HEADLINE NEWS

Ditipu Kenalan di Facebook, Janda Anak 4 Asal Hamparan Perak Nangis Kehilangan Motor


Kabar 24Jam.Com
Senin 27/01/2020
Medan- Nasib sial dialami Erlina Susander (42) warga Komp Perumahan Yuki Haparan Perak Deli Serdang.Janda anak empat telah bercerai 8 bulan ini menangis dan linglung menjadi korban penipuan oleh teman lelakinya, yang baru 15 hari kenalan di Facebook.

Korban kehilangan motot
Yamaha Vino warna merah setelah
dibawa kabur oleh teman lelakinya bernama Merianto (42) yang mengaku warga Perbaungan Serdang Bedagai yang diduga sudah terencanakan. Kejadian tersebut terjadi di depan SPBU Jalan SM.Raja Amplas, Sabtu (25/01) sekira Jam 21.00 Wib

Dikatakannya, saat meraka jalan-jalan memang yang bawa kereta itu taman laki-lakinya, takut ada polisi pelaku minta agar STNK dia yang pengang. Tapi setalah malam tiba teman laki-lakinya minta di antarkan ke Amplas tepatnya SPBU

"Saat itu saya dan dia  baru habis jalan-jalan, dia minta antar mau pulang ke Perbaungan, sebelum pisah kami singgah di SPBU, saat itu saya mau cucu muka di kamar mandi SPBU tersebut,"ujar Lina

Tapi setelah selesai cucu muka dan keluar dari kamar mandi, teman laki-lakinya bersama kereta korban sudah tidak ada lagi. Setelah ditunggu-tunggu ternyata pelaku tidak kembali lagi, dan hape serta WAnya sudah tidak aktif lagi.

Lina mengaku, bahwa dirinya kenalan di Facebook baru 15 hari yang lalu. Setelah berkenalan pelaku pun meminta jumpa, dan pelaku pun datang kerumah korban, selanjutnya hubungan keduanyapun berlanjut. Hingga akhirnya motor Linapun raib di larikan teman laki-laki itu.

Lina menjelaskan, pelaku kenalan di Facebook  menggunakan akun dengan nama Merianto, dan mengaku orang Perbaungan.

“Kita pun sering berkomunikasi via FB dan Whatsapp hingga dia menawarkan untuk menikah, dan menyuruh mengurus surat cerai dan mantan suami saya.Hingga hari ini (Sabtu.red) saya ketemu dengan dia, namun ternyata dia malah membawa motor milik saya," tuturnya.

Ditanya ciri-ciri  pelaku  yang 
membawa kendaraannya itu, Lina malah menangis tak mau menjawab dan begitu juga saat ditanya nomor plat Nopol (BK) keretanya Lina hanya mengeleng gelengkan kepalanya sembari menangis lagi.

Sementara informasi diperoleh kalau Lina Jam 21.00 telah terduduk  lemas tak tau mau kemana di salah satu mini market Amplas.Untung ada Warga yang melihat peristiwa tersebut merasa kasihan, kemudian oleh warga korban penipuan ini diajak ke Polsek Patumbak untuk mengadukan nasibnya.

Laporan korban telah kita terima, namun lebih lanjutnya kita minta korban datang lagi membawa bukti kepemilikan kenderaannya yang dilarikan teman laki-lakinya itu,"kata petugas Sentra Pelayanan Polisi (SPK) Polsek Patumbak.(Red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *