HEADLINE NEWS

Upacara Bendera, Kapolres Sergai : "Jangan Ada Anggota Beking Narkoba dan Judi”*

By On Februari 24, 2020


Kabar24Jam.Com
Senin 24 Februari 2020
Serdang Bedagai-

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang, S.H,M.Hum, dalam Upacara bendera di Lapangan Apel Mapolres Serdang Bedagai,menekankan kepada anggota Polres Serdang Bedagai untuk tidak membacking narkoba dan perjudian di Serdang bedagai, Senin (24/02/2020) sekira pukul 08.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan Upacara tersebut Waka Polres Sergai, Kompol Gunawan Hery Sudarto,Para Kabag Polres Sergai, Para Kasat dan Kapolsek Sejajaran serta Personil Polres Serdang Bedagai.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres menyampaikan Program Prioritas Kapolri serta Program Kerja Kapolda Sumut "Kita Bisa" yakni pertama meningkatkan kinerja, Perubahan Kultur, dan Management Media.

"Kita sudah meningkatkan Kinerja, jadi para Kasat dan  Kapolsek harus menyesuaikan  untuk memenuhi target capaian kinerja untuk pengungkapan Kasus Narkoba dan Judi diwilayah hukum masing masing," Kata Kapolres.

Masih dikatakan Kapolres, Terkait perubahan kultur, Perwira berpangkat Melati Dua Emas ini mengajak para personilnya untuk bertindak sebagai Pelindung, pengayom serta pelayanan kepada masyarakat secara profesional.

"Dari Hasil lembaga Survei, Polri saat ini sudah berada Di peringkat kedua dibawah TNI, mari kita jaga perubahan yang baik ini," Ujar Kapolres.

Selain Perubahan Kultur, AKBP Robin juga memghimbau kepada Personil Polres Serdang Bedagai harus bisa mengelola Media sebagai modernisasi ditubuh Polri.

"Kita juga dituntut harus bisa mengelola Media, Sampaikan himbauan yang baik dan positif kepada Masyarakat melalu Media Cetak, Media Sosial, Baik Media Elektronik maupun cetak," tandas AKBP Robin.(HumPS)

Menunggu Pembeli Diwarung Kopi, Tulang Jurtul Togel Pantai Cermin Ditangkap Polisi

By On Februari 24, 2020


Kabar24Jam.Com
Senin 24/02/2020
SERDANGBEDAGAI-
Tim Opsnal unit Reskrim Polsek Pantai Cermin berhasil menangkap pelaku terduga sebagai juru tulis jenis judi Togel di wilayah Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (23/2/2020) sekira pukul 15: 45 WIB.

Pelaku bernama KP alias Tulang (54) warga Dusun II, Desa Sementara, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, ditangkap disebuah Warung Kopi yang terletak di Dusun III, Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Hasil penangkapan Tulang, polisi menyita uang tunai senilai Rp. 64.000,- (enam puluh empat ribu rupiah) dan 1 unit Handphone merk Nokia warna hitam type 105. Tersangka melakukan permainan judi Togel dengan cara melakukan permainan nomor angka tebakan dan juga menerima pesanan nomor melalui handphone milik tersangka.

Kapolres Sergai AKBP R.Simatupang SH, M.Hum kepada Awak media, Senin (24/2/2020) mengatakan penangkapan pelaku berkat adanya informasi dari masyarakat bahwa pelaku Tulang sering melakukan permainan nomor angka tebakan
judi jenis togel di sebuah warung kopi di Dusun  lll Desa Pantai Cermin Kiri Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Atas informasi tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pantai Cermin melakukan penyelidikan di seputaran TKP dan hasilnya memang benar tersangka melakukan tindak pidana perjudian dgn cara menerima angka tebakan/permainan nomor judi jenis TOGEL
dari pemasang melalui handphone.

" Tersangka ditangkap saat sedang menunggu pembeli di warung kopi. Sehingga tim berhasil menyita barang bukti rekaman tebakan judi di Handphone milik tersangka" kata Mantan Kapolres Batubara.

Masih kata Kapolres, Tersangka menjalankan tindak pidana Perjudian baru 2 Minggu sejak berhenti bekerja sebagai supir truk dan Omset setiap buka perjudian Togel/ Kim tersangka Rp. 200.000 s/d Rp. 300.000 dan mendapatkan keuntungan 20 persen dari nilai
omset sedangkan Rekapan Judi tersebut diteruskan atau dikirim ke seseorang inisial PC warga Celawan Kecamatan Pantai Cermin dan masih dilakukan pengembangan.

"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Mako Polsek Pantai Cermin guna proses hukum selanjutnya dan Tersangka dikenakan Pasal 303 ayat (1) ke 1e, 2e, 3e dan ayat (3) KUHPidana  dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 10 Tahun kurungan penjara." Tutup Kapolres Serdang Bedagai.(HUM PS)

LSM KPSKN Minta Walikota tertibkan Bangunan Tanpa izin Dijalan Padang Bulan Medan

By On Februari 24, 2020


Kabar24Jam.Com
Senin 24 Februari 2020
- Medan

   Bangunan Tanpa IMB ( Izin Mendirikan Bangunan ) di Jalan Berdikari dilaporkan ke Walikota Medan, Kadis Perijinan Terpadu Kota Medan, Ka. Satpol PP Kota Medan, dan Kadis Perumahan, Pemukiman dan Tata Ruang kota Medan. Bangunan dua  lantai 40 kamar yang diperuntukkan untuk Kos-kos an itu diketahui milik T. Manik, pegawai Kantor Pajak Rantau Prapat. Mengingat bangunan tersebut sudah kondisi 80 % siap namun IMB tidak diurus sehingga hal ini jelas merusak institusi Pajak Negara.

   Untuk itu, Ketua KPSKN Sumut Taulim Pulimar juga menyurati Menteri Keuangan c/q Dirjen Pajak, melaporkan oknum pegawainya yang tidak patuh hukum dan tidak taat pajak. Seharusnya T. Manik sangat tahu tentang pentingnya arti pajak untuk Negara. Selain melanggar Perda no. 5 tahun 2012 juga melanggar rollen. Untuk itu, KPSKN minta agar bangunan tersebut agar dibongkar sebagai contoh kepada masyarakat. Saat dikonfirmasi awak media melalui telephon seluler T.Manik tidak ada tanggapan dan memblokir nomor awak media.(red)

Miliki Narkoba Seorang IRT   Di amankan SatNarkoba Polres Tanjung Balai

By On Februari 24, 2020


Kabar24Jam.Com
Senin 24/02/2020
TANJUNG BALAI-
Di Jalan Mesjid Kel Perwira Kec Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai Pada hari Kamis tanggal 20 Februari 2020 Pukul 16.50 Wib Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung Polres Tanjung Balai telah Mengamankan 1(satu) orang Perempuan.

Tersangka yang diamankan yaitu MISNAH Alias MIS, Pr, 48 thn, Islam, Mengurus Rumah Tangga, Jln Komp Mujur Link IV Kel Tanjung Balai Kota III Kec Tanjung Balai Utara Kota Tanjung Balai.

Barang Bukti yang diamankan dari Tersangka :
• 1 (satu) bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat bersih 0,15 (nol koma satu lima) gram.

Kapolres Tanjung Balai Akbp Putu Yudha Prawira SIK, MH mengatakan, Awalnya Penangkapan Tersangka adalah Berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa ada 1 (satu) orang perempuan memiliki narkotika jenis shabu di Jln mesjid Kel Perwira Kec Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai.

Atas informasi tersebut, personil Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung melakukan penyelidikan, dan hasil Penyelidikan informasi tersebut benar, selanjutnya personil langsung mendatangi TKP dan melihat 1 (satu) orang perempuan sesuai dengan ciri-ciri yang di informasikan sedang berdiri dipinggir jalan.

Melihat TSK tersebut petugas langsung melakukan penangkapan, saat petugas melakukan penangkapan, ditemukan 1 (satu) bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis shabu yang terjatuh dari bajunya ke atas tanah.

Selanjutnya petugas menginterogasi TSK dan TSK menerangkan bahwa barang bukti yang diamankan petugas adalah benar miliknya.

Untuk Mempertanggung jawabkan Perbuatannya, Tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Satuan Narkoba Polres Tanjung Balai untuk di Proses Sesuai Hukum Yang Berlaku.(team)

Batu Beterbangan Dua Kelompok Pemuda Tawuran

By On Februari 24, 2020


Kabar 24Jam.Com
Senin24/02/2020
Medan-Tawuran pecah di kawasan Jalan Bajak 2 Kelurahan Siti Rejo 2 Kecamatan Medan Amplas. Insiden itu melibatkan dua kelompok pemuda. Mereka saling serang dengan melempar batu dan membawa kayu 

Menurut keterangan saksi mata, tawuran terjadi sekira Jam 00:15 Wib. Ketika itu, belasan pemuda yang awalnya mengenderai belasan motor dari Jalan Kanal Marindal melintas di Jalan Bajak 2, berteriak-teriak, karna diteger mereka tak senang.

Tak lama kemudian, tiba-tiba mereka datang dengan membawa batu dan kayu. Mereka menyerang dengan melempari batu. Keributan dan saling lempar terjadi, arus lalu lintas pun terganggu.

"Sudah sering, mereka melintas,
sambil berteriak-teriak, seperti mau mancing keributan, sama anak-anak muda di sini, namun selama ini tidak di ladeni.Saya yakin mereka memang cari -cari masalah jika melihat gelagat mereka," ujar seorang pemuda, saksi mata kepada awak media di lokasi kejadian, Minggu (23/02) dini hari

Pemuda yang tak ingin menyebutkan namanya itu tak mengetahui persis asal kelompok pemuda datang menyerang itu. Dia memilih untuk menghindar saat saat insiden itu terjadi.

"Ketika tawuran terjadi, saya memilih menghindar masuk kedalam gang . Takut terkena lemparan batu, sudah sempat saling lempar batu di jalanan tapi, karna anak muda disini semangkin banyak yang datang mereka berlarian," ujar pemuda yang nongkerong di tempat penjuan bandetek itu

Menurut dia, sebelum polisi datang
kelompok pemuda yang datang menyerang sudah kocar-kacir. Sedangkan pemuda disini basih berkumpul "Tak lama polisi pun datang, semua pemuda disini, disuruh bubar," sebutnya.

Keterangan lain yang dihimpun awak media ini di lokasi kejadian menyebut, tawuran diduga buntut perseteruan masa lalu.Karna dulu  pemuda disini dengan pemuda disana (eks Asrama Widuri) pernah bentrok, 

 "Sebagian yang nyerang tadi ada aku kenal kok,memang mereka mau mancing-macing agar terjadi seperti dulu lagi," jelas seorang pria yang juga saat namanya ditanya hanya tersenyum.

Pantauan di lokasi kejadian, terlihat Tim unit Reskrim Polsek Patumbak dan anggota polisi mengendarai kereta Tril langsung mengamankan lokasi. Pecahan batu masih terlihat berserakan dilokasi dan bahkan di masih membekas di atas aspal  

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK, melalui Kanit Reskrim Kanit Reskrim Iptu Manurung SH membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penanganan sudah dilakukan dan situasi sudah kembali normal. "Benar (tawuran) sudah kami tangani, dan situasinya telah kembali aman," tegas Gindo (Red)

Miliki 4,34 Gram Sabu, Dua Cewek Cantik Malu-Malu Diadili

By On Februari 23, 2020


Kabar 24Jam.Com
Minggu 23/02/2020
Medan-Febyda Sari Drianta Tarigan Alias Feby dan Dinda Syahfitri Nasution Alias Fitri terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 4,34 gram malu-malu duduk di kursi pesakitan Ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan Kamarin sore

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Rizqi Darmawan, dalam dakwaannya menjelaskan kedua terdakwa tanpa hak atau melawan hukum melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman.

Lebih lanjut, jaksa menuturkan kasus bermula pada hari Senin tanggal 28 Oktober 2019 anggota Polri dari Polrestabes Medan sedang melaksanakan tugas patroli lalu saksi-saksi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Sei Kera Gang Rezeki No.13, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Kemudian saksi-saksi langsung menuju tempat yang dimaksud dan sesampainya di tempat tersebut saksi-saksi langsung melakukan penangkapan terhadap saksi Wahyudi Saputra Alias Yudi (dilakukan penuntutan secara terpisah) yang pada saat itu sedang berada di luar kosnya,” terang jaksa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Sabarulina Ginting, di Ruang Kartika, Jumat (21/2).

Setelah itu saksi-saksi melakukan penggeledahan, lanjut jaksa, terhadap saksi Wahyudi menemukan barang bukti 1 buah dompet berisi 1 plastik klip berisi narkotika jenis sabu berat bersih 4,34 gram dan 1 buah timbangan elektrik/skill dari saku celana.

“Kemudian saksi-saksi juga melakukan penggeledahan di dalam kos saksi Wahyudi Saputra Alias Yudi dan menemukan 1 alat isap sabu dan 1 buah kaca pirex di dalam kos tersebut,” jelasnya.

Setelah itu, kata jaksa, kepolisian juga melakukan penangkapan terhadap terdakwa Febyda Sari Drianta Tarigan Alias Feby dan terdakwa Dinda Syahfitri Nasution Alias Fitri yang berada di dalam kos tersebut. Setelah itu pihak polisi membawa terdakwa Febyda Sari Drianta Tarigan Alias Feby dan terdakwa Dinda Syahfitri Nasution Alias Fitri bersama saksi Wahyudi Saputra Alias Yudi beserta barang bukti ke Polrestabes Medan.

Demikian Berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan, Polda Sumut berkesimpulan bahwa barang bukti berupa 1 bungkus plastik bening berisi kristal putih dengan berat netto 4,34 gram, 1 buah pipa kaca bekas digunakan dengan berat bruto 1,47 gram benar mengandung metafitamin golongan satu.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 112 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkas Jaksa (Red)

Account Officer Syariah Mandiri Divonis 9 Tahun penjara

By On Februari 23, 2020


Kaba24Jam.Com
Minggu23/02/2020
Medan- Nurhadi (38), Account Officer PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada, Medan hanya bisa pasrah divonis 9 tahun penjara karena terbukti memberi pinjaman fintif kepada anggota Koperasi Pertamina UPMS-I Medan sebesar Rp 24,8 miliar lebih.

Dalam persidangan terbuka
untuk umum di ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kemarin siang, putusan disampaikan oleh Majelis Hakim yang Ketua Irwan Efendi 

Selain itu, terdakwa juga dikenai hukuman denda Rp 300 juta subside 3 bulan kurungan. Namun tidak dikenai mengganti kerugian negara Rp 24.804.178.121,85. Sebab seluruh uang pinjaman itu, dikuasai oleh Kepala Koperasi Pertamina, Khaidar Aswan (sidang terpisah).

Meski tanpa dihadiri terdakwa  sidang digelar sebagaimana mestinya, yang dihadiri tim Penasihat Hukum (PH) terdakwa dimotori Advokat M. Amri dan juga dihadiri tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firman Halawa dkk dari Kejatisu.

Menurut majelis hakim dalam amar putusannya, terdakwa terbukti bersalah, secara bersama-sama dengan ketua koperasi pertamina Khaidar Aswan serta Waziruddin (DPO) selaku kepala cabang Bank Syariah Mandiri cabang Gajah Mada Medan, merekayasa dokumen pengajuan kredit tanpa diketahui anggota koperasi Pertamina.

Dalam permohonan kredit disebutkan uang itu untuk dipinjankan kepada anggota koperasi Pertamina. Namun nyatanya dipinjamkan kepada pihak yang bukan anggota koperasi, sehingga pinjaman itu dinilai fiktif, ungkap majelis hakim dalam amar putusannya.

Akibat perbuatan terdakws bersama-sama dengan Khaidar Aswan dan Waziruddin, maka negara dalam hal ini, PT Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada mengalami kerugian sebesar Rp 24.804.178.121,85.

Menurut majelis hakim, hal yang meringankan tidak ditemukan, sedangkan hal yang memberatkan terdakwa melarikan diri dan merugikan keuangan negara.

Berdasarka fakta-fakta yang terungkap dipersidangan, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 UU No 31 tahun 1999 dan perubahannya UU No 20 tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Putusan majelis hakim lebih ringan dibanding tuntutan JPU Firman Halawa dkk yang menuntut terdakwa 12 tahun penjara denda Rp 300juta subsider 3 bulan kurungan.

Sebelumnya, majelis yang sama menjatuhkan vonis 5 tahun penjara denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan kepada Ketua Koperasi Karyawan Pertamina UPMS,-1 Medan, Khaidar Aswsn, karena terbukti bersalah mengajukan kredit fiktif ke Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Gajah Mada.

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan Nuhadi (38) Account Officer PT Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada (DPO) dan Waziruddin, Kepala cabang Bank Syariah Mandiri cabang Gajah Mada Medan (DPO), sehingga negara dirugikan sebesar Rp 24,8 miliar lebih.

Selain kurungan, Khaidar juga diwajibkan mengganti kerugian negara sebesar Rp 12 miliar subsider 2 tahun kurungan.

Khaidar terbukti bersakah melanggar pasal 2 UU No 31 tahun 1999, sebagaimana dirubah UU No 20 tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

Perlu diketahui, putusan 5 tahun kurungan, denda Rp 300juta subsider 3 bulan kurungan, dan membayar pengganti kerugian negara 12 M subsider 2 tahun kurungan merupakan vonis ketiga yang diterima oleh pria berusia 57 tahun ini.

Sebelumnya, tahun 2016, khaidar telah divonis 11 tahun penjara karena mengajukan kredit fiktif ke BRI Agro Cabang Pembantu jalan S Parman Medan sebesar Rp 16,7miliar, denda Ro 500juta subsider 8 bulan. Tekait uang pengganti kerugiam negara, disita hatta bendanya, termasuk 2 SPBU.

Kemudian mantan senior supervisor aset Pertamina ini juga telah dihukum 4 tahun penjara dalan perkara pengeplang pajak senilai Rp 8,6 M. Selain hukuman kurungan, Khaidar juga didenda tiga kali Rp 8,6 M, subsider 3 bulan kurungan.(Red)

Kapolres Madina Akbp Irsan Sinuhaji, S.I.K, M.H Berikan Tiket Umroh Gratis Kepada Ibu Rosidah

By On Februari 22, 2020



Kabar24Jam.Com
Sabtu 22 februari 2020
- Madina
Sebelum menjalankan amanah Negara mendapatkan promosi jabatan sebagai Waka Polrestabes Medan, pada hari Jum'at tanggal 21 Februari 2020, sekira pukul 11.00 Wib, Kapolres Madina Akbp Irsan Sinuhaji, S.I.K, M.H memberikan tiket Umroh gratis kepada Ibu Rosidah warga masyarakat Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal di ruangan kerja Kapolres Madina.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ibu ketua bhayangkari cabang Mandailing Natal Ny. Novi Irsan Sinuhaji dan Zulkarnain Nasution pemilik travel Grand Mekkah serta Ustadz Rahmad selaku pemandu Ibu Rosidah yang insyaAllah akan berangkat Umroh pada hari senin tanggal 23 Maret 2020 sesuai dengan jadwal tiket yang telah ditentukan.

"Tiket Umroh gratis ini saya berikan berawal dari kegiatan tabligh akbar pada hari selasa tanggal 02 April 2019 di lapangan sepak bola Desa Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Mandailing Natal yang mengundang pencerahan kondang Al Ustadz H. Riza Muhammad kemudian diakhir acara Ustadz tersebut menunjuk dan satu orang warga yang hadir pada giat tersebut untuk diberangkatkan Umroh gratis oleh Kapolres Madina" Sebut Akbp Irsan Sinuhaji, S.I.K, M.H.

"Alhamdulillah sebelum saya berangkat mengemban amanah menjabat sebagai Waka Polrestabes Medan, saya masih sempat menunaikan janji saya yang tertunda, setelah berkoordinasi dengan pihak travel perjalanan umroh Grand Mekkah akhirnya hari ini tuntas, Ibu Rosidah sudah menerima haknya tiket berangkat umroh gratis" sambung Kapolres Madina Akbp Irsan Sinuhaji, S.I.K, M.H yang didampingi istri tercintanya.


"Makasih pak Kapolres, alhamdulillah akhirnya saya bisa berangkat Umroh, ini bagai mimpi, tanpa bantuan dan kebaikan hati bapak kepada saya, mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi, semoga Bapak Kapolres dan Ibu selalu diberikan Rahmad dan kemudahan serta karir yang sukses dalam hidup ini, amin amin ya rabbal alamin" ucap Ibu Rosidah kepada Kapolres Madina dan Ibu Ketua Bhayangkari cabang Mandailing Natal diakhir kegiatan yang dilaksanakan.(Humas)

Kapolres Sergai Berikan Pesan Kamtibmas Kepada Nelayan dan Para Pedagan Ikan*

By On Februari 22, 2020


Kabar24Jam.Com
Sabtu 22Februari 2020
SERDANGBEDAGAI-

Kapolres Sergai bersama Kasat Pol Air Polres Sergai melaksanakan giat patroli di perairan Sergai untuk memberikan himbauan kepada para nelayan di pesisir pantai untuk bersama -sama membasmi peredaran narkoba  dan sekaligus sambangi para nelayan di TPI Tanjung Beringgin, Jumat (21/2/2020) sekira pukul 10:00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin langsung
oleh Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang bersama Waka Polres Sergai Kompol Gunawan Herry Sudarto, Kabag Ops Kompol Sofyan, Kasat Pol Air AKP Candra T Situmorang, Kasat Binmas AKP Syarifuddin, Kasat Sabhara AKP Abdul Rahman, Kasat Lantas AKP Agung Basuni,Kasat Intel AKP T. Manurung, Ps. Kasubbag Humas IPDA Zulfan Ahmadi dan para personil Pol Air Polres Sergai

Giat patroli di perairan Sergai,
Kapolres bersama rombongan dengan menggunakan  kapal Sat Pol Air Polres Sergai dari Desa Nagur hingga ketempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Beringgin.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang Bersama Pejabat Utama Polres Serdang Bedagai juga menyambangi Nelayan Di Lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Beringin.

Kapolres menyampaikan pesan Kamtibmas kepada Nelayan agar Bersama menjaga situasi kamtibmas Aman dan Kondusif menjelang pilkada Kabupaten Serdang Bedagai.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat Nelayan untuk bersama memberantas serta memerangi narkoba dan judi khususnya Di daerah pesisir Pantai Tanjung Beringin yang rawan digunakan sebagai jalur alternatif untuk memasukan narkoba dari laut,"kata Kapolres Sergai di hadapan pedagang ikan.

Kapolres AKBP Robin Simatupang juga menghimbau kepada para nelayan agar menggunakan alat tangkap yang di Bolehkan oleh Menteri kelautan dan Perikanan.

Jika ada segera melaporkan kepada petugas khususunya Sat Pol Air Polres Serdang Bedagai jika terdapat Nelayan Pukat Trawl mengambil Ikan Di Perairan  Serdang Bedagai, agar dapat kita lakukan Tindakan,"tegas Kapolres AKBP Robin. (Hum. PS)

TIM F1QR LANAL DUMAI LANTAMAL I BERHASIL TANGKAP PELAKU PENYELUNDUP NARKOBA DI KEPULAUAN MERANTI RIAU

By On Februari 22, 2020


Kabar24jam.com.Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. memberikan keterangan pers mengenai keberhasilan tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai, Lantamal I, Koarmada I melakukan penangkapan sebuah Kapal Jaring Nelayan tanpa nama GT. 3 yang membawa muatan 11 bungkus teh kemasan merk China berisi Narkotika jenis Sabu seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi beserta 2 (dua) orang ABK (diduga pelaku), di Markas Komando (Mako) Lanal Dumai, Provinsi Riau, Jumat, (21/02/2020)

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. menjelaskan,
 “Berawal dari informasi yang diterima oleh  tim F1QR Lanal Dumai di lapangan, Selasa kemarin, Tim F1QR  Lanal Dumai langsung melaksanakan patroli dan merencanakan penyergapan dengan melakukan penyisiran dan penyekatan di Perairan Tanjung Sekodi Selat Padang yang merupakan wilayah kerja Lanal Dumai yang berada di jajaran Lantamal I, Koarmada I. Saat itu, F1QR Lanal Dumai mendeteksi sebuah siluet kapal jaring nelayan yang mencurigakan berkecepatan tinggi melintas pada jarak sekitar 200 meter di lambung kanan Sea Rider 85 PK. Berdasarkan pengamatan, gerak gerik Kapal Jaring Nelayan sangat mencurigakan,  Tim memutuskan untuk melakukan pengejaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kapal Jaring Nelayan yang sebelumnya telah dilakukan pengintaian,  di Perairan Tanjung Sekodi. Melalui pengejaran yang melibatkan Sea Rider, Kapal Jaring Nelayan akhirnya bisa dihentikan. 2 Orang ABK didapati dalam Kapal Nelayan Jaring tersebut” papar Pangkoarmada I.

“Dikarenakan cuaca yang buruk dan gelombang tinggi, Sea Rider 85 PK tidak dapat merapat ke kapal jaring nelayan tersebut, sehingga 2 orang dari Tim 1 F1QR melompat ke atas kapal untuk melaksanakan penggeledahan namun di karenakan cuaca yang tidak mendukung serta gelombang tinggi tidak memungkinkan untuk dilaksanakan penggeledahan. Kemudian kapal jaring digiring oleh Sea Rider 85 PK dan dan Kapal (Patroli Keamanan Laut) Patkamla Jemur 200 PK menuju Tg. Sekodi perairan Selat Padang” lanjutnya.

“Ketika keadaan laut berangsur lebih tenang, Tim F1QR melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan, dan didapati Kapal Jaring Nelayan tanpa nama GT. 3 dengan 2 orang ABK berinisial AP (28 th) dan ZA (46 th) keduanya warga Kab. Kepulauan Meranti Provinsi Riau, membawa muatan 11 bungkus kemasan teh merk China yang diduga berisi narkoba jenis Sabu dan 7 bungkus besar pil Ekstasi” sambung Panglima.

Tim F1QR melaporkan penangkapan tersebut kepada Danlanal (Komandan Pangkalan TNI AL) Dumai, Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto dan diperintahkan Danlanal Kapal Jaring Nelayan dengan 2 orang ABK serta barang bukti untuk ditarik ke Dermaga Lanal Dumai dengan pengawalan ketat guna penyelidikan lebih lanjut.

Selanjutnya Tim F1QR membawa barang yang diduga Narkoba ke Laboratorium Bea dan Cukai Dumai untuk dilaksanakan pengujian dan identifikasi dan diperoleh hasil bahwa barang bukti tangkapan F1QR Lanal Dumai dipastikan Narkoba, mengandung zat jenis Methamphetamin (Sabu) berbentuk kristal bening seberat 11.616 gram yang dikemas dalam 11 bungkus teh kemasan merk China dan Narkotika jenis Sabu dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi.

Pangkoarmada I yang pada saat memberikan keterangan didampingi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I), Laksma TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., Walikota Dumai, Kapolres Dumai Dan Forkopimda Dumai mengatakan “Keberhasilan ini berkat kerjasama semua pihak aparat yang bersinergi di kota Dumai  sehingga bisa menggagalkan penyelundupan Narkoba yang terjadi di Dumai dan atas perbuatan melanggar Undang Undang Narkotika, tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati yang nantinya akan dilimpahkan kepada BNN untuk proses lanjutan” pungkas Pangkoarmada I.

(Red/Wilmar)

Kapolsek Medan Area Kompol FaidIr SH MH Jadi Saksi Pernikahan Tersangka Narkoba.

By On Februari 22, 2020



Kabar24Jam
Sabtu 22/02/2020
Medan- Ridho Rinaldi
Damanik tersangka kasus narkoba jenis sabu yang ditangkap personil 
Polsek Medan Area saat menggelar grebek kampung narkoba Jalan Jermal 15 Senin (17/02) siang lebih banyak tersenyum. Pasalnya niat baiknya untuk 
mempersunting tambatan hatinya 
bernama Fenny untuk dijadikan istrinya telah terlaksana.

Walaupun sebelumnya raga 
tersangka terkurung didalam Rumah Tahan Polisi (RTP) Polsek Medan Area, namun Ridho Rinaldi Damanik berhasil mengucapkan ijab kabul pernikahan di depan Tuan Kadhi (P3NTR)M.Piliang 
yang khusus datang dari Dolok Marsihul Kab Serdang Bedagai. 

"Inilah yang namanya
Jodoh,karna jodoh itu bukan
kuasa manusia. Manusia hanya
bisa berikhtiar dan tawakal
dalam mewujudkan keinginan
dan harapannya,"ucap Kapolsek 
Medan Area Kompol FaidIr SH MH 
di Musholah Polsek Medan Area ini saat menjadi saksi pernikah tersangka
Ridho Rinaldi Damanik dan Fenny 

Dikatakan Faidir, seharus 
Ridho dalam waktu dekat ini akan melangsungkan pernikahan dan pesta di Dolok Marsihul Kabupaten Serdang Bedagai, namun Jodoh, dan
Rejeki pasangan kedua mempelai ini telah ditentukanNYA di Musholah Polsek Medan Area ini.

"Walau kedua mempelai 
berencana akan melangsungkan pernikahan dengan menggelar pesta di Dolok Marsihul Kabupaten Serdang Bedagai tidak terlaksana, tapi pada dasarnya acara pernilahannya tetap terlaksana, walaupun acaranya berlangsung di Musholah Polsek Medan Area ini,"sebut Faidir Jum'at (21/2/2020) siang. 

Menurut Mantan Kapolsek
Pancurbatu, Langkah, Rejeki, Pertemuan,Pertemuan dak Maut
hanya Allah yang maha mengetahui. manusia sebagai hambanya hanya dapat berikhtiar, tawakal dan berdoa

Dikatakannya, begitulah tentang pernikahan Ridho Rinaldi Damanik bersama Fenny ini, semuanya telah ditentukanNYA, makanya kedua keluarga mempelai datang ke Mapolsek Medan Area mempelai meminta ijin.

"Kedua orang tua mempelai datang meminta ijin dan membicarakan kepada saya, jelas saya tidak berani untuk menolaknya, dan sudah barang tentu saya setuju,akhirnya acara ijab kabul pernikahan Ridho Rinaldi Damanik bersama Fenny terlaksana dengan baik," sebut Kapolsek Medan Area Kompol Faidir SH MH (Red)

Pungli dana insentif dan lembur, Kepala BPKAD Siantar dituntut 1,5 Tahun Penjara

By On Februari 22, 2020


Kabar24Jam.Com
Sabtu22/02/2020
Medan- Ir. Adiaksa Dian Sasman Purba MM (51) selakun Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah Pematang Siantar dituntut 1 tahun 6 bulan penjara karena terbukti bersalah melakukan pungli uang insentif ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemko Siantar.

Jaksa Penuntut Umum(JPU)
Hendri Edison dalam nota tuntutannya di Ruang Cakra-4 Pengadipan Negeri (PN).Medan, Kamis (20/2),menyebut
kan terdakwa Adiyaksa bersama Bendahara Pengeluaran Erni Zendrato ( berkas terpisah) secara bersama-sama, tanpa hak, memaksa seseorang memberikan sesuatu untuk keuntungan pribadinya.

Selain tuntut hukuman kurungan, dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Jarihat Simarmata, terdakwa juga dituntut denda Rp 50juta, bila tak dibayar diganti dengan dua bulan kurungan.

Terdakwa melanggar Pasal 11
UU No 31 tahun 1999, sebagaimana dirubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana
korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHPidana.

Meminta kepada ketua Majelis 
Hakim yang menangani perkara
ini untuk menghukum terdakwa
Ir. Adiaksa Dian Sasman Purba MM (51) dengan hukuman 1 tahun 6 bulan  penjara denda Rp 50juta, bila tak dibayar diganti dengan dua bulan kurungan,"sebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Ketua Majelis Hakim yang diketuai, Jarihat Simarmata.

Setelah Jaksa Penuntut Umum 
(JPU) membacakan tuntutannya, 
Ketua Majelis Hakim Jarihat Simarmata, menunda sidang dan akan dilanjutkan pekan depan "Sidang kita tunda sampai pekan depan dengan agenda lain,"sebut Majelis Hakim Jarihat Simarmatasembari mengetukkan palunya.

Usai persidangan JPU Hendri Edison kepada awak media mengatakan,untuk
terdakwa Erni Zendrato akan menjalani sidang tuntutan pada Kamis pekan depan. 

"Untuk terdakwa Erni, akan dituntut pekan depan,"ujarnya kepada awak media.

Diketahui dalam dakwaan sebelumnya JPU menyejutkan, peristiwanya, Juli 2019 di Kantor BPKAD Siantar, Kepala BPKAD Siantar Ir. Adiaksa Dian Sasman Purba MM (51) dan Bendahara Pengeluaran Erni Zendrato memerintahkan dan menyuruh para bawahan untuk.melakukan pungli dana insentif dan uang lembur ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemko Siantar.

Dalam APBD TA 2019 Siantar, dianggarkan berupa Alat Tulis Kantor (ATK), Makan Minum Kegiatan dan Belanja Modal, dan dari dana-dana tersebut termasuk dana insentif Pemungutan Pajak Daerah dan uang lembur yang dibayarkan pertriwulan.

Sebelum pencairan, terdakwa mengadakan rapat dengan para kepala bidang dan memerintahkan seluruh kepala bidang, apabila dana-dana itu cair agar dipotong 15 persen dan disetor kepada terdakwa melalui bendahara pengeluaran Erni Zendrato.

Menurut jaksa, jumlah penerima dana insentif 2019 sebanyak 134 orang . Pejabat 4 orang, ASN 95 orang Tenaga Harian Lepas (THL) 35 orang. Kemudian terdakwa Erni mengumpulkan dana dan diserahkan kepada terdakwa Adiaksa. Total uang dikutip sebesar Rp. 566.693.801.(Red)

Sebarkan Pesan dan Foto Hoax, Korban Peluru Nyasar, Seorang Mahasiswa Dituntut 1 Tahun Penjara

By On Februari 22, 2020


Kabar24Jam.Com
Sabtu22/02/2020
Medan-Fajar Mursalin (20)seorang mahasiswa yang dijadikan terdakwa
menyebarkan berita Hoax dan menyesatkan ke beberapa grup media sosial WhatsApp,terkait aksi demo pengesahan RUU KPK di Kantor DPRD Sumut pada tahun 2019 lalu dituntut dengan hukuman Satu tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Victor Nelson dalam nota tuntutannya 
mengatakan, bahwa terdakwa dengan sengaja tanpa hak menyebarkan berita bohong, menyesatkan, mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik, dikarnamengirimkan pesan dan foto seorang laki-laki terbaring tak berdaya dalam kondisi ditandu. 

"Pesan dan foto yang disebarkan terdakwa bertuliskan Korban peluru nyasar Mahasiswa Fakultas Hukum UMSU Adinda Anies Akarni. Kejadian tadi sore dan dirawat di rumah sakit Putri Hijau Medan) ke beberapa grup media sosial WhatsApp," sebut JPU  Victor Nelson kepada hadapan Majelis Hakimdiketuai, Erintuah Damanik,di Ruang Cakra VI, Kemari sore

JPU Victor Nelson menyatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 45 A ayat1 jo Pasal 28 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," tutup Jaksa. 

"Meminta kepada ketua Majelis 
Hakim yang menangani perkara
ini, untuk menghukum terdakwa Fajar Mursalin selama satu tahun penjara,"
sebutJaksa Penuntut Umum (JPU)
kepada Ketua Majelis Hakim yang diketuai, Erintuah Damanik di Ruang Cakra VI, Kemarin sore.

Setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU).Victor Nelson membacakan tuntutannya, Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik, menunda sidang dan akan dilanjutkan pekan depan

"Sidang kita tunda sampai
pekan depan dengan agenda pembelan terdakwa,"sebut Majelis Hakim Erintuah Damanik.

Sebelumnya Jaksa Penuntut
Umum (JPU) Victor Nelson dalam dakwaannya mengatakan, bahwa terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong (Hoax) dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik, mengirimkan pesan dan foto seseorang laki-laki terbaring tak berdaya yang dalam kondisi ditandu. 

"Pesan dan foto yang di sebarkan terdakwa bertuliskan (Korban peluru nyasar Mahasiswa Fakultas Hukum UMSU Adinda Anies Akarni. Kejadian tadi sore dan dirawat di rumah sakit Putri Hijau Medan) ke beberapa grup media sosial WhatsApp," terang Jaksa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai, Erintuah Damanik, di Ruang Cakra VI, Kemarin sore

Disebutkan JPU, awal mula kasus, lanjut Jaksa, pada hari Jumat tanggal 27 September 2019 sekira pukul 16.00 WIB terjadi peristiwa unjuk rasa yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi termasuk UMSU yang dilakukan di Gedung DPR Sumut dimana di beberapa titik di depan Kantor DPRD Sumut dan di depan Kantor KODIM Medan terlihat beberapa mahasiswa yang berorasi. 

"Pada Jam17.30 WIB situasi tidak terkendali dan terjadilah kericuhan yang mengakibatkan pihak aparat keamanan melakukan tindakan pengamanan dengan melakukan tembakan gas air mata dan water-canon," ucap JPU

Lebih jauh JPU menyebutkan, pada waktu terdakwa yang saat itu berada di dalam angkutan umum dari UMSU menuju tempat pelatihan di Jalan Demak dan saat itu angkutan umum yang ditumpangi oleh terdakwa berpapasan dengan rombongan mahasiswa yang berjalan dengan cara berkonvoi dari arah kantor DPRD Sumut. 

"Selanjutnya terdakwa melihat berita di salah satu media sosial bahwa mahasiswa UMSU benar turut dalam aksi unjuk rasa pada tanggal 27 September 2019 tersebut," kata Nelson

Nelson menambahkan, Pada Jam 20.48 WIB, terdakwa melihat ada pesan yang masuk ke dalam grup WhatsApp yang berisikan foto seorang laki-laki terbaring tak berdaya yang dalam kondisi ditandu selanjutnya diserta dengan tulisan 
“Korban peluru nyasar Mahasiswa Fakultas Hukum UMSU Adinda Anies Akarni. Kejadian tadi sore dan dirawat di Rumah Sakit (RS)Putri Hijau Medan"

Selanjutnya pada Jam 21.10 Wib, dengan sengaja dan sadar serta tanpa terlebih dahulu melakukan cek kebenaran berita atau informasi tersebut. Terdakwa langsung melakukan penyalinan (copy) dan membagikan isi (konten) berita tersebut ke beberapa grup WhatsApp yang diikuti oleh terdakwa

"Akibat perbuatan terdakwa tersebut mengakibatkan kerugian bagi konsumen. Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 28 September 2019 terdakwa diamankan oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,"pungkas JPU (Red)

Sosialisasi Menuju Zona Intregitas WBK dan WBBM Polres Pakpak Bharat

By On Februari 21, 2020


Kabar24Jam.Com
Jum'at 21 Februari 2020
- Pakpak Barat
 - Kepolisian Resor Pakpak Bharat, melaksanakan giat sosialisasi internal dan tindak lanjut pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Birokrasi dan Melayani (WBBM) Tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kamtibmas Pokres Pakpak Bharat, Jumat (21/02/20).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah Parulian Hasibuan, S. IK. MH, didampingi Wakapolres Kompol Dolok Panjaitan SH.  dihadiri  para Kabag, Kasat, Kasi, Kasubbag dan Operator Zona Integritas.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah Parulian Hasibuan, S. IK. MH, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) ini, tidak lain untuk mencapai Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bebas Birokrasi, serta untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Untuk kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program penuntasan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM dibutuhkan komitmen dan dukungan dari seluruh anggota pengemban fungsi baik tingkat Polres maupun tingkat Polsek jajaran Polres Pakpak Bharat,” Kata Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah P. Hasibuan, S. IK. MH.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah P. Hasibuan, S. IK. MH, menambahkan, dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh personel mengerti perihal tahapan, pelaksanaan dan pelaporan kemudian dapat dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi yang diemban sehingga tujuan Reformasi Birokrasi pemerintah dapat terlaksana.

“Saya meminta kepada setiap jajaran untuk mempublikasikan program Polres Pakapak Bharat Bermanfaat untuk Sesama Komunikatif dan  kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui kinerja dan pelayanan yang diberikan Kepolisian,”tandasnya.

Usai sambutan dari Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah P. Hasibuan, S. IK. MH, dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Kabagren Polres Pakpak  Bharat Kompol  Adillah Sembiring terkait tindak lanjut pembangungan Zona Integritas (ZI) serta menyampaikan tentang tahapan-tahapan, pelaksanaan dan pelaporan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju WBK dan WBBM.(Humas)

Kapolsek Medan Helvetia Menghadiri Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Di Rutan Perempuan Kelas II A Medan

By On Februari 21, 2020




Kabar24Jam.Com
Jum'at 21 Februari 2020
Medan
Kapolsek Medan Helvetia dan Muspika Helvetia Menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBM Dan Penandatanganan Pakta Integritas Di Rumah Tahanan Perempuan Kelas II A Medan.Jum'at (21/02/2020), pukul 10.00 wib.


Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars Pemasyarakatan yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya Kapolsek mengatakan, "untuk menuju WBK dan WBBM bukan mudah untuk diraih, apabila tidak ada saling mendukung dalam hal ini, Kita harus bekerja sama dan saling mendukung dan timbulkan rasa solid diantara sesama, deklarasi ini jangan hanya sebatas penandatanganan di atas kertas saja, tetapi harus diimplementasikan pada kinerja kita sehari-hari,

Dengan penandatanganan deklarasi ini, diharapkan kedepannya kinerja Kemenkumham UPT Rutan Perempuan Kelas IIA Medan semakin Solid dan Sukes".Pungkas Kapolsek.

Diakhir kegiatan dilakukan foto dan makan bersama.(humas)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *