HEADLINE NEWS

3 dari 17 Pelaku Becak Hantu Diringkus Pegasus Polrestabes Medan, 2 Diantaranya dihadiahi Timah Panas


KABAR 24JAM, MEDAN - Tim penaganan gangguan khusus ( Pegasus ) Polrestabes Medan berhasil meringkus tiga dari 17 orang pelaku Curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan, dua diantara ketiga pelaku diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi oleh Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira, dan Kanit Pidana Umum Iptu Said Husein pada saat pemaparan kasus di lobby utama Polrestabes Medan, Kamis ( 18/7/2019) jam 11:30 WIB menjelaskan bahwa pihaknya dari unit pidana umum Satreskrim Polrestabes Medan berhasil menangkap 3 dari 17 orang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan terkait kasus pencurian yang viral di Medsos dengan sebutan "becak hantu"  yang mana para pelaku beraksi dengan menggunakan becak bermotor jenis pengangkut barang.

"Awalnya kita dapat informasi dari masyarakat dan beberapa media sosial tenntang maraknya aksi pencurian dengan menggunakan becak bermotor yang disebut becak hantu, lalu dari sini kami melakukan penyelidikan dengan menurunkan serta menyebar petugas berpakaian preman kelokasi yang dianggap berpotensi terjadi tindak pidana pencurian, dan akhirnya kami berhasil menangkap 3 dari 17 pelaku becak Hantu diantaranya yang pertama kali berhasil kami tangkap adalah Parsian Sihotang (22) warga Jalan Elang Ujung  nomor 5 Perumnas Mandala, Parsian kami tangkap dari Jalan Denai dekat jembatan tol (15/7) lalu Natal Perangin-angin (22) Warga Jalan Elang Ujung, kami tangkap dari warung nasi di Jalan Garuda Perumnas Mandala serta Antonius (17) warga Jalan Cendrawasih Elang 2 Perumnas Mandala," ucap Kombespol Dadang Hartanto.

Kata Kapolrestabes  Medan lagi, para pelaku beraksi membentuk beberapa kelompok terdiri dari 3 orang mengendarai becak, mengelilingi kota Medan dengan becak mencari lokasi rumah warga yang akan dicuri.

"Setelah ketiga tersangka ditangkap dan saat ketiganya dibawa petugas untuk pengembangan kasus dan mencari barang bukti, dua tersangka atas nama Parsian Situmorang dan Natal Perangin-angin berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, setelah diberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan akhirnya keduanya dilumpuhkan dengan memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki keduanya," pungkas Kapolrestabes Medan.

Selain ketiga tersangka yang berhasil ditangkap, Satreskrim Polrestabes berikut nama-nama rekan-rekan pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO ) diantaranya, Jimrin, Alex, Markus, Helen, kopral, Ida, Lenta, Toni, Markus, Rendi, Kocu, Justin dan Locot.

Dari ketiga tersangka turut disita barang bukti berupa 4 unit becak bermotor pengangkut barang, 2 sepeda motor merk Honda Vario dan Yamaha Mio, 2 gunting besi, linggis, martil, kunci T, anak kunci, kunci leter L, uang tunai Rp 25.000 ( dua puluh ribu ) dan 1 flash dish berisi rekaman CCTV saat para pelaku beraksi. (Red/ Kabar 24Jam )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *