 hektar yang berlokasi di Batang Baruar Jae, Kecamatan Padangbolak, Paluta yang dibeli MH seharga Rp3,1 miliar.

    Demo hari ini pengunjukrasa disambut Alof Sianturi, Kepala Seksi Administrasi Pidsus Kejatisu. Kepada pengunjukrasa dikordinatori Siddik Siregar, Alof Sianturi menegaskan pihaknya akan menyampaikan tuntutan yang diutarakan dalam aksi serta keinginan demonstran bertemu Kepala Kejatisu. “Sayangnya Pak Kajatisu sedang membuka acara di sebuah sekolah,” terang Alof Sianturi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengunjukrasa pernah diterima dan bertemu Asisten Intelijen (Asintel) Kejatisu, Andi Murji Machfud SH, MH diruang kerjanya.

    Mulanya mereka disambut Kasipenkum Kejatisu Sumanggar Siagian, dan oleh Sumanggar memasilitasi mereka bertemu Asintel.
Asintel menyatakan, pihaknya sudah mengirimkan tim 4 jaksa ke Paluta, untuk melakukan pengecekan dilahan 4 hektar yang dibeli Dinas Perkim Paluta senilai Rp3,1 miliar.

    Dikatakannya, dalam pertemuan itu, Asintel menjelaskan turunnya tim jaksa mengecek ke lapangan atau lahan, untuk melihat langsung lokasi sebagai tindaklanjut pemeriksaan terhadap MH selaku Kadis Perkim Paluta, Kabid Perkim Paluta, PPK, pemilik lahan dan penjual lahan.

     Penyelidikan ini atas laporan pengaduan dilakukan GPM Sumut dengan nomor 074/B5/LDK/GPM-SU/XI/2019 Tanggal 27 November 2019 ke Kejatisu, terkait dugaan korupsi Kadis Perkim Paluta.(red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *