HEADLINE NEWS

Jadi Ketua RT 03 Sampali, M. Daud Semangat Galakkan Ronda dan Gotroy



KABAR24JAM.COM
KAMIS 13/06/2019
- PERCUT

Sosok M. Daud memang sudah lumayan familiar di kawasan lahan garapan simpang Beo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pasalnya, ayah 5 anak ini terlibat ikut terjun bersama masyarakat lainnya dalam memperjuangkan tempat tinggal bagi masyarakat di kawasan Desa Sampali. Dia dulu juga didaulat menjadi Ketua BPRPI (Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia) setempat selama 7 tahun.

Sejak digantikan, ia terus memupuk silaturrahmi dengan cara pergaulan baik dan gemar membantu serta bergotong royong bersama penduduk disana. Sehingga, tak banyak orang yang tak kenal pria bertubuh kurus itu jika tinggal dikawasan itu.

Karena itu, ia kini diminta kebanyakan masyarakat disana untuk mendukung M. Daud dalam membantu sistem dan perkembangan pembangunan Desa Sampali. Atas pinta dan dorongan masyarakat juga, ia pun setuju ketika ditunjuk sebagai Ketua RT 03.

"Sebenarnya ini tawar saya ke 2 untuk menjadi Ketua RT disini, tapi saya dulu menolaknya dengan alasan kesibukkan di berbagai bidang yang masih ditekuninya kala itu," aku, M. Daud, dihadapan beberapa masyarakat kawasan Lahan Garapan. Desa Sampali, Kamis (13/6) siang.

Kini, dirinya mengakui bahwa kegiatannya semakin banyak terbuka. Disamping kini usaha warung kopi yang dibukannya lebih banyak dibantu sang istri, ia kini lebih melirik kepedulian kepada lingkungan dimana dia tinggal.

"Ini adalah amanat, meski tidak digaji sebagai RT, ini sekalian memang rasa tanggungjawab kita semua yang tinggal dimanapun berada, harus jaga lingkungan dan berharap tempat tinggal nyaman dari gangguan," tuturnya.

Pria kelahiran 1979 ini sempat merasakan bahwa perubahan lingkungan di kawasan tempat tinggalnya kian bertambah padat. Maka dari itu, ia memaparkan bahwa kawasan garapan di Desa Sampali banyak dihuni orang-orang pindahan.

Sisi positif yang dirasakan adalah semakin ramai penduduk disana. Namun atas perkembangan itu, maraknya kejahatan dan tidak ada rasa peduli lingkungan juga semakin tersa.

"Itulah alasannya kenapa saya mau ditunjuk sebagai Kepling. Saya ingin menggalakan rasa kebersamaan minimal di RT saya dengan Ronda malam serta Gotong Royong," ungkapnya, sembari menunjukan SK pengangkatan atasnya sesuai SK Kadus, Abdullah Panjaitan Nomor: 470/Ka DSN XVI/SAMPALI/2019.

Ia mengatakan, tujuan umum yang biasa digagas para Kepling yang juga diharapkannya adalah tak muluk-muluk dan sekedar omongan belaka. Sebab, tujuan murninya juga untuk membuat lingkungan tempat tinggalnya aman dan kondusif.

Kenapa? Ramainya penduduk pindahan yang tak dikenal juga menambah kesemerautan di tingkat Lingkungan. Hal itu menurutnya patut didata, sehingga maraknya aksi pencurian, begal, bahkan tindak kriminal pencabulan serta pemerkosaan, hingga pembunuhan yang pernah terjadi di kawasan tempat tinggalnya dapat diminimalisir.

"Sekarang banyak yang mengeluhkan rumahnya kemalingan, perampokan kreta, terjadi pencabulan, penganiayaan, pemerkosaan, bahkan kemarin ada tragedi pembunuhan di kawasan Kafe. Warga disini yang menjadi korban pas melapor itu banyak orang pindahan. Pas kejadian menimpa baru melapor. Untuk itu saya mau mulai dari dasar untuk menggandeng warga agar rumah kita disini bisa lebih aman dan nyaman," imbuhnya.

Harapan dan cita M. Daud tentunya disambut baik dan dukungan penuh masyarakat. Sumiran dan Ponidi selaku Ketua STM RT 03 dan para pengurus antusias bisa ikut bekerjasama dengan M. Daud dalam menggalakkan rasa kecintaan dan kepedulian lingkungan setempat dari para pelaku kejahatan. Terkhusus buat lingkungan tempat tinggal menjadi lebih rapi.

"Gotong royong kita galakan supaya jalanan di kawasan kita ini bisa lebih baik, gak lagi banjir atau berlobang parah. Yah, sama-sama lah kita bekerjasama, ini kan untuk kita juga. Saya harap, semua masyarakat khususnya RT 03 mendukung dalah hal itu, sehingga semngat saya tak hanya sendiri," harapnya.

Putra dan Rahman, warga sekitar juga mengaku mendukung penuh kegiatan yang akan digalakkan sosok Ketua RT yang baru.

"Karena kami pun gak mau kalau selaku Ketua RT hanya diam. Vakum gak ada kegiatan untuk kemajuan dan pembangunan kawasan. Semoga pak Daud lebih baik lagi dari Ketua RT 03 sebelumnya.

Meski begitu, M. Daud juga berharap sekiranya pemerintah di atasnya mulai Kepala Desa Sampali Hinga Camat Percut Sei Tuan, memberikan pelatihan, pembelajaran kepada seluruh RT dalam menghadapi situasi permasalahan yang ada di masyarakat.

"Supaya kita juga pintar dan bijaksana. Jadi kita gak jalan sendiri. Ada program yang terarah kepada masing-masing kita dan semoga mereka juga memberikan perhatian baik ke kita," pungkas M. Daud sambil terlihat sibuk melakukan pembersihan rumput dan sampah dikawasan pondok rumahnya. (Red)



Redaksi

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *