HEADLINE NEWS

Kategori

Biadap Ayah Dan Paman Kandung Perkosa Anak Gadisnya



Kabar24Jam.com
Minggu 07/10/2018
-Lampung-
Dasar Bejad pelaku pemerkosaan secara bergiliran yang korbanya tidak lain anak kandung sebut saja Mawar (17) yang tercatat sebagai warga dalam Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara Lampung terkuak dan satu persatu mulai ditangkap petugas.

Yang pertama ditangkap Darisun (41) yang tak lain ayah kandung korban sekaligus sebagai utak pemerkosaan, kemudian Marhasan alias Cecep (41) yang tercatat sebagai paman kandung korban dan terakhir Ngatimin alias Demin (50) temen akraf ayah korban (Darisun,red).

Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K Jum’at (05/10/2018) ketika dikonfirmasi melalui Kasatreskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, S.I.K. membenarkan berhasil menangkap tiga pelaku pemerkosaan secara bergiliran, ketiganya sebagai warga dalam Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Dihadapan petugas Darisun yang merupakan utak pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri sejak tahun 2017 hingga September 2018 lalu, perbuatan bejad itu dilakukan semenjak bercerai dengan istrinya dan saat melakukan itu mengaku khilaf, tetapi sampai berulang-ulang, terang Donny.

Masih kata Kasatreskrim,  kalau Cecep sebagai paman korban ngaku menggilir keponakanya sendiri dari Agustus 2018 sebanyak lima kali. Cecep melakukan utak bejadnya dirumah korban ketika usai mandi. Disaat itulah hasrat birahi Cecep timbul dan memperkosa Bunga. Bahkan Cecep saat melakukan pemerkosaan dengan ancaman senjata tajam, imbuh AKP Donny.

Lebih jauh diungkapkan Kasatreskrim, kalau Ngatimin alias Demin ini ikut menggilir korban mengaku sebanyak lima kali dari bulan Mei-September 2018. Hal Itu Demin lakukan lantaran Darisun berutang uang senilai Rp 600 ribu dan Darisun meminta Demin untuk menikahi anaknya. “Demin ikut menggilir dirumah korban saat kondisi rumah sepi,” jelas Kasat.

Penangkapan bermula saat korban menceritakan yang dialami ke bibinya, lalu bibinya menceritkan ke ibu kandung korban dan kerabat lainnya. Setelah itu mereka langsung melapor ke polisi.

“Setelah kami menerima laporan serta keterangan korban, anggota langsung lakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku dan ketiga pelaku ditangkap ditiga tempat berbeda”, beber Donny.

Masih kata Kasat, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap ketiga pelaku, jika terbukti ketiganya akan di dijerat UU perlindungan anak dengan ancaman kurungan minimal 15 tahun atau seumur hidup . Sementara korban kini masih terlihat trauma berat dan masih ditangani oleh psikolog, ungkapnya.(Rls team)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *