HEADLINE NEWS

Miris! Puluhan OTK Serang Rumah Boru Lubis di Jalan Alfalah Suka Maju Medan Johor.


Kabar 24 Jam.Com
Senin 27/01/2020
Medan- Puluhan orang tak dikenal (OTK) menyerang sebuah rumah milik
Sahara Boru Lubis (52) di Jalan alfalah No.58 Kelurahan Suka Maju Kec Medan Johor tepatmya di depan Mesjid Al.Ma'sum Medan Minggu (26/01) sekira Jam 02.00 Wib

Pantauan dilokasi terlihat,
suasana tegang serta ketakutan
masih menyelimuti penghuni rumah
mewah itu. Peristiwa penyerangan tersebut diketahui pemilik rumah sekitar  Jam 02.00 Wib

Penyerangan oleh orang tidak kenal (OTK) membuat sejumlah kaca rumah pada bagian depan dan samping kiri pecah dan hancur berantakan akibat lemparan benda keras

Tak hanya itu di lokasi kejadian juga  terlihat gembok pagar patah,pintu pagar terbuat dari besi terbuka lebar  batu-batu koral dan pecahan kaca berserekan, baik diluar maupun di dalam rumah.

Sementara personil polisi dari Polsek Patumbak di Pimpin Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH yang mendapat informasi langsung meluncur kelokasi kejadian perkara (TKP), dan hal ini membuat penghuni rumah itu terlihat lega.

"Ibu tenang dan ibu bersama keluarga sudah aman. Jangan takut lagi, walaupun kejadian ini di wilayah hukum Polsek Delitua, tapi karna kami dari Polsek Patumbak dekat kelokasi rumah ibu, maka kami yang diluan sampai dan sebentara lagi personil dari Polsek Delitua akan datang,"ujar Gindo menjelaskan kepada pemilik rumah yang terlihat masih shock.

Tak lama berselang beberapa orang pria datang, satu diantaranya memakai baju kaos putih memegang Hate yang belakangan di ketahui Kanit Ranmor Polrestabes Medan, berikutnya personil Polsek Delitua, dan Poldasu juga datang kelokasi kejadian langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi dihimpun kru Media ini,
menyebutkan penyerangan itu terjadi
ketika pemilik rumah sedang terlelap tidur di dalam kamarnya masing-masing dan terbangun setelah mendengar suara kaca pecah.

Hanan (30) salah seoran anak pemilik rumah ketika di wawancarai kru Media ini mengatakan, kejadian penyerangan itu yang sangat menakutkan seisi rumah dan kejadian itu benar-benar mencekam

"Mendengar ada suara kaca pecah dan berisik suara orang, Saya sempat keluar kamar untuk melihat apa yang terjadi, namun dikarnakan takut terluka Hanan kembali kedalam kamarnya,"ujar Hanan ibu dua anak yang mengaku takut dan shock

Dikatakannya kalau dirinya melihat kaca berpecahan akibat dilempar,  tak hanya itu Hanan juga melihat kalau para peluku masuk sambil melempari kaca dengan batu.

Masih kata Hanan menjelaskan, para laku ada yang depan dan ada juga di samping dan sebagian di pinggir jalan, melihat hal itu Hanan memutuskan untuk kembali masuk kedalam kamar.

Bahkan katanya lagi, kalau ia dan ibunya serta dua adiknya mendengar suara kaki berjalan sambil berbisik-bisik disamping sembari menarik-narik jendela kamarnya.

"Kejadian itu sangat menakutkan. Apa lagi kami di dalam rumah semuanya prempuan, cuma empat orang kami dirumah. Saya, ibu dan dua adik perempun saya, serta dua orang anak saya yang masih kecil,"
jelas Hanan yang wajahnya tampak masih kalut dan shock karna ketakutan.

Hanan menambahkan, sepintas ia melihat kalau para OTK yang datang mengenderai kereta, sebelum masuk kehalaman rumah, mereka terlebih dahulu merusak gembok pintu pagar, selanjutnya melempari kaca rumah hingga pecah diperkirakan masih berusia remaja. 

"Kayaknya yang saya lihat
sepintas dan mendengar
suara berbisik-bisik disamping
rumah sambil menarik-narik
jendela OTK yang menyerang
dan menghancurkan kaca-kaca
ini diperkirakan mereka masih
berusia remaja,"sebut Hanan menambahkan.

Tapi setelah mereka mendengar suara tangisan anaknya para OTK langsung pergi menuju Jalan Simpang STM, sedangkan sebelum anaknya nangis, ia dan ibunya serta kedua adiknya tidak berani bersuara.

"Mereka langsung pergi meninggalkan rumah ini menuju Jalan Simpang STM, setelah anak saya menangis,"beber Hanan heran.

Ditanya apa penyebab rumahnya diserang para OTK, Hanan mengaku tidak tau. Dan bahkan ketika kembali ditanya apakah keluarganya ada punya musuh atau masalah, Hanan juga menjawab, kalau keluarganya tidak pernah punya musuh baik itu kepada jiran tetangga maupun diluar. 

" Setahu saya keluarga kami tidak punya musuh, baik itu kepada jiran tetangga maupun diluar," ucapnya.

Sayangnya ketika saat akan ditanya lebih jauh lagi, Hanan keburu pergi meninggalkan awak media ini, dan terlihat Hanan memberi keterangan pada Polisi dan saat itu jarum jam telah menunjukkan angka 03.30 Wib.

Sementara dari kejadian ini Hanan dan Ibunya Sahara Boru Lubis belum mengetahui apa penyebab rumahnya di serang orang tak dikenal itu.

Sedangkan pantauan terakhir personil polisi terlihat sudah mengambil keterangan pemilik rumah. Sementara kanit Ranmor Polrestabes Medan mengatakan kalau dirinya malam itu lagi tugas pawas “Tadi kita tahu ada kejadian karna malam ini saya lagi pawas," bilangnya sembari bertanya dari mana dan setelah di jawab sang Kanit lalu tersenyum dan menganggukkan kepalanya (Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *