HEADLINE NEWS

Tekap Polsek Patumbak,Bersama Polrestabes  dan Jajaran Medan Gerebek Jarmal 15

By On Maret 28, 2020


Kabar 24Jam.Com
Deli Serdang-Tim Anti Bandit
(Tekab) Polsek Patumbak bersama Polrestabes Medan dan Jajarnya kembali Gerebek Kampung Narkoba dan Judi di Jalan Manunggal Jermal 15 Ujung,Deli Serdang Kamis (26/03) malam.

Pantauan ditempat Kejadian
 Perkara (TKP) terlihat ratusan warga berkeluaran dari rumahnya masing-masing kejalan saat melihat ratusan polisi berpakaian lengkap dan pereman berdatangan melakukan penggerebekan.

Melihat kedatangan polisi para bandar, pengerar dan pecandu narkoba maupun bandar judi Jackpot serta judi tembak ikan berhamburan meninggalkan rumahnya masing-masing dalam keadaan kosong. 

Saat rumah-rumah tersebut digeledah, personel.Polrestabes Medan dan jajarannya, termasuk Tim Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak, tidak menumukan target yang dicari, hanya menemukan alat isap sabu berupa bong dan bungkus plastik sabu, baru siap pakai berserakan di dalam dan di luar lokasi.

Tak hanya itu, personil gabungan yang datang kelokasi itu juga terlihat menemukan koin mesin judi 
jackpot, dan mesin judi tembak ikan di salah satu rumah di kampung narkoba tersebut.

Selain bong dan bungkus plastik sabu, koin mesin judi jackpot,
dan mesin judi tembak ikan polisi juga berhasil mengamankan sedikitnya 6 orang pria yang di duga sebagai pengedar dan pemakai narkoba.

Pantauan terakhir terlihat alat isap sabu berupa bong dan bungkus plastik sabu, koin mesin jackpot beserta beberapa orang pria turut diboyong ke Polrestabes Medan, sedangkan mesin judi jackpot dan mesin judi tembak ikan dihancurkan

Sementara Team Anti Bandit (Tekap) Polsek Patumbak yang ikut bergabung dengan Polrestabes Medan dan jajaran yakni Panit 1 Reskrim Iptu Ichwan Nasution, SH, bersama Ao.Tamba, Lamhot Hutabara, Ali Harahap,R Manurung, Ronal Sinurat dan Jufi

Panit 1 Reskrim Iptu Ichwan Nasution, SH, Sabtu (28/03) sore mengatakan, ikutnya Tim Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak dalam pengerebekan di Jalan Manunggal Jermal 15 Ujung,atas perintah Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK.

Semantara informasi terakhir 
diperoleh dari  tempat Kejadian Perkara kedatang persinil polisi ke kampung narkoba Jermal 15 disebabkan ada beberapa orang personil polisi dari Polsek Percut Seituan yang lagi menjalakan tugas mendapat perlawanan oleh para bandar dan pengedar narkoba bahkan dilempari batu (Red)

Dugaan Korupsi Benih Padi, Terdakwa Minta Dibebaskan Dari tuntutan JPU

By On Maret 28, 2020

Kabar24Jam.Com
Medan-Setelah dituntut masing-masing 7,5 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyaluran benih padi inbrida bersubsidi terdakwa Ir M.Rusdi Nasution (54), mantan Manager PT. Sang Hyang Seri (Persero) Deli Serdang, dan Syafriadi (54)selaku Asisten Manager minta dibebaskan dari unsur dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU)
 .
Demikian dikatakan Feri Anton Surbakti penasahet hukum terdakwa dalam pledoi (notabelaan) terhadap terdakwa yang dibacakan di hadapan majelis hakim tipikor Pengadilan Neger (PN) Medan, Kamis (26/3).sore

Dikatakan, apa yang dituduhkan jaksa dalam dakwaan dan nota tuntutan sangat tidak beralasan, sebab terdakwa hanya satu bulan bertugas sebagai penyalur benih inbrida bersubsidi (Agustus – September 2016) .

Selain itu, Feri Anton Surbakti, selaku penasihat hukum.terdakwa menolak hasil audit kerugian negara yang dilakukan oleh auditor yang tidak kompeten, yakni hanya berkapasitas pekerja di kantor akuntan publik.

Kemudian, ungkap Feri, para petani penerima bantuan benih, saat didengar kesaksiannya menyatakan jika bibit padi yang disalurkan cukup baik secara produksi.

“Lagi pula terdakwa tidak terkait dengan kontrak. Sebab kontrak dibuat kantor pusat yang tidak melibatkan terdakwa,” jelas Feri.

Usai pembacaan pledoi, dilanjutkan dengan tanggapan JPU secara lisan atas pledoi. Kemudian majelis hakim.diketuai Ahnad Sayuti menunda persidangan hingga Senin (30/3) dengan agenda pembacasn vonis hakim.

Sebagai mana diketahui, terdakwa Ir M.Rusdi Nasution (54), mantan Manager PT. Sang Hyang Seri (Persero) Deli Serdang, dan Syafriadi (54)selaku Asisten Manager dituntut masing-masing 7,5 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyaluran benih padi inbrida bersubsidi.

Kedua terdakwa juga dikenai denda Rp 300juta subsider 3 bulan penjara dan dibebankan mengganti kerugian negara secara tanggung renteng sebesar Rp. 1.829.371.404, subsider 3 tahun 9 bulan penjara.

Menurut Jaksa, kedua terdakwa secara melawan hukum menyalurkan benih padi inbrida bersubsidi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara.

“Benih padi yang disakurkam, tidak bersertifikat, tidak terdaftar dan tidak sesuai peruntukannya, ” jelas JPU dalam nota tuntutan yang disampaikan dalam persidangan, Selasa (24/3/2020).

Kedua terdakwa, papar JPU, melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU Nomor : 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah UU Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.(Red)

TNI/POLRI DAN MUSPIKA BESERTA STAKEHOLDER MEDAN BELAWAN ADAKAN PENYEMPROTAN MASSAL CAIRAN DISINFEKTAN GUNA MUTUSKAN RANTAI PENYEBARAN VIRUS CORONA

By On Maret 28, 2020


Belawan.Kabar24jam.com-Muspika Medan Belawan, Koramil 09 Belawan dan Personil Polsek Belawan akan melakukan penyemprotan secara massal cairan Disinfektan dalam rangka membasmi Virus COVID 19, di wilayah Kec.Medan Belawan,Sabtu (28/03/2020) sekira pukul 09.00 WIB s /d selesai.


Sebelum dilakukannya penyemprotan cairan Disinfektan, terlebih dahulu dilakukan Apel konsolidasi yang di pimpin Camat Medan Belawan dan dihadiri oleh Personil Polsek Belawan,Personil Koramil 09 Belawan,Para Lurah se Kec. Medan Belawan,Tokoh Masyarakat H.Irfan Hamidi,Para Relawan dari PAC.Partai GERINDRA Kec.Medan Belawan ,Para Kepling Kec.Medan Belawan.


Pukul 09.30 WIB petugas penyemprotan cairan Disinfektan tersebut di bagi menjadi 6 (enam) Kelurahan di Kec. Medan Belawan, tiap Kelurahan cairan Disinfektan di bagi 10 (sepuluh) liter selanjutnya dilaksanakan kegiatan penyemprotan kelingkungan warga dan fasilitas umum.

Saat ini giat penyemprotan cairan masih berlangsung di setiap Kelurahan berjalan aman dan lancar.

(Red/wilmar/kasat intel)

Gedung Sat Intelkam Polres Pelabuhan Belawan Di Resmikan dan di Tandatangani Kapolres AKBP Dayan

By On Maret 27, 2020

Belawan.Kabar24jam.com.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP DR Mhd R Dayan.SH.MH melaksanakan Peresmian Gedung Satuan Intelkam Polres Pelabuhan Belawan,jumat (27/3/2020) sekira pukul 09.20 wib

Kegiatan tersebut dihadiri Waka Polres Kompol Zonni Aroma.SH.MH, Kabag Ops Kompol Mustafa,Kabag Sumda Kompol Waskita S Sari, Kabag Ren Kompol Ilham Aceh, Kaaat Intel AKP Syahrial E Siregar.SH, Kasat Narkoba AKP Juliadi,Kasat Lantas AKP MH Sitorus, Kasat Sabhara AKP Hendri Yanto Sihotang, Kasat Binmas, AKP Gunawan, KBO Sat Intelkam, Iptu Jon Simon, Kasi Propam Ipda Yosafat serta Para Kanit dan Personil Satuan Intelkam Polres Pelabuhan Belawan.

Kasat Intekam AKP Syahrial Siregar mengatakan Acara peresmian gedung tersebut didoai oleh Ustad Mulyadi dan Penandatanganan Prasasti oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. Mhd. R. Dayan SH.,MH disertai  Pengguntingan Pita.

Selanjutnya Makan Bersama dan peninjauan ruangan Pelayanan SKCK,  Pukul 09.35 Wib rangkaian Kegiatan Peresmian Gedung Sat Intelkam selesai dilaksanakan, situasi berjalan dalam keadaan aman dan baik.Tutup Kastel AKP Syahrial Siregar.

(wilmar/kastel)

UNSUR PATROLI LANTAMAL I MENANGKAP DUA PENCURI YANG MENYATRONI KAPAL SANDAR DI BELAWAN

By On Maret 27, 2020

Kabar24.jam.com.Unsur Patroli Lantamal I, Kapal Patkamla (Patroli Keamanan Laut) Pulau Bengkaru berhasil menangkap dua tersangka yang berencana melakukan pencurian dengan pengancaman kekerasan terhadap ABK TB Hangtuah II yang sedang sandar di Dermaga Ujung Baru, Belawan, Sumatera Utara. Rabu (25/03/2020)

Sekitar Pukul 21.00, TB Hang Tuah II melalui radio meminta bantuan bahwa dua orang tidak dikenal menaiki Kapal TB Hang Tuah II. Kapal Patkamla Bengkaru Satrol Lantamal I yang saat itu sedang jaga alur memonitor dan merespon cepat dengan langsung menuju sumber yang meminta bantuan tersebut dengan menggunakan sarana sekoci  karet.

Sepuluh menit kemudian, team Patkamla Bengkaru tiba di Dermaga Ujung Baru dan langsung merapat ke Kapal TB Hang Tuah II. Setelah mendapat informasi dari ABK bahwa ada dua orang berusaha kabur setelah sebelumnya menaiki Kapal Hang Tuah dan membawa barang berupaya mengeluarkan gulungan kabel berusaha melarikan diri menuju ke Dermaga Jety. Berbekal informasi tersebut, Team Patkamla Pulau Bengkaru segera melakukan pengejaran dengan menyusuri Dermaga Jety. Setelah beberapa saat, team merdengar suara boat melarikan diri melintas ke arah buoy 11. Tim lantas mengejar boat tersebut, tanpa berlama-lama, team  berhasil menghentikan boat terduga pelaku pengancaman dan pencurian tersebut dan seketika terlihat dua orang berusaha melompat ke laut. Saat itu Tim langsung mengadakan pencarian dan dua orang terduga berhasil ditangkap Team Patroli Pulau Bengkaru.

Kedua terduga dan barang bukti berupa boat tanpa nama dibawa ke Kapal TB Hangtuah II dan disana sudah ada Patroli Airud dan KPLP yang juga sedang melakukan olah TKP. Menurut keterangan dari ABK Kapal TB Hangtuah II terduga sudah berhasil naik kapal dan mengeluarkan 1 gulung kabel serta mengancam ABK TB Hangtuah yg melihat kedua pelaku.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut Team Patkamla Pulau Bengkaru menyerahkan dua orang terduga berinisial ED dan RD beserta 1 boat pancung mesin dompeng 16 PK kepada Polairud dan disaksikan oleh petugas KPLP, Jaga Pelindo dan ABK TB. Hangtuah II.

Menanggapi hal ini, Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M. mengapresiasi anggotanya yang bergerak cepat dalam merespon laporan dari masyarakat. "TNI AL khususnya Lantamal I yang berada di jajaran Koarmada I berkomitmen untuk memberantas tindak kejahatan yang dilakukan di Wilayah Kerja Lantamal I, salah satunya mengamankan alur di Belawan yang sampai dengan saat ini masih banyak didapati kasus pencurian yang disertai dengan pengancaman" tegas Danlantamal.

"Dengan melakukan patroli baik melalui operasi intelijen maupun operasi laut dengan menggunakan KRI ataupun Kapal Patroli, Lantamal I akan selalu melakukan pengawasan di Belawan yang merupakan wilayah kerja Lantamal I yang disinyalir sampai saat ini masih banyak pelanggaran dan tindak pidana serta sering digunakan untuk penyelundupan narkoba dan komoditi luar ke Indonesia melewati jalur perairan,” pungkas Danlantamal I.


Jalesveva Jayamahe
Pargomgom Samudora
Dispen Lantamal I

(Red/Wilmar)

Langgar Himbauan Pemerintah, Polsek Patumbak Amankan Peralatan dan Operator Warnet

By On Maret 27, 2020


Kabar24Jam.Com
Medan-Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, hal ini tertuang dalam maklumat yang disebarkan Kapolri, Himauan Gubsu, dan Bupati terkait pencegahan virus corona. Menyikapi itu Kapolsek Patumbak , terus bergerak melakukan upaya pencegahan secara masif, salah satunya dengan mengurangi titik berkumpulnya warga.

Seperti yang dilakukan personil Polsek Patumbak di pimpin Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH, bersama Kanit Binmas Ipda J Simanjuntak Rabu (25/03) hingga dini hari terus melakukan Patroli menyambangi beberapa Warnet di sepanjang Jalan SM Raja, Jalan Garu 1-2 dan 3 Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas dan Jalan Bajak 2 Kelurahan Harkosari 2 Kecamatan Medan Amplas serta Jalan Kebon Kopi Marindal-1 Kecamatan Patumbak Deli Serdang untuk menghimbau pengujung Warnet maupun warung untuk membubarkan diri.

Dari lokasi yang dijambagi tersebut, personil Polsek Patumbak terpaksa mengamankan peralatan warnet dan operatornya ke Mapolsek Patumbak untuk diproses lebih lanjut karna  didapati masih membuka usaha warnetnya.

Adapun warnet yang langsung diamankan yakni Warnet di Jalan Garu 3 Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas dan Warnet di Jalan Kebun Kopi Marindal.1 Kecamatan Patumbak

"Malam ini kita mengamankan dua Warnet dari dua lokasi yang berbeda, bersama operatornya, yakni di Jalan Garu 3 dan di Jalan Kebun Kopi Marindal dan dari dua lokasi Warnet itu kita mengamankan monitor dan PC CPU warnetnya,"jelas Gindo.

Dijelaskan Gindo, untuk selanjutnya pemilik warnet kita panggil dan membuat surat pernyataan tertulis dilengkapi matrai 6000, dan jika tetap membandal akan ditindak tegas sesuai surat pernyataan yang dibuat. Selanjutnya peralatan warnet bersama operatornya dipungkan kembali.

"Setelah membuat surat pernyataan tertulis bermatrai 6000, peralatan warnet dan operatornya kita pulangkan," ucap Gindo.

Pantau dilokasi Kapolsek Patumbak
Kompol Arfin Fachreza SH SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH selaku personil Pawas
Kepada operator dan pengunjung warnet, mengatakan, jangan anggap sepele virus carona (Covid-19) ini, 

"Karena lebih baik mencegah dari pada menanggulangi. Bahkan sudah jelas petunjuk pemerintah untuk menjaga jarak dan berkumpul sampai waktu yang ditentukan, oleh karenanya jangan lakukan kegiatan-kegiatan yang berkumpul, salah satunya Warnet dan kerumunan lainnya.

Dijalaskannya, tugas polisi saat ini,menghimbau meneruskan Maklumat Pimpinan Polri yakni Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang menerbitkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran virus carona (Covid-19)

"Jaga keluarga kita. Isolasi diri masing-masing, ke luar rumah seperlunya saja, ajari anak-anak kita belajar di rumah, biarkan kami bekerja dibantu unsur terkait, masyarakat di rumah saja untuk sementara,"jelas

Disebutkannnya, bila memang harus bekerja, silahkan, pulang ke rumah bersihkan diri, segera ganti baju sesampai di rumah. "Bagi yang berbelanja, setelah belanja tidak perlu kemana-mana lagi, intinya keluar seperlunya saja. Hal ini kami lakukan untuk kepentingan kita bersama,"pungkasnya (Red)

Antisipasi Virus Carona (Covid-19) PN Medan Akan Segera Berlakukan Sidang Online

By On Maret 27, 2020


Kabar 24 Jam.Com
Medan-Untuk Antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin meluas, di Indonesia, Pengadilan Negeri (PN) Medan akan segera memberlakukan sidang online. 

Keputusan pemberlakuan sidang online setelah rapat kordinasi dengan jajaran Kemenkumham Sumut, Kejari Medan, Polda Sumut dan Polrestabes Medan, yang berlangsung di Rutan Klas I Medan, Kamis (26/3) Siang

"Sidang online sudah kita rencanakan. Mudah-mudahan saja bisa terwujud. Tim IT PN, Polda, Polres, Kejari dan Rutan sekarang sedang menggodok untuk mengconectkan masing-masing supaya kita bisa melaksanakannya," kata Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno kepada wartawan di PN Medan.

Sutio menjelaskan, pelaksanaan  persidangan online sifatnya terbatas,  tidak bisa untuk semua perkara. Hanya perkara tertentu, seperti kasus pencurian dan narkotika yang bisa dilakukan sidang online.

"Itu bisa dilakukan juga terbatas. Tidak bisa semua. Pertama perkara tipikor tentu sulit untuk dilaksanakan, karena jadi perhatian masyarakat. Perkara yang tetap korbannya menuntut, artinya dia belum ikhlas tentu itu tidak akan bisa," ujarnya.

"Yang kita bisa laksanakan itu, misalnya perkara pencurian yang korbannya sudah kondusif lah, kemudian terdakwanya mengaku, perkara narkoba yang memang terdakwanya juga mengakui, itu bisa kita laksanakan secara sidang online," sambungnya.

Sidang online, nantinya akan menggunakan video confrence lewat aplikasi seperti Skype atau aplikasi lainnya. "Jadi nanti di sini, cukup mungkin dua ruang sidang saja akan kita gunakan untuk sidang online itu.  Saya juga sudah menyusun rapat dengan hakim menyusun jadwal piket hakim dalam rangka stay at home dan juga work from home," ungkapnya.

Teknisnya, kata dia, pada sidang online terdakwa akan tetap berada di rutan. Sedangkan jaksa diberikan dua opsi bisa memilih di rutan atau juga bersama hakim di pengadilan.

"Namun, jaksa tadi memilih tetap di pengadilan, dengan membawa barang bukti menunjukkan ke majelis dan diperlihatkan ke terdakwa lewat kamera," jelasnya. Ia meyakinkan, persidangan online akan secepatnya diberlakukan (Red)

Kuatir Tertular Virus Carona (Covid-19) Saksi Dikarantina, Sidang Dzulmi Eldin Ditunda

By On Maret 27, 2020



Kabar 24Jam.Com
Medan-Kuatir tertular virus carona (Covid-19) sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin terpaksa ditunda hingga senin (6/4/2020) hal tersebut dikarenakan para saksi yang dihadirkan sedang dikarantina selama 14 hari.

Hal itu ungkapan Siswandono, Jaksa KPK, sembari menyebutkan kalau  sembilan saksi tidak dapat hadir dikarenakan sedang masa karantina terkait Virus Carona (Covid-19).

"Memohon kepada majelis hakim, untuk sidang pada hari ini untuk ditunda beberapa saat, dikarenakan Kesembilan saksi sedang masa karantina dirumah," ungkap Siswandono kepada Majelis Hakim Abdul Aziz diruang Cakra Utama Pengadilan Tipikor Medan, Kamis(26/3) siang.

Terkait penundaan sidang hanya karena menindak lanjuti para saksi saat ini yang sedang dalam masa ODP (Orang Dalam Pantauan), para saksi tersebut dikatakannya terdiri dari karyawan Pemerintah Kota Medan.

"Para saksi yang akan dihadirkan terdiri dari karyawan Pemko Medan yang saat ini sedang dalam pantauan (ODP) Dinas Kesehatan," jelas Jaksa KPK kepada Hakim.

Mendengar keterangan tersebut Hakim menyetujui dan menanyakan akan digelar berbarengan dengan sidang terdakwa Samsul Fitri yang akan digelar pada Senin mendatang.

"Jadi kita bareng saja dengan Samsul Fitri ya, kan itu bukan dari pihak Pemko nanti saksinya. Lagian saksi Samsul dan Dzulm Eldinkan sama," pinta Hakim.

Namun perdebatan tidak dapat dihindarkan, sebab pihak dari penasihat hukum terdakwa merasa keberatan dan meminta untuk ditunda hingga bulan Mei mendatang dengan alasan penyebaran Covid-19 sangatlah menjadi momok. 

Akan tetapi Hakim menyatakan akan terlalu terburu-buru, sebab dalam perkara Dzulmi Eldin masa tahanannya akan segera habis.

"Tidak bisa, karena ini masa tahanannya akan segera habis bila terlalu lama," jelas Majelis Hakim.

Hakim menyarankan akan melakukan sidang online untuk kedepan, agar menjaga hal yang mungkin dikuatirkan terkai wabah virus carona (Covid-19) ini.

"Bisa aja nanti kita kedepannya melakukan sidang online" ujar Hakim.

Mendengarkan hal tersebut, penasihat hukum melunak dan menghargai keputusan hakim.

Diluar persidangan, Siswandono enggan membeberkan Kedelapan saksi yang saat ini sedang dikarantina, menurutnya hal tersebut agar tidak menjadi kerisauan di masyarakat. Siswandono membeberkan hal tersebut dikarenakan terdapat satu orang petinggi Pemko Medan yang sudah PDP.(Red)

Ketauan Mencuri di Gerai Indomaret Seorang Pria Todongkan Pistol, Babak Belur Dihajar Massa

By On Maret 27, 2020



Kabar24Jam.Com
Medan-Ketahuhuan mencuri digerai Indomaret seorang pria yang diketahui bernama, Eben Arjuna Tambunan (40) Warga Jalan Sembada Gang Mawar 12 Padang Bulan Medan, babak belur dihajar massa di Jalan SM.Raja Bajak 2 Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas Rabu (25/03) Sekira Jam 21.30 Wib.

Informasi diperoleh dari
sejumlah warga dan penjaga
digerai Indomaret yang berada
dilokasi mengatakan,terbongkarnya
aksi pencurian yang dilakukan pria itu berkat adanya CCTV.

"Tadinya pelaku itu sudah ma lari.
Tapi pegawai Indomaret bernama
Angga(19) memergokinya setelah melihat CCTV yang ada di sini," kata Siti (23)

Melihat ada pria mencuri di dalam garai ini, Angga pekerja Indomaret lantas menangkapnya. Namun pelaku langsung berusaha mau kabur, hanya tidak bisa karna telah dicegat.

"Kebetulan monitor CCTV nya kan ada di kasir. Begitu mau kabur, tapi enggak bisa karna langsung dicegat dan ditangkap sama Angga," kata Siti yang mengaku mengetahui kejadian tersebut.

Menurut Siti, memang setelah ditangkap, pria itu mengakui perbuatannya,dan meminta maaf,  bahkan pelaku mengeluarkan barang yang dicirinya dari kantongnya bajunya berupa satu unit batrai alkalin isi 2 dan satu bungkus coklat Silverqueen Chunky yang harganya berkisar Rp 40 ribu

Hanya saja kata Siti kembali,
kalau peraturan di Indomeret,
jika ada konsumen ketauan
mencuri apapun peraturannnya
harus membayar barang yang dicurinya, tidak bisa dikembalikan begitu saja.namun pelaku tidak mau.

Dikatakan Siti, mendengar
penuturan, pelaku berdalih dan terlihat kesal, akibatnya terjadi pertengkaran, tak lama kemudian pelaku mengeluar
kan pistol dari pinggangnya, lalu menodongkan pistol itu kepada Angga.

"Karna ditodong pistol, Angga
yang nyawanya merasa terancam,
lalu melakukan perlawanan dangan merebut pistol itu dari tangan pelaku. Angga dan pelaku sempat bergelut sampai-sampai barang-barang yang ada dirak berjatuhan kelantai,"jelas Siti menambahkan.

Melihat Angga terdesak, Sitipun
berlari keluar, minta pertolongan warga, sambilberteriak,tolong tolong ada perampok, tolong..ada maling..ada maling.

Selanjutnya, warga yang mendengar teriakan Siti berdatangan, dan pelaku langsung ditangap dan mengamakan pistol yang ada ditangan pelaku, namun warga yang merasa jengkel, dan emosi, tanpa dikomandoi lalu menghajar pelaku hinggà babak belur dan nyaris tewas jika personil polisi dari Polsek Patumbak tak cepat datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Melihat Angga dan pelaku
bergelut saya langsung keluar
minta pertolongan warga,sambil berteriak tolong-tolong ada perampok,tolong ada maling, ada maling,"ucap Siti menjerit.

Selanjutnya wargapun berdatangan, menangkap pelaku dan merebut pistol yang ada ditangan pelaku, tak lama berselang polisi dan TNI datang pelaku langsung diamankan dan bawak dengan mobil pàtroli.

"Warga ramai kali bang, dan telah emosi, lalu beramai ramai memukuli pelaku. Untung ada warga yang menghubungi polisi, tak lama kemudian personil dari Polsek Patumbak dan TNI (Koramil) datang kalau tidak mungkin pelaku bisa tewas dihajar warga,"bilang Siti mengakhiri.

Sementara hal yang sama juga
dikatan seorang warga bernama Rian, saat ditanya mengaku kalau dia bersama temannya ketika itu sedang berdiri-diri pinggir jalan, tiba-tiba mendengar suara prempuan berteriak rampok dan maling.

"Tadi kebetulan aja bang dengar
suara seorang prempuan menta tolong, berteriak rampok dan pencuri, mendengar teriakan itu lalu saya teman bergegas memberi pertolongan,"ujar Rian

Ditanya apakah melihat
peĺakunya, Rian mengaku kalau
dirinya melihat seorang pria (Karyawan Indomaret lagi bergelut dengan pelaku, dengan tangan masing-masing diatas, dan diperkirakan karyawan Indomaret mau merebut senjata pistol jenis Airsoftgun 

"Pas saya masuk ke dalam
Indomaret saya lihat karyawan Indomeret itu lagi berjibaku merebut senjata pistol yang diperkirakan jenis pistol Airsoftgun yang ada ditàngan pelaku, selanjutnya kami tolong dan pelaku bersama dengan pistolnya berhasil kami amankan,"jelas Rian.

Selain itu Rian juga mengaku, kalau dirinyalah yang menghubungi personil polisi sektor Patumbak setelah berhasil mengamankan pelaku.

"Setelah pelaku berhasil kami amanankan, selanjutnya saya hubungi Kanit Intel Polsek Patumbak Bapak AKP Lumban Batu dan tak berapa lama berselang polisi dari Sektor Patumbakpun datang," kata Rian sembari menyebutkan kalau pelaku informasinya seorang oknum polisi tapi Rian tak tau tugasnya dimana.

"Informasinnya tadi yang saya dengar saat diamankan kalau pelaku seorang adalah seorang oknum polisi,itu yang saya dengar pelakunya seorang oknum polisi,"bilang Rian menyudahi. 

Semantara Kapolsek Patumbak
Kompol Arfin Fachreza SH SIK, melalui Kanit Reskrim Polsek Patumbak membenarkan peristiwa tesebut.

"Memang tempat kejadian perkaranya (TKP), berada di wilayah hukum Polsek Patumbak, namun kasusnya telah diambil alih oleh Polrestabes Medan." ujar Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH.

Ditanya apakah pelaku seorang oknum polisi, Gindo juga tak menampiknya."Ya benar kalau pelaku memang seorang oknum polisi,"pungkas Gindo.

Ditempat terpisah wartawan media ini kembali mendapat informasi kalau polisi berhasil mengamakan dari pelaku berupa satu buah senjata pistol jenis air softgan,1 buah kamera merk Samsung warna putih 1 unit handphone merk advan,1 buah obeng, 1 unit Kereta Honda Vario BK 6783 MAR dan 1 buah kunci (Red)

Terkait Virus Carona (Covid-19) Kejari Medan Stop Pelimpahan Tahap 2 Tersangka dan Barang Bukti.

By On Maret 26, 2020



Kabar24Jam.Com
Medan-Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menyetop sementara pelimpahan tahap dua (tersangka dan barang bukti) dari penyidik Polrestabes Medan beserta jajarannya dan Imigrasi Kelas I Medan. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Pelimpahan tahap dua masih bisa dilakukan pada Senin (23/3). "Senin terakhir penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) dari penyidik ke Kejari Medan sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujar Kepala Kejari (Kajari) Medan, Dwi Setyo Budi Utomo kepada wartawan, Rabu (24/3) siang.

Jika ada masa tahanan tersangka yang mau habis, Kejari Medan menyarankan kepada penyidik agar memperpanjang (sesuai Pasal 25 ayat (2) KUHAP) ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Selain itu, Kejari Medan juga menyarankan apabila tindak pidana yang dilakukan tersangka tidak signifikan, maka dilakukan pengalihan/penangguhan atau pembantaran penahanan.

"Hal ini menimbang surat dari Kanwil Kemenkum HAM (Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia) Sumut untuk mencegah penyebaran virus corona ke dalam Lapas/Rutan," terang orang nomor satu di Kejari Medan itu.

Bahkan, Kejari Medan menunda pengiriman sementara berkas perkara ke PN Medan. Terpisah, Humas PN Medan, Tengku Oyong mengaku belum mengetahui adanya penyetopan berkas perkara. Meski begitu, Oyong memakluminya karena virus corona sudah menyebar ke Medan.

"Saya belum tau apakah pengiriman berkas perkara distop sementara atau tidak. Tapi menimbang situasi, bisa jadi supaya lewat masa tenggang 14 hari ke depan," pungkas hakim yang membidangi perkara pidana umum ini.(Red)

Cegah Virus Carona (Covid-19) Kapolsek Firdaus Bersama Muspika Hentikan Pesta Khitanan

By On Maret 25, 2020


Kabar 24 Jam.Com
Rabu 25/03/2020
Firdaus Sergei- Guna mengantisipasi 
penularan virus corona (covid-19) 
Kapolsek Firdaus AKP Ridwan SH bersama unsur Muspika.bertindak tegas dan menghimbau agar tidak melakukan pesta hajatan dan hiburan kibot pada acara Khitanan di Dusun. VIII dan Disun III Desa Firdaus Kec.Sei Rampah, Kab Serdang Bedagai Selasa, (24/03) siang

Sebelum kegiatan hajatan dilaksanakan Kapolsek Firdaus 
AKP Ridwan SH, bersama Waka
Polsek Iptu R.Gultom Kanit Binmas Ipda J.Tarigan, Bhabinkamtibmas Aiptu Erwinsyah Putra,Camat Sei Rampah, Nazaruddin Nasution S.Sos, Danramil 10 Sei Rampah, diwakili oleh Serma Heri, Babinsa Serda Ahmad,  
Kapuskesmas Pangkalan Budiman 
dan Staf, Kades Firdaus, Jamurik mendatangi M.Andi Alfaris Sagala, selaku ahli bait pesta Khitanan.

Dalam pertemuaan itu Kapolsek Firdaus, AKP Ridwan SH menghimbau kepada M. Andi Alfaris dan Febrianto Sagala selaku ahli bait untuk tidak mengadakan kegiatan Khitanan ini .

Menurutnya masalah hajatan segera dihentikan, hal ini untuk mencegah dan mengantisipasi virus corona (Copid 19) yang lagi melanda Dunia yang korbannya tidak sedikit, dan bahkan sudah ada banyak yang meninggal dunia, baik di negara lainnya maupun di Indonesia.

Selain itu  Kapalsek Firdaus juga menghimbau agar keluarga pak Andi Sagala dan Ferianto untuk menyiapkan pasilitas cuci tangan dirumah, jaga jarak jika bebicara, hindari duduk berdekatan, memakai masker, dan menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga kesehatan diri sendiri agar tidak tertularan Virus Corona (Covid-19).

 "Virus Carona (Covid-19) cepat.sekali berkembang biak, jadi dengan adanya himbauan dari Gubernur, Bupati, dan Maklumat Kapolri, kami mohon maaf, agar Bapak dan Ibu serta saudara sekalian dapat memaklumi dan kami minta acara hajatan ini segera menunda dan menghentikan kegiatan ini demi menghindari wabah penularan virus carona (Covid-19),"tegas AKP. Ridwan SH kepada Ahli bait pemilik hajatan.  

Menyikapi himbauan Gubsu,
Bupati, dan Maklumat Kapolri yang disampaikan oleh Kapolsek Firdaus AKP..Ridwan SH, M. Andi Alfaris Sagala dan Feriato selaku Ahli bait, memaklumi dan menerima himbauan tersebut dan berjanji tidak mengadakan kegiatan Khitanan hiburan kibot 

"Kami selaku Ahli bait, sangat berterima kasih kepada pihak Muspika Sei.Rampah yakni pihak kepolisian dan Kapuskesmas, yang sudah mengingatkan kami adanya
himbauan Gubsu,Bupati dan Maklumat Kapolri tentang bahaya penularan
Virus Corona (Covid-19),"ucapnya 
sembari menyebutkan  akan menghentikan kegiatan resepsi dan hajatan demi kesehatan bersama.

Tak hanya resepsi dan hajatan
khitan Sunatan Rasul, ditempat terpisah Kapolsek Firdaus juga menghentikan kegiatan yang dilaksanakan di beberapa Mesjid diantaranya, di Mesjid, Nurul Huda Dusun 2 Desa Firdaus, At Taiyya di Dusun 10 Desa Firdaus, Nurul Hasanah di Dusun 7 Desa Firdaus dan Al-Hidayah Dusun 5  Desa Firdaus serta di Mesjid Jami Dusun 3 Desa Sei Rampah. (Red)

MENCEGAH PENULARAN COVID-19 YONMARHANLAN BERSAMA MUSPIKA  BERPATROLI MEMBUBARKAN KERUMUNAN WARGA DIBELAWAN

By On Maret 25, 2020


Belawan.Kabar24jam.com.Guna meminimalisir dan memutus mata rantai penularan virus corona, Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I bersama Muspika Belawan bersinergi dengan melakukan patroli ke seluruh wilayah kelurahan Belawan, Selasa malam (24/03/2020).

Sebelum melaksanakan patroli bersama, seluruh peserta patroli melaksanakan apel kesiapan di Mako Polsek Belawan sekaligus untuk mendengarkan arahan dari pengambil apel Kapolsek Belawan Kompol Safaruddin Tama Siregar SH.

Kegiatan patroli tersebut terdiri dari Muspika dan Instansi terkait yang berada di Kec. Medan Belawan, yaitu Camat Medan Belawan beserta jajaran, Polres pelabuhan Belawan, Yonmarhanlan I Belawan, Pomal Lantamal I Belawan, Subdenpom Belawan, Koramil 09 Belawan, Polsek Belawan

Adapun patroli ini dilaksanakan dibagi menjadi 2 sektor yaitu sektor Utara dan sektor Selatan.
Wilayah dari Sektor Utara Kel. Belawan I, Kel. Bagan Deli dengan rute Patroli Kampung Salam, Jl. Selebes, Jl. Sumatera, Jl. Deli, Jl. Veteran.
Sedangkan untuk sektor Selatan adalah Kel. Belawan II, Kel. Belawan Bahagia, Kel. Belawan Bahari, Kel. P. Sicanang dengan rute patroli
Gudang Arang, TMP (Taman Makam Bahagia), Pajak Baru, Kampung Kurnia, Titi kembar, Pulau Sicanang

Tujuan dilaksanakannya kegiatan patroli tersebut adalah untuk memberikan perlindungan dan keselamatan kepada masyarakat dengan mempertimbangkan situasi Nasional terkait dengan cepatnya penyebaran Virus Corona (Covid 19), maka pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan secara baik, cepat dan tepat agar penyebaran covid-19 tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk itu pemerintah mengeluarkan Maklumat agar tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Belawan beserta Camat Belawan Ahmad SP
“Hal ini kami lakukan menindaklanjuti Maklumat Kapolri yang meminta warga berada di rumah saja dan tidak nongkrong di tempat umum,” ujar Kapolsek ketika membubarkan warga.

Imbauan juga dilakukan kepada pengelola warung. Tim Gabungan ini meminta pemilik kafe dan warung untuk melayani pembelian dengan dibungkus dan dibawa pulang.

Dalam patroli tersebut, Tim gabungan  menjelaskan dampaknya kepada warga yang sedang berkumpul dan bergerombol di cafe dan warung terkait bahaya Corona COVID-19 jika tidak mengindahkan himbauan dari pemerintah.

Selama pelaksanaan patroli berlangsung aman dan lancar dan juga semua warga yang dibubarkan bisa menerima dan memahami dilaksanakannya pembubaran tersebut.

(Red/Wilmar)

Cegah Virus Carona (Covid-19), TNI-Polri & Kecamatan Medan Amplas Bubarkan Warga Berkumpul Ditempat Keramaian

By On Maret 25, 2020


Kabar24Jam.Com
Selasa 24/03/2020
Medan- Guna mencegah penyebaran virus carona (Covid-19), Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK bersama dengan Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang serta Danramil 08/MJ  Kapten CZI Sunarno melakukan Patroli gabungan skala besar di wilayah Kecamatan Medan Amplas Selasa (24/03) malam.

Kegiatan itu turut diikuti oleh
Waka Polsek Patumbak AKP Restu Widya, SIP, Kanit Intelkam, AKP P. Lumban Batu, Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH, Personil Polsek Patumbak dan Personil TNI Koramil 08/ MJ, Lurah dan para Kepala Lingkungan (Kepling).

Dalam Patroli gabungan sekala besar tersebut, petugas melalui pengeras suara, maupun mendatangi langsung ketempat usaha yang digunakan masyarakat untuk nongkrong agar mentaati imbauan pemerintah, jangan berkumpul karna jika tertular virus carona dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kemudian petugas juga
meminta warga yang berkumpul untuk pulang ke rumah masing-masing dan kepada pemilik usaha, untuk sementara tidak menyediakan tempat agar dapat memutus rantai terhadap penyebaran virus corona (Covid-19) di kota Medan khususnya Kecamatan Medan Amplas.

Adapun beberapa tempat
yang didatangi petugas di Kecamatan Medan Amplas yakni warung-warung tempat jajan malam dan warung internet (warnat) di Jalan SM.Raja, Jalan Sakti Lubis, Jalan STM, Jalan Panglima Denai, Jalan M.Nawi Harahap/Seksama, Jalan Selamat, dan kembali ke Jalan SM Raja.

Kapolsek Kompol Arfin Fachreza SH SIK, bersama dengan Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang serta Danramil 08/MJ  Kapten CZI Sunarno usai melakukan Patroli sekala besar  ketika di wawancarai awak media menyebutkan, Patroli skala besar ini kita laksanakan untuk menghimbau masyarakat di tempat-tempat keramaian tentang bahaya penyebaran virus carona (Covid-19).

"Pelaksanaan patroli gabungan skala besar Tiga Pilar TNI-Polri dan Kecamatan (Muspika Kecamatan Medan Amplas) dilaksanakan agar masyarakat lebih peduli, paham dan sadar akan pencegahan virus carona (Covid-19) yang semakin meluas di Indonesia,"terang Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK.

Sedangkan Camat Medan
Amplas Edi Mulia Matondang akan melakukan tindakan tegas bagi mereka yang membandel tidak mau mematuhi dan mengikuti ajuran pemerintah karna tetap menyediakan tempat nongkrong dan berkempul.

"Dalam tempo dua hari kedepan kita akan pantau lagi, kita tidak ingin akibat berkumpul apalagi nongkrong dikuatirkan virus carona akan bisa menulur dari seorang ke keorang orang lain"sebutnya.

"Kita selaku Muspika Kecamatan Medan Amplas (Tiga Pilar) TNI-Polri & Kecamatan akan melakukan tindakan tegas, bila perlu dengan sangat tegas, jika imbauan berkumpul di tempat keramaian diabaikan,"ucap Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang.

Hal senada juga dikatakan Danramil 08/MJ  Kapten CZI Sunarno agar masyarakat bisa mematuhi dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap dirumah agar nantinya tidak tertular virus carona (Covid-19).

"Muspuka Kecamatan Medan
Amplas (Tiga Pilar) tidak ingin akibat berkumpul dan nongkrong adanya menyebaran virus carona (Covid-19) ,"tutup Danramil 08/MJ  Kapten CZI Sunarno (Red)

Cegah Virus Corona (Covid-19) Polsek Patumbak Gelar Opersi Kasih Sayang di Tempat Keramaian

By On Maret 24, 2020


Kabar24Jam.Com
Selasa 24/03/2020
Medan- Untuk mencegah penyebaran Virus Corona,(Covid-19) sejumlah petugas kepolisian Sektor Patumbak (Polsek) menggelar operasi kasih sayang dititik-titik yang menjadi pusat keramaian tempat berkumpulnya warga. Razia yang dipimpin Panit 2 Reskrim Polsek Patumbak Ipda Darman Luban Raja ini digelar pada Senin (23/3/2020) malam.

Dalam razia kasih sayang tersebut, polisi meminta agar warga membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing guna menghindari penyebaran virus corona atau (Covid-19) yang semakin meluas.

Pantauan awak media ini, dalam operasi kasih sayang tersebut, ada beberapa lokasi, yang dijadikan tempat nongkrong dibubarkan yakni Warung Mie Aceh Simpang Limun, Warung Mie Aceh Aulia di Jalan Sakti Lubis Medan, dan Warnet Magnet Jalan STM, dan ketiga tempat ini diwilayah Kelurahan Siti Rejo 2 Kecamatan Medan Amplas.

Selanjutnya sekira Jam 01.00, setelah memberikan imbauan ditiga lokasi tersebut, personil Polsek Patumbak kembali bergerak menuju Jalan Alfalah dan langsung ke Jalan SM.Raja, Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas.

Dari Jalan SM Raja, Polisi lagi-lagi kembali menghimbau warga yang berada di Warung Mie Aceh Bang Zul dan di warung pinggir Jalan SM Raja untuk membubarkan diri jangan berkumpul sembari mengingatkan pemilik warung dan pengunjung agar ikut berpartisipasi untuk membantu pemerintah mencegah penyebaran Virus Corona,(Covid-19).

"Bapak dan ibu bantu kami,
agar jangan berkumpul, kami minta partisipasinya, agar bapak dan ibu ikut membantu pemerintah untuk
mencegah penyebaran Virus Corona, (Covid-19) ini," tegas Panit 2 Reskrim Ipda Lumban Raja kepada pemilik warung dan pengujungnya.

Selain memberikan imbauan Ipda Lumban Raja juga menjelaskan, kalau polisi bukan melarang untuk berjulan atau menutup tempat usaha sehingga tidak lagi dikunjungi oleh warga.

"Silakan bapak buka, tapi asal jangan menyediakan tempat berkumpul dan jika ada pembeli kan bisa dibungkus,"
tegasnya.

Kapolsek Kompol Arfin Fachreza SH SIK, melalui Panit 2 Reskrim Polsek Patumbak Ipda Darman Luban Raja saat menggelar operasi pada wartawan mengatakan, padahal sebelumnya himbauan Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis telah di sampaikan agar tidak berkumpul ditempat ramai, namun  masih ada juga yang berkumpul di warung tempat jajanan malam.

"Pihak kepolisian berharap
warga dapat mematuhi imbauan dan anjuran pemerintah terkait
penyebaran virus corona yang semakin meluas, mengingat tempat-tempat keramaian sangat rentan terhadap penyebaran virus Carona tersebut," jelas Panit 2 Reskrim Polsek Patumbak Ipda Darman Luban Raja saat menggelar operasi kasih sayang.

Dia berharap semoga masyarakat sadar tentang kondisi dan bahaya ini, walaupun sebagian warga memang masih terkesan cuek dengan imbauan pemerintah terkait penyebaran virus corona atau (Covid-19) yang sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dikatakannya, selain memberi imbauan kepada warga, pihak kepolisian juga memberi peringatan kepada pemilik usaha untuk mematuhi keputusan pemerintah.

Disebutkannya, dalam operasi kasih sayang ini pihaknya meminta agar para pemilik usaha tidak menyediakan tempat untuk berkumpul, dan jika warga hendak membeli jajanan makanan cukup dibungkus.

"Dalam operasi kasih sayang ini kita juga sekaligus mengimbau masyarakat yang sedang menikmati makan malam yang sedang berkumpul untuk membubarkan diri dan mematuhi keputusan pemerintah terkaitpenyebaran virus corona  (Covid-19),"
pungkasnya.(Red)

Polsek Patumbak Lakukan Pemasangan dan Bacakan Maklumat Kapolri Tentang Penyebaran Virus corona Covid-19

By On Maret 23, 2020


Kabar 24Jam.Com
Sanin 23/03/2020
Medan-Kepolisian Sektor
(Polsek)Patumbak melaksanakan 
pemasangan dan himbauan Maklumat Kapolri tentang bahaya penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah hukum Polsek Polsek PatumbakSenin (23/03) pagi

Adapun pemasangan dan penyampaian Maklumat Kapolri dilakukan oleh personil 
dan Bhabinkamtibmas Polsek Patumbak bersama Bhabinsa Koramil/08 MJ di beberapa titik lokasi Kecamatan Medan Amplas, Simpang Amplas, yakni di Kelurahan Amplas, Jalan SM Raja, Keluarahan Timbang Deli, Kelurahan Bangun Mulia, Kelurahan Harjosari 1,dan 2 Kelurahan Siti Rejo 2 dan 3 Simpang Limun, Jalan STM dan di Kecamatan Patumbak Jalan Pertahanan Patumbak Jalan Kebun Kopi Marindal, serta di tempat keramaian.

"Kami mengimbau masyarakat di Kecamatan Medan Amplas dan Kecamatan Patumbak untuk tetap berada didalam rumah. Jika tidak memiliki kepentingan diluar rumah, usahakan agar tetap beraktivitas di dalam rumah. Sayangi keluarga dengan tetap tinggal bersama keluarga di dalam rumah," imbau
Kapolsek Kompol Arfin Fachreza SH SIK,

Dikatakannya bagi masyarakat yang memiliki aktivitas diluar rumah seperti bekerja, usahakan jaga jarak dengan orang lain, tidak bersalaman ataupun berpelukan dan usahakan menggunakan masker

"Perusahaan maupun instansi tolong sediakan hand sanitizer dan sarana cuci tangan agar para pekerja tetap steril dan bersih. Dengan hand sanitizer dan cuci tangan memakai sabun merupakan salah satu langkah preventif yang dapat kita lakukan untuk memutus rantai Covid-19,"pinta Kompol Arifin

Diharapkan para pekerja juga jangan malas untuk cuci tangan dengan sabun atau sekedar memakai hand sanitizer setelah melakukan aktivitas di tempat kerja. Gunakan masker apabila sedang demam, flu dan batuk

Lebih jauh Kompol Arifin menyebut
kan, selain itu masyarakat agar mengikuti aturan pemerintah, kalau tidak ada keperluan, kebutuhan, silakan beraktivitas di rumah, hal itu agar terhindar dari penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

Menurutnya agar terhindar dari penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) masyarakat agar terlebih dahulu mencuci tangan dengan sabun cuci atau sabun cair dan menghindari  perkumpulan maupun  kegiatan yang dilakukan diluar rumah demi kesehatan kita bersama,"
sebutnya

"Dalam kegiatan tersebut
personil dan Bhabinkamtibmas
serta Bhabinsa juga memberikan bimbingan penyuluhan maupun
himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan,"pungkas Kapolsek 

Himbauan Maklumat Kapolri 
tentang penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah hukum Polsek Polsek Patumbak ini langsung ditanggapi positif oleh masyarakat (Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *