HEADLINE NEWS

Palsukan Data Kematian, Dua Terdakwa Divonis 1Tahun 6 Bulan Penjara.


Kabar24Jam.Com
Rabu15/01/2020
Medan- Rosmery br Simamora dan Jonni Samson Aritonang,terdakwa 
pemalsukan data kematian untuk pengurusan asuransi di PT Avrist Assurance (AA) divonis masing-masing selama 1 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim yang di Ketuai Sabarulina Ginting menyebutkan,kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 263 (2) Jos Pasal 55 (1) ke 1 KUHP. 

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa I dan II, dengan pidana selama 1 tahun 6 bulan," ucap Hakim Ketua, Sabarulina Ginting di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (15/1) sore
 
Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menyebutkan, hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa telah merugikan keuangan PT AA.sebesar Rp155.289.200.-

"Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama dalam persidangan," sebut Majelis Hakim. 

Menyekapi putusan Majelis Hakim, terdakwa Rosmery melalui penasihat hukumnya (PH) menyatakan pikir-pikir. Sementara, terdakwa Jonni melalui PH-nya menyatakan banding. 

Dalam dakwaan JPU Sri Hartati, sebelumnya disebutkan pada Juni 2018 lalu, terdakwa Rosmery mendatangi terdakwa Jonni Aritonang. Terdakwa Rosmery mengatakan kepada terdakwa Jonni, dapat mengurus ibu kandungnya atas nama Mery Christina Sitanggang  menjadi nasabah di PT Avrist Assurance dengan menggunakan surat-surat yang di palsukan. 

Kedua terdakwa oknum bidan dan buruh ini, bersama Wulandari (belum tertangkap), mengetahui bahwa Mery Christina Sitanggang telah meninggal dunia pada tanggal 04 Juni 2017. 

"Kesepakatan bersama antara terdakwa dan Wulandari, apabila klaim asuransi kematian Mery Christina Sitanggang  berhasil dibayarkan maka uang asuransi akan dibagi 3 dengan rincian masing-masing mendapatkan sebesar RP.150.000.000," ucap Jaksa.

Atas adanya laporan dari pihak investigator PT AA dan akibat perbuatan terdakwa tersebut pihak PT AA mengalami kerugian materil atas dibayarkannnya anggaran penugasan untuk investigasi sebesar Rp155.289.200. (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *