HEADLINE NEWS

Kategori

Gegara Abang Kandung, Adik Terancam Hukuman Semur Hidup atau Hukaman Mati


Kabar24Jam.Com
Sabtu 29/02/2020
Medan-Seorang abang kandung tega menyerumuskan adiknya sendiri bernama Indra Syahputra Marpaung (26) kedalam penjara dengan menyuruh menjemput narkotika 
jenis pil ekstasi sebanyak 3000 butir akibatnya sang terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati

Dalam kesaksiannya dihadapan 
Majelis Hakim yang di ketuai 
Erintuah Damanik,terdakwa mengaku tidak mengetahui barang yang 
disuruh oleh abang kandungnya Irwan Syahputra Marpaung (DPO) adalah  3000 butir pil ekstasi di Jalan Sudirman Km 3, Pantai Johor, Tanjung Balai tepatnya di depan Pintu Indomaret Panca Karsa.

"Saya disuruh abang kandung saya pak hakim, tapi saya tidak tau kalau barang yang saya jeput itu pil ekatasi," terang terdakwa dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Erintuah Damanik, di Ruang Cakra V, Kemarin

Setelah itu, terdakwa Indra Syahputra Marpaung juga mengaku kalau dirinya tidak ada mendapatkan upah. "Saya gak ada diberikan upah sama abang saya pak hakim," bilang terdakwa. 

Mendengar pengakuan terdakwa, membuat Majelis Hakim nyaris tak percaya dan keheranan, pasalnya mana mungkin kalau terdakwa tidak dikasih upah, sedangkan narkoba jenis pil ekstasi yang dibawa terdakwa begitu banyak

 "Mana mungkin kamu gak dikasih upah untuk membawa 3000 ekstasi, bukan sedikit ini,"kata Majelis Hakim sambil membuka bungkusan dan menunjukkan 3000 ekstasi yang menjadi barang bukti. 

Namun, saat Majelis Hakim kembali bertamya terdakwa tetap bertahan dengan pengakuannya,

 "Benar pak Hakim, saya tidak diberi upah pak hakim, saya juga tidak mengetahui kalau yang saya jemput itu pil ekstasi, saya taunya ketika polisi datang menangkap saya," kilahnya lagi.

Setelah mendengar keterangan terdakwa, Majelispun menunda sidang,dan akan dilanjutkan pelan depan." Sidang ini kita tunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan aganda tuntutan," ucap Majelis Hakim sembari mengetukkan palunya  persidangan hingga pekan depan. 

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU Lince Rosmini disebutkan, pada 9 September 2019, Irwan Syahputra Marpaung (DPO) yang merupakan abang kandung terdakwa menawarkan untuk menjemput pil ekstasi di Jalan Sudirman Km 3 Pantai Johor Tanjung Balai tepatnya di depan Pintu Indomaret Panca Karsa.

"Atas perintah abang kandungnya, terdakwa pergi menuju rumah Deni (berkas terpisah) agar menemaninya menjemput ekstasi dan menjanjikan apabila berhasil mengantarkan ekstasi upah tersebut akan dibagi dua," katanya di hadapan majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik.

Selanjutnya, terdakwa pergi dengan mengemudikan sepeda motor milik abang terdakwa Indra menuju ke rumah terdakwa Deni untuk menemani terdakwa Indra menjemput ekstasi dan mengatakan apabila berhasil upah yang dijanjikan akan dibagi rata dengan terdakwa Deni.

"Setelah sampai di lokasi tersebut, terdakwa Indra pun langsung menghubungi seorang laki-laki yang telah diperintahkan Irwan (DPO) abang kandung terdakwa dan menyuruh masuk kedalam Indomaret Panca Karsa Kota Tanjung Balai," ucap JPU.

Atas perintah laki-laki tersebut, terdakwa Indra dan Deni pun masuk kedalam Indomaret Panca Karsa Kota Tanjung Balai. Kemudian laki laki tersebut langsung memberikan 1 buah tas ransel warna hitam kepada terdakwa. 

Setelah menerima barang tersebut, terdakwa Indra dan terdakwa Deni langsung menuju pintu keluar Indomaret, namun ketika hendak keluar dari Indomaret, petugas Ditresnarkoba Poldasu langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Indra dan terdakwa Deni.

Selanjutnya, petugas menemukan barang bukti 1 buah tas ransel warna hitam yang berisikan 3000 pil ekstasi dengan berat 982 gram.

Setelah pembacaan dakwaan, Majelis Hakim yang diketuai Erintuah Damanik SH melanjutkan sidang dengan keterangan saksi kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Sumut.

Atas perbuatannya, terdakwa diancam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dijerat dengan hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati. (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *