HEADLINE NEWS

Pria Ngaku Nabi Terkhir, Sempat Hebohkan Warga di Jebloskan Dalam Penjara


Kabar24Jam.Com
Sabtu 18/01/2020
Sulsel- Paruru Daeng Tau, Warga 
asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sempat membuat warga Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) heboh dikarna mengaku sebagai Nabi Terakhir, akhirnya diringkus dan di jebloskan ke dalam penja8ra Polres Tana Toraja (Tator) Polda Sulsel.

Informasi diperoleh diketahui penahanan terhadap Paruru Daeng Tau ini setelah penyidik Reserse Kriminal Polres Tator menaikkan statusnya menjadi tersangka dan kini pria yang mengaku sebagai Nabi terakhit telah resmi kita ditahan di Rutan Polres Tana Toraja.

Pria yang mengaku sebagai Nabi ini terbukti secara sah melakukan pelanggaran pidana yang tercantum pada pasal 156 A KUHP tentang Penistaan Agama.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Liliek Tribhawono Iryanto mengatakan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Paruru Daeng Tau telah dilakukan gelar perkara pada Rabu 15 Januari 2020, lalu. 

Hasilnya, penyidik menganggap jika Paruru terbukti bersalah sehingga ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

"Pria yang mengaku sebagai nabi telah resmi kita ditahan di Rutan Polres Tana Toraja, terhitung sejak hari Rabu 15 Januari 2020, kemarin," kata Liliek Tribhawono Iryanto saat dikonfirmasi Tagar, Jumat 17 Januari 2020.

Dia menjelaskan bahwa penahanan ini bermula ketika Manjelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tana Toraja mengeluarkan fatwa jika ajaran yang dibawa oleh Paruru Daeng Tau ini, bukanlah ajaran Islam melainkan ajaran sesat. 

Sehingga, pihak MUI Tator langsung melaporkan hal itu kepada aparat kepolisian Polres Tana Toraja.
Dengan adanya laporan itu, petugas bergerak melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi-saksi, termasuk dengan Paruru Dg Tau.

Rabu, 15 Januari 2020, sekitar pukul 16.00 WITA, Paruru memenuhi panggilan kedua dari penyidik dan mendatangi Polres Tator. Dan kehadirannya itu juga langsung dilakukan pemeriksaan hingga malam hari.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik pun juga langsung melakukan gelar perkara. Dan menyimpulkan bahwa Paruru Dg Tau penuhi unsur untuk di lanjutkan ke tahap penyidikan, sehingga status dari terduga ditingkatkan menjadi tersangka dan ditahan," jelasnya.

Hingga saat ini, Daeng Paruru telah ditahan di Rutan Mapolres Tana Toraja untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Nabi terakhir ini pun dijerat dengan pasal 156 A KUHP tentang Penistaan Agama dan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sebelumnya, warga Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan tengah diresahkan oleh ulah seorang pria yang mengaku sebagai nabi terakhir. 

Pria bertubuh tambun itu bahkan telah menyebarkan ajaran sesat kepada warga di sana.warga yang telah terpapar atau menjadi pengikut dari aliran sesat yang diajarkan oleh Paruru mencapai 50 orang dari 8 kepala keluarga (KK).

Pria yang mengaku sebagai nabi terakhir itu bernama Paruru Daeng Tau, dia merupakan warga yang berasal dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Paruru adalah pimpinan dari sebuah organisasi masyarakat bernama Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP). (@.Red) Sumber Tagar.id


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *