HEADLINE NEWS

Kategori

Sidang Pemalsuan Surat Tanah Pengacara Laporkan Jaksa Rosinta dan Jaksa Irma Hasibuan ke Kejagung.


Kabar 24 Jam.Com
Jumat 31/01/2020
Medan- Sidang perdana kasus
dugaan pemalsuan surat tanah dengan
terdakwa Indra Kesuma  berlangsung tegang dan menarik. Pasal selain dikawal massa dari Forum Umat Isalam (FUI), pada sidang di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (30/1/2020) itu penasehat hukum terdakwa menyatakan telah melaporkan Jaksa Rosinta dan Jaksa Irma Hasibuan ke Kejagung.

Sementara pandangan menarik lainya pada sidang yang baru dibuka oleh Ketua Majelis Hakim Ali Tarigan itu, langsung di interupsi oleh Hamdani Harahap selaku penasehat hukum terdakwa yang meragukan objektivitas jaksa yang membacakan dakwaan karena sedang dilaporkan ke Kejagung.

“Begini yang mulia, menurut dakwaan yang kami terima beberapa jam lalu, bahwa yang bertindak sebagai jaksa penuntut umum adalah saudara Rosinta dan Irma Hasibuan,” kata Hamdani di arena persidangan Ruang Cakra IX.

“Ada apa dengan jaksa ini,” tanya hakim Ali.

Hamdani lantas menjelaskan, bahwa salah satu jaksa yang hadir sedang mereka laporkan ke Kejagung RI. Termasuk juga jaksa Irma Hasibuan turut dilaporkan, namun sedang tidak ikut dalam persidangan.

“Jaksa tersebut sedang kami laporkan ke Kejaksaan Agung yang pada intinya memohon supaya ditindak secara hukum dan memohon untuk mencabut dan membatalkan P21 yang telah ditetapkan oleh jaksa Edy Kaban SH,dan Edmon Purba,” sebutnya.

Menurut Hamdani, jaksa tersebut telah menyalahgunakan kewenangan secara hukum untuk tujuan lain. Ia menduga jaksa menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan saksi korban Alwi SH.

“Diduga jaksa telah bertarung memperebutkan uang dalam pembebasan lahan tol Medan-Binjai demi kepentingan Alwi SH,” ucap Hamdani.

Ia menegaskan, bahwa kliennya tidak ada menerima uang dari saksi pelapor.

“Suratnya saja masih dipegang oleh ahli waris dan tanah masih berperkara,” ungkapanya.

Karena itu, agar persidangan objektif ia meminta agar sidang dihentikan sebelum jaksa tersebut diganti.

“Kami keberatan dengan kehadiran dia (jaksa). Kalau saudara jaksa ini yang menyidangkan, kami bermohon kepada Kejagung demi objektifitas perkara agar jaksanya diganti,” tutur Hamdani.

Ketua Majelis Hakim Ali Tarigan menerima masukan dari penasehat hukum terdakwa. Tetapi, karena belum ada putusan resmi dari Kejagung, hakim berpendapat persidangan harus tetap dilanjutkan.

“Karena belum ada pemberitahuan penggantian, kami tidak bisa menolak. Karena ini kewenangan dari Kejagung bukan majelis hakim. Kami belum bisa menolak. Tetapi akan kami tindaklanjuti,” jawab Ali Tarigan.

Amatan wartawan sidang tersebut dikawal massa dari FUI yang memenuhi ruang sidang, sementara JPU Rosinta sebelum membacakan dakwaan, hanya saja mata JPU melotot menatapi tajam kearah penasehat hukum terdakwa yang mengungkap kan telah melaporkan dirinya ke Kejagung, sesekali Rosinta menggeleng-gelengkan kepalanya seakan merasa tak percaya dan di duga karna takut (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *