HEADLINE NEWS

Pemeriksaan Toksikologi Jenazah Lina, Polisi: Tak hanya Soal Racun, tapi juga Obat dan Makanan

 Foto. Proses pembongkaran makam Lina Zubaedah mantan istri Sule untuk diautopsi oleh tim forensik Polrestabes Bandung.


Kabar24Jam Minggu 12/01/2020- Pihak kepolisian belum bisa mengungkapkan penyebab kematian mantan istri Sule, Lina Zubaedah.

Menindaklanjuti laporan sang anak, penyanyi Rizky Febian, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah Lina, dan melakukan autopsi pada jenazah istri Teddy itu.

Polisi mengatakan, akan menyampaikan hasilnya, setelah proses penyelidikannya selesai.

"Tentu saja akan kami umumkan setelah rangkaian penyelidikan mulai dari olah TKP hingga autopsi jenazah selesai," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga, dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (10/1/2020).

Saptono meminta kepada masyarakat untuk tidak membuat dugaan-dugaan sebelum hasil penyelidikan didapat.


Lina mantan istri Sule meninggal
"Itu tergantung asumsi orang. Hasil akhirnya ada pada kesimpulan akhir penyelidikan.

Polisi bekerja profesional menangani hal ini," jelas Saptono Erlangga.


Saat ini, polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan toksikologi atau pemeriksaan unsur kimia dalam tubuh Lina.

Toksikologi tersebut bertujuan untuk memeriksa adakah racun di dalam tubuh Lina.

Namun, Saptono menyebut pemeriksaan tersebut tak hanya soal racun, bisa juga dari obat dan makanan yang dikonsumsi.

"Toksikologi itu tidak hanya soal racun saja. Tapi juga soal juga dari obat-obatan dan makanan yang dikonsumsi‎," jelas Saptono Erlangga.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga, di lokasi autopsi jenazah Lina, mantan istri Sule, di pemakaman di Jalan Sekelimus Utara I Kota Bandung, Kamis (9/1/2020).
Diberitakan sebelumnya, jenazah Lina, proses autopsi dilakukan di pemakaman di Jalan Sekelimus Utara I Bandung, Kamis (9/1/2020).

Autopsi tersebut melibatkan tim dokter forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Polrestabes Bandung, dan Polda Jabar.

AKBP Robert Tanjung dari perwakilan rumah sakit mengatakan, pihaknya telah melakukan proses autopsi jenazah Lina.

Ia menjelaskan, telah melakukan pemeriksaan di tubuh Lina pada bagian luar maupun dalam.

Mengenai hasil autopsi jenazah Lina, belum bisa langsung diketahui.

"Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung sudah melakukan autopsi di tubuh bagian luar dan dalam.

Namun, belum bisa disimpulkan," ujar Robert di lokasi pemakaman, dikutip dari TribunJabar.id, Minggu (12/01/2020).


Penggalian kembali makam Lina Jubaedah, mantan istri Sule sekaligus ibu penyanyi Rizky Febian, Kamis (8/1/2020).
Pemeriksaan Racun

Setelah proses autopsi, akan dilakukan pemeriksaan racun di tubuh jenazah Lina.

Selanjutnya, hasil dari pemeriksaan tersebut akan diserahkan ke penyidik.

Nantinya dari penyidik yang memutuskan mengenai hasil dari autopsi jenazah Lina.

"‎Belum bisa disimpulkan karena harus ada pemeriksaan toksikologi atau pemeriksaan racun di dalam tubuhnya ke Puslabfor Mabes Polri," ujarnya.

"Hasil dari Puslabfor diserahkan ke penyidik nanti penyidik yang memutuskan," kata Robert.

Menurutnya, pemeriksaan racun di tubuh Lina tidak didasarkan pada faktor tertentu yang melatar belakangi kematiannya pada Sabtu (4/1/2020), lalu.

"Dalam autopsi prosedurnya seperti itu," ujar Robert.

Setelah proses autopsi, jenazah langsung dibawa mengunakan ambulans dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ke TPU di Nagrog, Ujungberung, Kota Bandung.


Pemakaman ulang mendiang Lina Jubaedah, mantan istri Sule, di TPU Nagrog, Ujung berung, Kota Bamdung, Kamis (9/1/2020).
Makam Baru Dekat Keluarga

Menurut adik Lina, Yani di sela pemakaman mengatakan, pemindahan makam itu agar dekat dengan keluarga.

Kata Yani, ia tidak tahu pasti alasan kenapa Lina dimakamkan di Jalan Sekelimus.

"Itu dari keluarga sana. Waktu itu kami belum sempat mendiskusikan," ujar Yani.

"Kami masih merasa sedih. Sejak kematiannya kami merasa janggal atas kematian kakak saya," lanjutnya.(@.Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *