HEADLINE NEWS

Tak Sesuai SOP, Kapolsek Pancur Batu Keluarkan Barbut Mobil Hasil Tindak Pidana


KABAR 24JAM.COM
 PANCUR BATU
- Dituding bertindak tak sesuai standard operasional ( SOP ) karena mengeluarkan barang bukti mobil pick up Mitsubishi BK 8398 XC milik Nurbetti Tarigan Warga Jalan Luku Gang I Sepadan Desa Kwala Berkala yang hilang pada tanggal (15/5/2019 ) dengan imbalan uang Rp. 20 juta dan bukan itu saja peristiwa serupa juga pernah terjadi saat Kanit Intelkam Polsek Pancur Batu Iptu Syahril Siregar berpatroli dikawasan jalan GBKP desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu ia menerima laporan dari masyarakat bahwa didesa Durin Simbelang marak peredaran narkoba dan perjudian, lalu ketika dilakukan penyelidikan ternyata benar di warung kopi milik Aris ditemuian 2 unit mesin jacpot dalam keadaan beroperasi dan juga di lokasi ditemukannya alat hisap sabu berserakan di lantai. ( 20/5/2019) Petugaspun langsung berusaha mencari pemilik warung namun tak ditemukan dan akhirnya petugas Intel Polsek Pancur Batu langsung membawa jacpot tersebut ke komando namun setelah beberapa hari tersiar kabar mesin judi jacpot yang diamankan di dalam ruangan Kanit intel telah dikembalikan pada pengelola dengan imbalan uang Rp.10 juta dan saat barang bukti diserahkan pada pemilik tidak dilengkapi dengan LP model A dan surat titip rawat serta pemilik juga tidak di BAP terlebih dahulu, namun hal ini ketika dikonfirmasi oleh awak media (10/7), Kapolsek Pancur Batu Membantah.

"Awalnya kan Kanit Intelkam Polsek Pancur Batu menerima laporan dari masyarakat bahwa di perumahan Griya Permata 2 Desa During Janggak Kecamatan Pancur Batu ada yang menawarkan mobil pick up dengan harga yang sangat murah jauh dibawah harga pasaran, lalu Kanit Intelkam Polsek Pancur Batu bersama anggotanya meluncur ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan saat tiba di lokasi, petugas kami hanya menemukan mobil pickup tersebut dan tak menemui pelaku, lanjut mobil itu di boyong ke komando,"ucap Kompol Faidir Chaniago.

Lanjutnya lagi, nah setelah mobil di boyong ke komando, lalu berselang beberapa lama pemilik mobil datang dan meminta mobilnya agar dikembalikan, nah pada saat kejadian hilangnya mobil tersebut korban ( Nurbetti ) tidak membuat LP, nah setelah mobil ditemukan, mobil langsung di  kembalikan pada pemiliknya.

"Kalau masalah  katanya, saya menerima uang Rp.20 juta, siapa yang bilang, cak tanya sama yang ngomong itu siapa yang menyerahkan dan siapa yang menerima, jangan asal nuduh kan wajar kalau saya kembalikan mobil milik korban yang kami temukan kepada pemilik setelah dicuri kawanan maling," pungkas Faidir Chaniago. ( Red/Kabar 24Jam )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *