HEADLINE NEWS

Berani Beraksi di Wilkum Polrestabes Medan, 3 TSK Kena Pelor di Kedua Kakinya
















KABAR 24JAM, MEDAN




Pegasus Satuan reserse kriminal Polrestabes Medan mengambil tindakan tegas terukur terhadap tiga orang residivis spesialis pembobol rumah yang sering beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Ketiga tersangka terpaksa  dihadiahi pelor oleh polisi  tepat di kedua kakinya yaitu Johanes Pakpahan alias Pekok (24) warga Jalan Elang II Perumnas Mandala, Pokki Sinaga alias Pokki (25) warga Jalan Selambo Toba Gang Muara Kelurahan Hutan Kecamatan Percut Sei Tuan dan Torris Bahlul Marisi Simamora (22) warga Jalan Panglima Denai Gg Jermal Baru Kecamatan Medan Denai.

“para tersangka ini beraksi melakukan pencurian dengan membongkar rumah korban yang ditinggalkan kosong, mereka mengambil apa saja yang ditemukan di dalam rumah yang dinilai berharga seperti sepeda motor, laptop, uang, digasak mereka,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Senin 17 Juni 2019.

Lanjutnya lagi, salah seorang korban dari keberingasan  kawanan pencuri ini adalah Hendri Winardi umur 35 tahun, warga Jalan Brigjen Zein Hamid Simpang Kanal Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor.

Para tersangka yang berhasil masuk kerumah korban, jelas Putu telah menggasak 2 unit sepeda motor, Yamaha N Max dan Yamaha RX King, 2 unit laptop, uang tunai Rp32 Juta, 1 lembar cek giro Panin Bank sebesar Rp16.3 Juta, 1 lembar cek giro CIMB Niaga Rp11,2 Juta, 1 lembar cek giro Bank BNI Rp1,3 Juta, 1 buah BPKB mobil Suzuki Carry BK 9570 VQ, 1 STNK dumptruk BK 8221 DZ dan 1 buah speksi dumptruk.

“Kejadian pada tanggal 23 Mei 2019, pada 27 Mei kita amankan 3 orang yang mana semuanya residivis,” jelas kasat Reskrim Polrestabes Medan.

Ketika ditangkap, kata AKBP Putu Yudha, ketiga tersangka mencoba melakukan perlawanan sambil berusaha melarikan diri sehingga petugas dengan terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki kanan dan kiri ketiganya dan selanjutnya untuk mengeluarkan pelor yang bersarang dikaki, mereka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut jalan Wahid Hasyim Medan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Ketiga tersangka  masuk kedalam rumah korban dengan menggunakan linggis, membongkar rumah pelaku sudah beraksi di 9 TKP lainya di Medan,” pungkas Putu.

Sementara dihadapan polisi, ketiga tersangka tampak kesakitan saat berada di gedung Satreskrim Polrestabes Medan menyatakan tobat berbuat jahat.

“kalau  keluar nanti  masih berani beraksi"  tanya perwira berpangkat dua melati ini.

“Ngak pak, kami tobat,” kata ketiga tersangka sambil meringis akibat bekas tembakan senjata api tim Pegasus yang masih dibalut perban.

Perbuatan ketiga tersangka diganjar dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun kurungan penjara.




Red/Kabar 24Jam

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *