HEADLINE NEWS

Kategori

'Anak Durhaka' Miris! Gegara Es Batu Anak Tega Tikam dan Pukul Ibu Kandung.


Kabar 24Jam.Com
Jumat28/02/2020
Medan-Seorang anak di Jalan Selambo Desa Amplas Kecamatan Percut Seituan Kab  Deli Serdang tega menganiaya ibunya sendiri hingga terluka. Anak durhaka bernama Luis Butar Butar (20) ini, menusuk perempuan yang melahirkannya dengan gunting hingga terluka dibagian leher 

Mirisnya lagi, perbuatan Luis yang tak memiliki pekerjaan itu dilakukannya
bukan hanya sekali saja, bahkan telah berulang kali Luis memukul dan menjang serta mencekik ibunya.

"Saya selaku ibu yanģ melahirkan dan membesarkannya sudah dua kali dipukul, dan bahkan ditunjang serta dicekiknya, dan kali ini saya di tikamnya dengan gunting,serta diamcam mau dibunuh," ujar Lismawati Boru Siregar (50) di Mapolsek Patumbak Rabu (26/02) malam

Akibat dari perbuatan anak kandungnya itu, Lismawati Boru Siregar mengalami luka dua tusukan dibagaian leher sebalah kiri, dan sekujur tubuhnya terasa sakit

Peristiwa penikaman terhadap ibunya itu dilakukan anak kedua Lismawati setelah keinginan Luis tidak dipenuhi adiknya yang tidak mau disuruhnya untuk beli es batu.

"Dia (Luis) memukuli adiknya, dan sewaktu di lerai malah saya yang dipukulnya,dan setelah itu dia mengambil gunting lalu menghujamkan guntung itu ke leher saya, sambil mengatakan ku bunuh kau ya,"ucap Lismawati.

Setelah melukai ibunya, Luis kembali mengancam akan membunuh sang ibu. Karna takut dengan ancaman 
anak keduanya itu yang menurutnya
sudah sangat keterlaluan, Lismawati
pun memilih kabur ke rumah tetangga

Tidak lama setelah kejadian itu, 
atas saran tetangga Lismawati di
sarankan untuk melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi, agar Luis ditangkap 

Namun sayang, karna kejadian perkaranya bukan di wilayah hukum Polsek Patumbak, Petugas Sentra Pelayanan Kepolian (SPK) Mapolsek Patumbak menyarankan agar Lismawati melaporkannya ke Polsek Percut Seituan.

Setelah mendengar saran dari petugas SPK Mapolsek Patumbak tak lama kemudian Lismawati yang ditemani tetangganya lalu beranjak menuju Polsek Percut Seituan.

"Saya takut, enggak berani pulang, kerumah lagi, sebelum anak saya itu ditangkap polisi, saya enggak mau mati di bunuh anak yang saya lahirkan dan saya sangat berharap nanti polisi mau menangkap anak saya itu,"sebut Lismawati Boru Siregar sambil menangis sembari berpamitan.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *