HEADLINE NEWS

ZH, Beberkan Kelakuan Hakim PN Medan Jamaluddin Dalam Rekontruksi



Kaba24Jam.Com
Senin 13/01/2020
Medan- Zuraida Hanum (41), dalang pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin,akhirnya
buka suara dan beberkan soal motif pembunuhan Jamaluddin Hakim PN Medan, Senin (13/1).

Dalam rekonstruksi itu Zuraida Hanum sambari menangis mengakui kalau dirinya memiliki hubungan asmara dengan Jepri Pratama maka dirinya mencurahkan, isi hatinya (curhat) kepada Jefri Pratama (42), yang juga menjadi eksekutor pembunuhan hakim Jamaluddin. 

Rekonstruksi pertama digelar di Warung Everyday, Ring Road Citywalk Medan, Zuraida kembali cerita kalau ia bertemu dengan Jefri Pertama pada 25 November 2019.Kemudian setelah dekat Zuraida curhat ke Jefri mengenai rumah tangganya yang kian tak harmonis.Kemudian setelah intim Zuraidah mulai merencanakan soal pembunuhan. 

Sebelumnya pada Maret 2019, Zuraida juga telah merencanakan pembunuhan terhadap Jamaluddin, namun tak menemukan eksekutor, tapi setelah kenal dengan Jefri, sejak 25 November 2019 yang selanjutnya menkaji kekasihnya, niat Zuraidah tersampaikan

" Suami saya (Jamaluddin) tak henti-hentinya berselingkuh dengan perempuan-perempuan lain. Bahakan suami saya selalu mengkhianati saya," ujar Zuraida, saat rekonstruksi di Warung Everyday. 

Kata Zuraidah lagi, dirinya hamil pun Jamaluddin pernah bawa perempuan ke rumah. "Saya sudah mengadu ke keluarganya dan mengadu ke kakak kandungnya, adik kandungnya, tapi mereka tak berdaya apa-apa,"kata Zuraidah yang terus menangis

Dari rumah tangganya tak harmonis itu Zuraida mengaku sudah minta cerai. Namun, Jamaluddin pada saat itu tak mengizinkannya karena malu.

"Saya coba minta cerai, kata suami saya, jangan coba-coba minta cerai, memurutnya karena perceraian kedua, dia akan malu. Sebab dirinya seorang hakim,"ujar Zuraida menirukan ucapan Jamaluddin pada saat itu.

Namun kelakuan Jamaluddin tak berobah dan berlanjut terus menyakiti hati Zuraida.Merasa karena tak bisa cerai itu, hatinya bertambah sakit dan kemudian merencanakan pembunuhan terhadap suaminya. "Ya akhirnya beginilah, mau di bilang apa lagi nasi sudah jadi bubur

Pada hal kata Zuraidah sebelum terjadi pembunuhan awalnya Jefri sempat menyarankan kepada Zuraida untuk menggugat cerai di pengadilan Agama, namun hal itu ditolak Zuarida

"Jefri telah menyarankan untuk bercerai saja melalui pengadilan. Tapi saya menolak, bahwa kalau saya sampai ke pengadilan, nanti malah lebih malu, lebih bagus matikan saja. Kalau tidak dia (Jamaluddin) yang mati, lebih baik saya yang mati," katanya Zuraida sembari menundukkan.

Sedangkan dalam kasus ini polisi sudah memastikan istri hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum (41), sebagai otak pembunuhan suaminya. Zuraida dibantu oleh 2 orang eksekutor yakni Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29) untuk mengeksekusi pembunuhan suaminya.

Ditempat yang sama Pengacara tersangka Zuraida Hanum, Onan Purba mengatakan, pertanyaan polisi seluruhnya dijawab oleh kliennya.

"Seluruh pertanyaan polisi tetap dijawab sepanjang saya dampingi. Apa yang ditanya polisi tidak ada yang dibantah,semua dijawab" ungkap Onan.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Ryan mengaku, rekontruksi dilakukan beberapa tahapan. Selain itu Dirkrimum Poldasu  kembali menyatakan, kalau pernyataan tersangka sudah tertuang di berita acara pemeriksaan 

"Hari ini adalah tahap perencanaan. Ada beberapa lokasi yang akan kita datangi untuk proses rekonstruksi karena dalam prosesnya tidak hanya satu kali. Ini proses perencanaan pertama," bilangnya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *