HEADLINE NEWS

Modus Tipu-tipu Bambang Pujiono CS Raup 80 Juta Dari Korbanya




KABAR 24JAM, MEDAN AREA



Aksi tipu-tipu, Bambang Pujiono alias Andi (33) akhirnya kandas ditangan polisi. Meski sempat menikmati uang hasil penipuan yang dilakukannya, pelaku pun berhasil diciduk polisi 2 hari setelah.

Penangkapan itu dilakukan polisi Polsek Medan Timur di rumahnya, Jalan Kapten Rahmad Budin, Komplek Graha Tama Town Hous A1, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (13/6) kemarin.

Menurut informasi yang diperoleh di kepolisian, ditangkapnya tersangka Bambang, berawal dari laporan korbannya, Sudianto (82) warga Jalan Mahoni Mas, Komplek Jati Mas, Blok B, No 10, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Senin (10/6) sekira jam 16.44 wib.

Dalam menjalankan aksi penipuan itu, tersangka Bambang tak sendiri. Ia bersama temannya, DI bersepakat melakukan penipuan berdasarkan nomor telfon. Nomor telfon dihubungkan secara acak, hingga menyambung ke nomor telfon korban.

Saat itu, teman pelaku berinisial DI yang melakukan pembicaraan. Dengan bermoduskan kalau ada salah satu anggota keluarga korban yang Tenga tersangkut narkoba.

"Melalui telfon yang diacak tadi, tersangka DI mengatakan kalau anggota keluarga korban tertangkap karena kasus narkoba dan akan ditembak lalu dipenjarakan. Tersangka mengaku bisa mengurusnya," terang, Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin didampingi Kanit Reskrimnya, Iptu Prasetiyo saat memaparkan kedua tersangka di Polsek Medan Timur, Senin (24/6) sore.

Dari seberang telfon, tersangka DI meminta uang jaminan. Kesepakatan uang seharga Rp 80 juta pun diamini korban.

Setelah dipastikan terpedaya, barulah Bambang ambil bagian tugas. Ia mendatangi rumah korban dan mengambil uang tersebut. Disitu tersangka Bambang sempat mengatakan akan mengurus keluarga korban secepatnya dan meninggalkan nomor telfon.

Namun, setelah kepergian Bambang dari rumah korban, keluarga korban yang dituduhkan ditangkap narkoba tadi ternyata pulang dan mengaku dalam kondisi baik-baik saja.

"Karena merasa tertipu, korban pun akhirnya membuat laporan ke Polsek Medan Timur," kata, Kompol M. Arifin.

Dua hari setelah dilaporkan, polisi melakukan penyelidikan. Dari pelacakan yang dilakukan, polisi akhirnya mengetahui keberadaan pelaku.

"Kita tangkap tersangka Bambang di rumahnya menggunakan IT kita melalui nomor hpnya," jelasnya.

Dari penangkapan itu, polisi turut menyita TV LCD, Speaker, dan kulkas 2 pintu.

Tersangka Bambang mengaku memperoleh bahagian sebesar Rp 51 juta. Sementara sisanya untuk DI yang bertugas menelfon dan melobi korban. "Uangnya saya gunakan buat foya-foya dan beli barang," aku, Bambang dihadapan petugas.

Saat ini polisi masih menelusuri keberadaan tersangka DI guna dilakukan pengejaran.

"Mereka 2 orang dan bisa saja lebih, jadi masih kita selidiki. Temannya sudah kita ketahui identitasnya," jelas Kompol M. Arifin.

Mantan Kasi Propam Polrestabes ini lagi, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mengetahui apakah ada korban lainnya.

"Korbannya masih banyak dan masih kita telusuri. Polsek-polsek lain dan Polda sudah kita surati mengenai adanya korban dengan modus yang dilakukan mereka ini," pungkasnya. 





Red/Kabar 24Jam

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *