HEADLINE NEWS

Kategori

Bandar Sabu Dilepas?, PH Minta Hakim Bebaskan Tiga Terdakw


Kabar 24Jam.Com
Minggu 09/02/2020
Medan- Ahmad Rinaldi, bersama kedua rekannya yakni Syarifuddin alias Aseng, dan Sudiro alias Lelek terdakwa kasus narkoba jenis sabu seberat 7, 159 gram melalui Tim Penasehat Hukumnya meminta agar majelis hakim yang menyidangkan membebaskan ketiganya dari dakwaan maupun tuntutan. 

Pasalnya kini ketiga terdakwa yang telah tuntutan Jaksa Penuntut Umum selama 17 Tahun Penjara tidak tepat dan terkesan adanya rekayasa.

Hal ini disampaikan PH ketiga terdakwa AKBP Purnawirawan, Muslim Manurung SH dan Syahrum SH, dalam pembacaan nota pembelaanketiga terdakwa, pada persidangan yang pimpin Majelis Hakim  Abdul Qadir dan JPU, Randi Tambunan, kemari sore 

Menurut PH terdakwa karena dari fakta persidangan, bahwa Bandar sabu sesungguh adalah Yahya Pulungan. Ini keterangan dari para terdakwa Ahmad, Sudiro dan Syarifuddin (berkas terpisah). 

Dilatakannya, Yahya yang dalam dakwaan DPO, sebenar bukan jadi DPO tapi dilepas didaerah simpang kawat saat menuju ke Medan. Dan selain itu dari fakta yang terungkap, barang ditemukan dihalaman rumah Yahya. 

“Atas dasar itulah, ini menjadi dasar pertimbangan majelis hakim dalam mengambil keputusan, sebab ketiganya tidak pernah mengetahui apa yang dilakukan Yahya,”ucapnya.

Fakta lainnya, telah terjadi rekayasa hukum dalam kasus ini, selama persidangan penuntut umum Randi tidak bisa membukti rekaman pembicaraan antara para terdakwa dengan Yahya yang di dalam BAP hingga dakwaan dinyatakan DPO oleh Ditresnarkoba Poldasu.

Selain itu, Tuntutan kepada ketiga terdakwa yang ditandatangani oleh  Ninik Khairani dan Jumini, seharusnya berdasarkan fakta yang terungkap dipersidangan dan bukan copi paste dari BAP.

Begitu juga JPU yang menandatangi di dakwaan juga berbeda, didakwaan Ninik dan Jumini, tapi ketika disidang JPU adalah Randi Tambunan.

Usai membacakan pembelaan, selanjutnya Majelis Hakim menunda persidangan hingga 10 Februari 2019.

Sementara itu ditempat terpisah Agustini Istri  terdakwa Ahmad Rinaldi menyatakan bahwa ini jelas rekayasa, suami ku Ahmad Rinaldi tidak suka kelaut, karena orangnya mabuk laut dan tidak pandai berenang mana mungkin ia mengambil barang haram tersebut.

Diterangkannya, bahwa suaminya selalu bersamanya, karena kami ada usaha bakso. “Kalau di Tanjung Balai orang pasti kenal dengan Bakso Tugu,”ucapnya.

Terlebih lagi, dirinya dan Yahya merupakan masih bersaudara. “Kalau kerjaan Yahya, saya tidak tahu dan saya tahu Yahya punya kebun dan nelayan,”ucapnya.

Bahkan ketika itu Agustini mengaku sempat disuruh petugas yang menangkap suaminya agar diam saja. “Sebab bandarnya sudah tertangkap. Nanti malam kami lepas suamimu, “bilang Agustini menirukan ucapan petugas Ditresnarkoba Poldasu yang menangkap suaminya kepadanya.

Namun hingga kini, Lanjut Agustini Suaminya masih ditahan dan bahkan telah dituntut 17 Tahun Penjara, atas perbuatan yang tidak pernah diperbuat oleh suaminya.

Untuk itu, Agustini berharap melalui doa agar majelis hakim bisa melihat fakta yang sebenarnya dan membebaskan suaminya dari jeratan hukum.

"Saya hanya bisa berdoa semoga Majelis Hakim bisa melihat fakta yang sebenarnya agar suami saya dan kedua temannya  bisa dibebaskan," harapnya(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *