HEADLINE NEWS

Kategori

Divonis 4 Tahun Penjara,Terdakwa Kasus Perampokkan&Penganiayaan Terpelongoh




Kabar24Jam.Com
Senin 10/02/2020
Medan-Aang Junaidi alias Aang (30) terdakwa kasus perampokkan dan penganiayaan terpelogoh saat Majelis Hakim diketuai Erintuah Damanik memvonisnya selama 4 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, yang dibacakan di Ruang Cakra Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/2)sore Msjelis Hakim menyatakan terdakwa meyakinkan terbukti bersalah melanggar Pasal 365 Ayat (2) Ke 4 Jo Pasal 53 KUHPidana. 

"Mengadili, dan menjatuhkan pidana kepada terdakwa Aang Junaidi selama 4 tahun penjara," ucap hakim Erintuah. 

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa telah merugikan korban dengan cara melakukan perampokkan dan penganiayan "Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa Nihil,"katanya. 

Atas putusan ini, baik terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdul Hakim Harahap, kompak menyatakan pikir-pikir. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa, yang semula menuntut terdakwa selama 6 tahun penjara. 

Dalam dakwaan JPU, disebutkan pada 17 Oktober 2019, Jeselin mengendarai mobil Pajero putih BK 1178 AAI, berbelanja ke Pasar Rame. Lalu saksi memarkirkan mobil di pelataran parkir Jalan Thamrin Kelurahan Sei Rengas II Kecamatan Medan Area tepatnya di samping Apotik Thamrin. 

Sekitar 15 menit belanja, kemudian saksi Jeseline berjalan kaki menuju ke parkiran mobil. Secara tiba-tiba terdakwa langsung masuk dari pintu tengah samping kiri, dan saat berada di dalam mobil terdakwa langsung mencekik leher dan membekap mulut saksi Jeseline dengan menggunakan kaos kaki milik terdakwa. 

Lebih lanjut, terdakwa memukuli wajah terdakwa berulang kali dan menggunakan obeng terdakwa menusuk leher saksi jeseline secara berulang-ulang. Lalu terdakwa menyeret saksi Jeseline dari bangku supir ke bangku samping supir, dan terdakwa mengikat kedua tangan saksi Jeseline menghadap ke depan dengan menggunakan tali plastik. 

Kemudian, sambil terdakwa memukuli wajah saksi korban, disaat saksi Jeseline meronta dan berusaha membuka mobil terdakwa menghalanginya dan menggigit hidung saksi Jeseline sehingga mengeluarkan darah. 

Lalu saat saksi Jeseline kembali meronta dan berteriak, namun sayang suaranya tidak terdengar keluar karena disumbat dengan kaos kaki. Terdakwa kemudian menggigit paha saksi Jeseline sebelah kiri hingga mengeluarkan banyak darah. Kemudian terdakwa keluar dan melarikan diri dari mobil. Atas kejadian tersebut, saksi Jeseline membuat laporan ke Polsek Medan Area.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *